Konten dari Pengguna

Menarik, Jembatan Siluk Disulap Menjadi Tempat yang Kaya Manfaat

shafa salsabila

shafa salsabila

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari shafa salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto diambil langsung dari Jembatan Siluk pada Jumat (30/10/2020)
zoom-in-whitePerbesar
Foto diambil langsung dari Jembatan Siluk pada Jumat (30/10/2020)

Berawal dari keprihatinan seorang warga sekitar bernama Kuat, akan keprihatinan Jembatan Siluk yang kumuh dan kotor penuh sampah, yang kemudian mengajak warga sekitar untuk gotong royong membersihkan kawasan tersebut hingga tercetusnya untuk menyulap menjadi tempat yang bersih serta bermanfaat. 

Kemudian sampah-sampah yang masih memiliki nilai ekonomis dijual dan hasil penjualannya digunakan untuk membiayai pembangunan secara mandiri. "Hingga akhirnya pada Oktober 2016 Jembatan Edukasi Siluk (JES) resmi berdiri. “Bukunya berasal dari sumbangan para donatur,” kata Kuat.

Selain taman bacaan, ada pula program lainnya yang dilakukan yakni bimbingan belajar pada minggu 1, tiap minggu kedua dan keempat, anak-anak usia TK–SD bisa mengikuti kelas seni rupa secara gratis. Sesekali, peserta kelas seni ini juga diajari membuat karya kerajinan dengan mendaur ulang sampah. 

Kemuadian setiap Bulan September karya tersebut dipamerkan dan bisa dibeli oleh pengunjung. Hasilnya, kembali lagi untuk operasional kegiatan di Jembatan Edukasi Siluk. Hingga akhir 2019 lalu, JES tercatat telah dua kali menggelar pameran lukisan anak yang diberi tajuk “Pameran Sewu Lukisan Anak”.

Untuk mendukung biaya operasional JES, secara rutin para relawan JES mengumpulkan sampah dari penduduk sekitar jembatan untuk kemudian dijual. Tahun 2019 silam JES berhasil meraih Juara 1 Indonesia Green Award untuk kategori Sungai dan Lingkungan,ada pula penghargaan yang diraih Kuat selaku pendiri JES terpilih sebagai Juara I Pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) Berprestasi tingkat Kabupaten yang diadakan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Bantul. 

Dimasa Pandemi seperti sekarang ini ada pula protokol kesehatan yang telah diterapkan bagi seluruh pengunjung. Namun walaupun terhalang pandemi Jembatan Edukasi Siluk buka seperti biasa yakni hari Senin-Minggu