Tiket masuk History of Java Museum, Destinasi Wisata Edukasi Kekinian di Jogja

Seputar Yogyakarta
Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.
Konten dari Pengguna
6 April 2024 14:07 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Tiket masuk History of Java Museum. foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Eric Park.
zoom-in-whitePerbesar
Tiket masuk History of Java Museum. foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Eric Park.
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
History of Java Museum merupakan destinasi wisata edukasi kekinian yang sangat populer di Jogja. Bagi yang tertarik mengunjunginya, sebaiknya ketahui terlebih dahulu tiket masuk History of Java Museum dan informasi lainnya.
ADVERTISEMENT
History of Java Museum sudah beroperasi sejak 2018 lalu. Museum ini berlokasi di selatan pusat Kota Jogja, tepatnya di Jalan Parangtritis Km 5,5 Tarudan, Bangunharjo, Kecamatan Sewon, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sekilas tentang History of Java Museum Jogja

Tiket masuk History of Java Museum. foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Dannie Jing.
Museum ini akan mengajak pengunjung untuk melihat sejarah Pulau Jawa dengan menggunakan teknologi Augmented Reality. Dengan teknologi AR tersebut, pengunjung akan semakin memahami cerita yang disuguhkan dan tentu tak membuat bosan.
Museum ini akan menjadi mesin waktu bagi pengunjung untuk menengok bagaimana sejarah Pulau Jawa sejak 2,5 juta tahun sebelum masehi. Tepatnya dimulai dari masa kejayaan kerajaan-kerajaan sampai kebudayaan yang tersebar di Pulau Jawa pada saat ini.
History of Java Museum juga memiliki sejumlah koleksi yang menarik. Terdapat benda peninggalan masa prasejarah sampai kerajaan-kerajaan, seperti Majapahit, Singosari, Cirebon, dan Mataram Islam di museum ini.
ADVERTISEMENT
Salah satu koleksi yang terkenal adalah Boneka Makam yang ditemukan di Sungai Bengawan Solo. Boneka tersebut merupakan peninggalan bangsa Dongson 1500 sebelum Masehi, Pataka Dwija Nareswara yang tak lain adalah pusaka milik Kerajaan Majapahit.
Selain itu, pengunjung juga bisa menemukan seperangkat alat musik tradisional Jawa, lukisan para tokoh penting kerajaan, gerabah dari Cina, dan masih banyak lagi yang lainnya.
Uniknya lagi, History of Java Museum juga menghadirkan beberapa spot foto instagramable dengan tema-tema Jawa zaman dulu. Spot-spot foto tersebut, tentu bisa dijadikan sebagai objek fotografi yang aestehetic.

Jam buka dan Harga Tiket Masuk History of Java Museum Jogja

Tiket masuk History of Java Museum. foto hanya ilustrasi, bukan gambar sebenarnya. Sumber: Unsplash/ Darya Tryfanava.
Seperti destinasi wisata museum di Jogja lainnya, harga tiket masuk History of Java Museum terbilang terjangkau. Berikut informasi lengkapnya, seperti yang dikutip dari situs thehistoryofjavamuseum.com.
ADVERTISEMENT
History of Java Museum cocok dikunjungi berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Museum ini buka setiap hari Selasa-Minggu mulai pukul 09.00-18.00 WIB. Sementara untuk hari Senin, museum ditutup untuk kunjungan.
Informasi mengenai harga tiket masuk History of Java Museum bisa menjadi panduan bagi pengunjung yang ingin mengujungi destinasi wisata sejarah kekinian tersebut. Semoga bermanfaat. (IND)