Kursi Kehidupan yang Mengubah Perjalanan Hidupku

Saya Mahasiswa ilmu perpustakaan, Universitas Airlangga,saya seorang mahasiswa S1 yang Tertarik pada fokus isu di Bidang ekonomi,bisnis digital,dan kearsipan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari silviqonitatilla123 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Seiring berjalannya waktu, roda kehidupan terus berputar bahkan tak tentu arah. Namun kehidupanku membawa arah yang tak pernah kusangka hingga mengubah kehidupanku dari siswa menjadi mahasiswa. Hai namaku silvi qonitatillah dulu aku merasakan ketakutan untuk menjadi mahasiswa, kata orang “mahasiswa adalah maha segala dimana yang mempunyai makna yang paling atas”.
Perjalanan ku menjadi seorang mahasiswa tidaklah mudah banyak hal yang harus ditaruhkan seperti waktu, tenaga dan fikiran yang ikut serta dalam proses perjalananku. Banyak lika-liku yang terjadi selama perjalananku menjadi seorang mahasiswa. Kebingungan tidak luput aku rasakan saat menentukan jurusan apa yang ingin aku pilih, aku masih takut menentukan sebuah pilihan saat itu. Setelah melewati proses berfikir yang panjang aku menetapkan pilihan ku untuk masuk dalam jurusan Ilmu Informasi dan Perpustakaan di universitas airlangga. Melalui research yang aku dapatkan propsek kerja pada jurusan ini banyak dibutuhkan dan bisa terbilang luas.
Jika berbicara tentang perjalanan menjadi mahasiswa memang banyak hal yang harus dijalani. Mulai dari proses pendaftaran, pembayaran ukt per semester, perkuliahan hingga sampai dimana waktu wisuda tiba. Perjalanan yang panjang saat aku berproses menjadi mahasiswa hingga selalu menyebut tuhan dalam setiap doaku, ber ikhtiar sepanjang perjalanan ku hingga aku bisa ada di titik ini adalah sebuah rasa syukur yang sangat mendalam bagiku. Aku bisa menjadi mahasiswa melalui sebuah prestasi yang aku punya dan aku dapatkan selama aku sekolah menengah atas (SMA).
SNBP, jalur yang aku tempuh untuk mulai berproses menjadi mahasiswa. Dengan menggunakan nilai yang memuaskan serta berkat tuhan aku dipilih menjadi siswa eligible untuk berjuang melawan 20.735 siswa yang sedang berjuang untuk mendapatkan kursi dan menjadi mahasiswa khususnya di universitas airlangga. Pendaftaran pada jalur ini bisa terbilang cukup mudah dan juga tanpa mengeluarkan uang untuk pendaftaran, apalagi bisa dilakukan dengan proses teknologi melalui smartphone mulai dari pendaftaran online, pengisian data, validasi hingga menunggu pengumuman keluar. Ketakutan, kekecewaan selalu aku rasakan saat mulai mendekati pengumuman snbp 2023. Bisa dibilang juga jalur ini adalah jalur keberuntungan, karena ada siswa yang memiliki prestasi baik tingkat nasional bahkan internasional saja masih kalah dengan siswa yang memiliki prestasi pas-pas an. Aku tidak pernah bisa membayangkan dari 20.735 siswa hanya 1.835 siswa yang bisa benar-benar menjadi mahasiswa, aku selalu berucap dalam hati “apakah aku salah satu orang dari 1.835 siswa itu?”.
Pada tanggal 28 Maret 2023 tepat pukul 15.00 adalah hari dimana yang menentukan apakah aku menjadi seorang mahasiswa atau aku harus berjuang lebih dalam mencapai perjalananku menjadi seorang mahasiswa. Saat itu aku tidak tau lagi ternyata tuhan sangat baik, aku mendapatkan warna biru dalam web tersebut, iya aku lolos dan aku resmi menjadi mahasiswa di universitas airlangga.
Setelah dinyatakan lolos aku memulai dengan kehidupan kampus dengan PKKMB (pengenalan kehidupan kampus mahasiswa baru) lalu ospek fakultas dan terakhir ospek jurusan setelah aku mengikuti serangkaian ospek tersebut, finally aku dapat memulai kehidupan kampus sesunguhnya dan menjadi seorang mahasiswa untuk mulai menempuh perjalananku 4 tahun kedepan hingga wisuda tiba. Aku kira jadi mahasiswa itu hanya sekedar menenteng tas lalu pulang, tapi ternyata salah, menjadi mahasiswa tidak segampang membawa tas lalu pulang, sebagai seorang mahasiswa kita perlu memahami materi, mengerjakan tugas, dan selalu berfikir kritis. Menjadi mahasiswa juga mempunyai banyak rintangan yang berlika-liku, banyak strugle yang akan dijalani untuk melewati hal baik atau buruk kedepannya.
Dengan aku menjadi seorang mahasiswa aku memiliki banyak perubahan menjadi lebih mengerti untuk memulai menghargai waktu, mampu berfikir kritis dan rasional, dan mulai memahami bagaimana menyeimbangkan untuk mulai berorganisasi sertaa mencapai akademik yang sesuai dan selalu terbuka terhadap perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni. Sebelum aku menjadi seorang mahasiswa bisa dibilang aku sering sekali hidup bersantai, menonton film, bermain hingga dimana saat mulai memasuki dunia perkuliahan yang dulunya hanya memikirkan kesenangan semata sekarang harus merubah gaya hidup menjadi lebih ter arah, yang dahulu selalu menunda pekerjaan, sekarang menjadi giat untuk mengerjakan tugas untuk mengumpulkan tepat waktu dan tidak melewati masa deadline dan memulai dengan memanaje waktu dengan baik dan sistematis.
Menurutku pendidikan adalah hal yang penting untuk menyelamatkan masa depan dan aku sangat bangga ketika aku berhasil melewati sebuah proses perjalananku menjadi seorang mahasiswa! “Hanya pendidikan yang bisa menyelamatkan masa depan” – Najwa Shihab. inilah sedikit proses perjalananku yang bisa aku tulis untuk mengutarakan rasa ku menjadi seorang mahasiswa “kejarlah pendidikanmu untuk mencari ilmu seluas samudra karena dengan ilmu tersebut kita bisa menjadi seorang yang bermanfaat untuk orang lain dan diri sendiri”.
