Konten dari Pengguna

Pentingnya Dukungan Psikologis Pasien Covid-19: KKN UMY Mengadakan Pelatihan

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Seshy Tinartayu tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kegiatan pelatihan di Kelurahan Sumbermulyo, DIY
zoom-in-whitePerbesar
Kegiatan pelatihan di Kelurahan Sumbermulyo, DIY
Narasumber kegiatan dr. Seshy Tinartayu, M.Sc. bersama dengan perwakilan Kelurahan Sumbermulyo
zoom-in-whitePerbesar
Narasumber kegiatan dr. Seshy Tinartayu, M.Sc. bersama dengan perwakilan Kelurahan Sumbermulyo

Yogyakarta – Jumat (26/2), Kelompok KKN (Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta mengadakan kegiatan sosialisasi dan pelatihan dengan tema pentingnya komunikasi efektif sebagai dukungan psikologis pada pasien Covid-19. Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Sumbermulyo, Kecamatan Bambanglipuro, Kabupaten Bantul, dengan diikuti oleh 20 peserta dari tim pelaksana pengelola rumah karantina di wilayah setempat.

Pokok materi yang diangkat adalah seputar pentingnya dukungan psikologis dan cara penerapannya terhadap pasien Covid-19 selama pandemi. Kegiatan diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh salah satu dosen dari Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, dr. Seshy Tinartayu, M.Sc., dan akhiri dengan foto bersama. Kegiatan ini dilaksanakan bersamaan dengan kegiatan penyerahan BLT di wilayah tersebut.

“Selain memperhatikan kondisi fisik, kita juga perlu memberi dukungan dari sisi psikologis pasien yang hampir bisa dipastikan terdampak akibat Covid-19. Contohnya seperti ketakutan karena kasus kematian akibat Covid-19 walaupun sudah ditangani di fasilitas kesehatan, atau stigma dan penolakan masyarakat terhadap pasien yang terpapar Covid-19.” Tutur dr. Seshy Tinartayu, M.Sc.(41).

Selain itu, tim KKN UMY juga mengadakan pretes dan postes pada peserta kegiatan untuk mengukur apakah kegiatan ini mampu meningkatkan pengetahuan peserta terhadap materi yang disampaikan. Berdasarkan rekapan nilai yang didapat, nilai rata-rata peserta kegiatan meningkat dari 75,4 menjadi 88,75.