Konten dari Pengguna

Waroeng Klangenan, Kuliner Angkringan dengan Suasana Pedesaan Jogja

Seputar Yogyakarta

Seputar Yogyakarta

Mengulas serba serbi kota Yogyakarta.

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seputar Yogyakarta tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Waroeng Klangenan, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash/Inna Safa
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Waroeng Klangenan, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash/Inna Safa

Jogja dan kuliner angkringannya tidak dapat dipisahkan. Di kota ini dengan mudah ditemukan tempat makan angkringan, mulai dari konsep tradisional, hingga kekinian seperti Waroeng Klangenan.

Dikutip dari Kuliner Yogyakarta, Murdijati Gardjito (2017:526), istilah angkringan berasal dari bahasa Jawa, yaitu ngangkring. Kata tersebut dapat diartikan dengan singgah untuk sementara.

Daya Tarik Waroeng Klangenan

Ilustrasi Waroeng Klangenan, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash/Inna Safa

Waroeng Klangenan Jogja menempati lahan yang luas, dan ditata estetik di setiap sudutnya. Konsep yang dihadirkan adalah tradisional vintage serba kayu dengan suasana pedesaan.

Salah satu daya tarik yang tidak dimiliki angkringan lain, yaitu pengunjung bebas untuk memanaskan nasi, sate, dan lauk pauknya sendiri. Tersedia anglo pemanas dan arang untuk merasakan sensasi bakar di setiap meja.

Ilustrasi Waroeng Klangenan, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash/Todd Quackenbush

Warung makan ini menyediakan banyak sekali pilihan untuk nasi kucing, aneka sate, gorengan, dan lauk pauknya. Harganya pun masih termasuk terjangkau.

Dikutip dari akun Instagram @klangenan_40an, harga nasi kucing hanya Rp3.500 per porsi, dan aneka sate-satean mulai dari Rp2.000 per tusuk. Tersedia juga menu sayur lodeh, sup, dan jajanan jadul yang wajib dicoba.

Fasilitas yang disediakan untuk kenyamanan pengunjung restoran, antara lain.

  • Pelayanan cepat dan ramah

  • Area parkir

  • Area makan dalam dan luar ruang

  • Area lesehan

  • Anglo pemanas

  • Stop kontak

  • Musala

  • Toilet

  • Pembayaran tunai dan non tunai

Jam Buka Waroeng Klangenan dan Cara Menuju Lokasinya

Ilustrasi Waroeng Klangenan, Bukan Tempat Sebenarnya. Sumber Unsplash/Angga Kurniawan

Bagi yang tertarik untuk datang, rumah makan ini dapat dikunjungi setiap hari, mulai pukul 10:00 pagi, hingga tutup pada pukul 22:00 WIB.

Lokasinya ada di Jalan Patangpuluhan No.28, Patangpuluhan, Wirobrajan, Daerah Istimewa Yogyakarta. Dari Puskesmas Wirobrajan menuju lokasi, berjarak 900 m dengan waktu tempuh berkendara sekitar 4 menit.

Cara menuju Waroeng Klangenan adalah dengan rute berikut ini.

  1. Gunakan Jalan Redi Guntur menuju Jalan Dorodasih.

  2. Setelah 160 m, belok kiri untuk berada di Jalan Bugisan.

  3. Setelah 350 m, belok kiri menuju Jalan Patangpuluhan.

  4. Setelah 350 m, rumah makan akan berada di sisi kanan jalan.

Baca juga: Ojo Dumeh Angkringan, Angkringan Hits untuk Nongkrong di Jogja

Waroeng Klangenan adalah angkringan dengan konsep seperti makan di kampung halaman sendiri. Tempat kuliner ini juga menyajikan makanan dan minuman nikmat, tetapi tetap ramah di kantong.(DIK)