3 Langkah Cari Cuan di Eropa sambil Rebahan dari Indonesia!

- - - - - -
Tulisan dari Shiela Riezqia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Rindu rebahan tapi tetap mendapat cuan? Bermacet ria bukan jalan kalian tetapi ingin hidup seperti sultan?
Jangan khawatir dan jangan gundah. Ada kesempatan emas dari negara berteknologi tinggi di utara dunia, Estonia.
Estonia adalah negara pertama di dunia yang menawarkan E-Residency. Dengannya, kalian bisa berbisnis di Estonia dengan akses pasar ke 27 negara anggota Uni Eropa (UE).
Dengan lebih dari 500 juta penduduk dengan pendapatan per kapita sebesar US$38.000, pasar UE memang sangat menggiurkan!
Perlu diingat ya, mendapatkan E-Residency bukan berarti mendapatkan kewarganegaraan Estonia. E-Residency adalah layanan untuk mempermudah kalian berbisnis tanpa perlu berada secara fisik di Estonia.
Sejauh ini, lebih dari 50.000 orang dari 165 negara telah memperoleh E-Residency dan mendirikan 6.000 perusahaan di Estonia.
E-Residency dapat digunakan oleh para pekerja lepas/freelancer, konsultan, wirausahawan independen, dan wirausahawan digital lainnya. Bidangnya pun beragam, misalnya teknologi, gim, agensi digital, periklanan, pemasaran, dan desain.
Pasti susah ya caranya? Gampang saja kok. Yuk, ikuti langkah-langkahnya!
1. Buat Permohonan E-Residency
Kalian dapat membuat permohonan E-Residency pada laman Estonian Police and Border Guard Board. Biayanya sebesar €130 atau sekitar Rp2.000.000.
Dokumen yang kalian perlukan adalah biodata, pernyataan motivasi, serta salinan lunak kartu identitas/paspor dan pas foto. Jangan lupa pilih lokasi pengambilan E-Residency kit-nya, ya!
Mudahnya, seluruh proses pada tahap ini hanya memakan waktu 30 menit dan dilakukan secara daring tanpa beranjak dari sofa.
2. Tunggu dengan Sabar
Selanjutnya, Estonian Police and Border Guard Board akan memeriksa permohonan kalian. Tahap ini memakan waktu selama 8-30 hari. Apabila permohonan disetujui, kalian akan menerima surel pemberitahuan.
Setelah itu, E-Residency kit akan dikirimkan dalam waktu 2-5 minggu ke lokasi pengambilan yang telah kalian pilih di tahap awal.
Mari sabar menunggu, karena katanya, orang sabar disayang Tuhan. Semoga kesabaran kalian berbuah manis, ya!
3. Aktifkan Identitas Digital E-Residency
Kartu E-Residency akan otomatis aktif dalam 24 jam setelah kalian ambil. Selanjutnya, kalian akan diminta menginstalasi sebuah perangkat lunak (ID-software) untuk menggunakan identitas digital E-Residency.
Identitas digital ini adalah dasar untuk mendirikan perusahaan virtual, membuka akun bank, menyewa kantor virtual, dan segala layanan yang kalian perlukan dalam ekosistem E-Estonia.
Mudah, bukan? Sudah siap mengembangkan sayap ke Eropa dari Indonesia? (sr/Sesdilu74)
