Konten dari Pengguna

Mengapa Hidung Menjadi Berair Saat Menangis?

Shafa Ainun Salsabila

Shafa Ainun Salsabila

Mahasiswa Fakultas Kedokteran FK UIN Jakarta

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Shafa Ainun Salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mengapa hidung ikut berair ketika kita menangis? Memangnya apa hubungan antara hidung dengan mata?

Ilustrasi menangis. Foto: Unplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi menangis. Foto: Unplash

Hidung berair yang muncul ketika seseorang menangis sebenarnya merupakan fenomena umum, baik itu tangisan bahagia, tangisan bersedih, ataupun tangisan marah karena hal yang membuat frustrasi. Lalu, apa sebenarnya hubungan antara mata dengan hidung?

Hubungan Air Mata dengan Hidung

Air mata tidak hanya diproduksi ketika kita sedang merasakan suatu emosi. Air mata dapat dibagi menjadi tiga, yaitu air mata basal, air mata refleks, dan air mata emosional. Air mata basal diproduksi secara terus-menerus dan berfungsi untuk menutrisi mata serta mencegah mata kering, air mata refleks diproduksi sebagai respon dari rangsangan luar, dan air mata emosional diproduksi sebagai bentuk ekspresi dari emosi yang kita rasakan.

Normalnya, air mata dapat menguap dengan sendirinya. Air mata berlebih yang tidak menguap akan mengalir ke sudut mata kemudian masuk ke lubang kecil di kelopak mata bernama punctum lakrima. Lubang tersebut menuju ke saluran bernama duktus nasolakrimal yang terhubung dengan rongga hidung. Ketika kita menangis, maka air mata yang mengalir ke hidung akan semakin banyak. Itulah mengapa hidung ikut menjadi berair ketika kita menangis.

Meskipun kita tidak dapat mencegah hidung berair dengan sepenuhnya, kita dapat meminimalisir kemunculannya dengan langkah berikut:

1. Gunakan Tisu

Gunakan tisu untuk menyeka air mata dengan lembut dari sudut mata bagian dalam. Hal ini dapat meminimalisir air mata yang mengalir ke rongga hidung.

2. Bernafas Melalui Mulut

Bernafas melalui mulut dapat meminimalisir rasa tidak nyaman akibat hidung tersumbat.

3. Minum Air Putih

Menjaga hidrasi tubuh dapat membantu melancarkan produksi mukus dan mengurangi intensitas hidung berair.