Konten dari Pengguna

Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Sampah Plastik

Shinta Nurfitriyanti

Shinta Nurfitriyanti

Mom Blogger yang hobby travelling dan menulis

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Shinta Nurfitriyanti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Peran individu dan masyarakat tentunya sangat penting untuk mewujudkan target nasional maupun daerah dalam penanggulangan Sampah Plastik. Ada beberapa hal terkait penanganan dan pengelolaan Sampah Plastik yang menjadi kunci agar perubahan sosial masyarakat bisa menjadi masyarakat berwawasan lingkungan antara lain

1. Aturan yang mengatur

2. Peningkatan pemahaman masyarakat

3. Adanya Tokoh Panutan

4. Penyediaan fasilitas Sampah

5. Penegakkan hukum.

Seperti yang kita ketahui Sampah Plastik menjadi bagian yang tidak bisa terpisahkan dari kehidupan sehari-sehari, dan pasti akan menimbulkan penimbunan Sampah dalam jumlah sangat besar.

Berdasarkan data survey dari KLHK, Indonesia menghasilkan 67,8 juta ton sampah pada 2020 dan diperkirakan akan meningkat 5% setiap tahunnya. Dari jumlah ini 15% adalah Sampah Plastik dimana 88,17% Sampah Plastik diangkut ke (TPA) bahkan berserakan di lingkungan.

Beberapa hal sederhana yang bisa kita lakukan dari rumah, berdampak baik bagi lingkungan yang bisa dilakukan atau dibiasakan masyarakat dan turunannya yaitu dengan :

1. Buang Sampah pada tempatnya

2. Mengelompokkan Sampah berdasarkan jenis Organik, Anorganik, B3

3. Bijak dalam membeli produk, pikirkan apa yang akan dilakukan terhadap sampah produk

4. Mendaur ulang Sampah Plastik atau hubungi bank sampah terdekat

Tulisan ini saya buat terinspirasi dari acara live talk yang diadakan oleh unilever dan kumparan mengenai evolusi lingkungan dengan gerakan pilah plastik. Yuk, kita mulai ciptakan lingkungan bersih menuju hidup sehat lewat kebiasaan sederhana ini, mari kembali menempatkan sampah plastik pada fungsi yang bermanfaat, agar tidak lagi menjadi ancaman bagi kita.

Dokumentasi milik pribadi.