Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN Gelar Penyuluhan Kekerasan Seksual Pada Anak

Silviana Sulistia Putri

Silviana Sulistia Putri

Mahasiwa BPI UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalomhan

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Silviana Sulistia Putri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Kegiatan dengan SD 02 Sinangohprendeng
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Kegiatan dengan SD 02 Sinangohprendeng

Kajen, Senin 29 Juli 2024 – Maasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Angkatan 59 Kelompok 78 UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan merupakan salah satu KKN Tematik yang ditempatkan di Desa Sinangohprendeng dengan tema “Mewujudkan Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak”. Mengacu dengan instruksi presiden yang memiliki implikasi pada pencegahan kekerasan seksual pada anak program penyuluhan dengan tema c’mon love and care our body dianggap relavan dan urgent untuk disampaikan pada anak-anak sekolah dasar, anak yang membutuhkan pertahanan dan perhatian khusus oleh orang dewasa dan rawan dilecehkan oleh oknum tidak bermoral.

Selaras dengan hal tersebut mahasiswa KKN Kelompok 78 menggagas kemitraan kerjasama dengan salah satu instasi yaitu SD N 02 Sinangohprendeng yang disambut hangat dan dipersilahkan untuk dapat mewujudkan tujuan mulia tersebut. Berdasarkan hasil kerjasama kemudian mahasiswa KKN merumuskan formula program kerja yaiti dengan pemberian penyuluhan mengenai tema preventif yaitu, Ayo cinta dan peduli ada tubuh kita.

Kegiatan penyuluhan dimulai pukul 09.30 WIB yang dimulai dengan perapihan tempat duduk karena penggabungan kelas 4, 5 dan 6 untuk dapat duduk dengan keadaan tenang dan rapih dilanjut dengan pembukaan perkenalan oleh masing-masing kelompok KKN, kemudian dilanjut dengan pemaparan materi dengan beberapa indikator.

Indikator-indikator yang disampaikan dalam kegiatan penyuluhan yaitu, bagaimana mencintai tubuh kita dengan percaya diri, mengenalkan anatomi tubuh yang tidak boleh dirambah oleh sembarang orang, cara untuk menghindari kontak fisik pada tubuh yang terlarang. Indikator-indikator tersebut disampaikan dengan ceramah dan diskusi interaktif sehingga mampu memberikan pemahaman yang tidak hanya satu sudut pandang dan memberikan kesempatan siswa SD 2 Sinangohprendeng untuk mengeksplor lebih dalam mengenai materi.

Materi yang disampaikan mendapatkan antusiasme yang tinggi dengan memiliki hasil tindak lanjut mampu mewujudkan sekolah anti kekerasan seksul dan memberikan pemahaman yang lebih kepada anak agar tidak sampai dilecehkan oleh semabarang orang dan mampu menjaga tubuh dengan pertahanan pemahaman yang disampaikan oleh mahasiswa KKN.

Peenulis : Silviana Sulistia Putri