kumparan
17 Des 2017 21:56 WIB

Cerita di Balik Keseruan Nonton Coldplay di Singapura

Jelang akhir tahun sering kali jadi ajang refleksi dan introspeksi diri. Entah itu soal capaian target tahunan, hal-hal yang bikin senang atau bahagia, termasuk juga cerita sedih yang bikin mewek atau kecewa. Tapi, bagi saya berbagi cerita seru lebih menyenangkan dari pada menebar kesedihan jelang tahun baru 2018. Biar makin semangat liburan tahun baru nanti, gitu loh, hehe…
ADVERTISEMENT
Saya jadi ingat akhir bulan Maret lalu. Ini pengalaman yang saya pastikan gak bakal saya lupain seumur hidup. Nonton konser Coldplay, A Head Full of Dreams, di Singapura. Kerennya kebangetan bikin speechless. Kenapa gak bakal bisa lupa? Uhmm, sebenarnya lebih karena prosesnya yang agak luar biasa sih. Kalau konser Coldplay itu Full of Dreams, ini Full of Drama, hahaha...
Keriuhan rencana Coldplay bakal menggelar tour keliling Asia sudah terasa di Indonesia sejak awal bulan November 2016. Sejumlah berita mengenai band asal Inggris ini bermunculan di televisi dan media online terutama di media sosial. Di tengah euphoria tersebut, muncul kabar yang tidak mengenakkan bagi para fans Coldplay garis keras maupun garis lurus. Dari sejumlah negara Asia khususnya Asia Tenggara yang dikunjungi, Indonesia gak masuk dalam list tersebut. Seingat saya, negara ASEAN yang dia datengin yaitu Singapura, Bangkok, Thailand, dan Philipina.
ADVERTISEMENT
What???!!! Artinya, Coldplay gak bakal manggung di Jakarta, donk? Artinya, Chris Martin dan kawan-kawan gak bakalan nyobain sate dan pecel lele pinggir jalan Jakarta, donk? #eh
Kabar tersebut makin ramai dibahas di jagad media Tanah Air dan jadi perbincangan di radio apalagi media sosial. Sebab, semua orang termasuk saya sudah ngebayangin konser band sekelas Coldplay bakal “pecah” ampun-ampunan karena penuh sesak dengan puluhan ribu penggemarnya jika digelar di Jakarta. Ya, biasanya konser band-band besar semacam ini digelar di Ibu Kota. Tapi, apalah daya, banyak hal yang bikin mereka gak sreg menggelar konser di Jakarta. Yoweslah ya…
Mau tidak mau, dua lokasi konser Coldplay yaitu Singapura dan Thailand menjadi tujuan para penggemar Coldplay yang ngotot pengen nonton si band kesayangan. Yang pasti, Singapura jadi pilihan pertama karena paling dekat dengan Indonesia dan ada banyak penerbangan langsung ke negara tetangga satu ini. National Stadium Singapura jadi target utama.
Tour bertema "A Head Full of Dreams" ini semakin menarik karena tiket konser Coldplay untuk tanggal 1 April 2017 tidak hanya dijual langsung di Singapura tapi juga dibuka secara online di minggu ketiga bulan November itu. Jadi, penggemar dari Indonesia pun Malaysia bisa ikut rebutan membeli tiket. Tiga hari sebelum penjualan online, teman saya mengajak untuk hunting tiket tersebut. Saya yang bukan penggemar berat alias penggemar garis lurus, tidak terlalu tertarik dan ogah-ogahan.
ADVERTISEMENT
Penjualan tiket konser Coldplay saat itu memang fenomenal. Sekitar 40 ribu lembar tiket yang dijual online ludes dalam hitungan menit. Media sosial khususnya Twitter menjadi ramai dengan komentar kecewa para fans yang tidak kebagian tiket. Bahkan banyak fans yang rela berniat membeli dengan harga tinggi jika ada yang berkenan menjual tiketnya. Jadi perbincangan seharian, penjualan tiket Coldplay di Singapura ini sempat menjadi trending topic.
Sepertinya keluhan dan curahan hati (curhat) kekecewaan fans Indonesia yang banyak tidak kebagian tiket itu sampai ke telinga panitia konser dan direspon cepat. Bayangkan! Demi fans, panitia bahkan menambah satu hari lagi konser Coldplay di Singapura meskipun konser tambahan ini malah digelar lebih awal, yaitu tanggal 31 Maret 2017. Penjualan secara online pun rencananya bakal dibuka kembali beberapa hari berikutnya.
ADVERTISEMENT
Kabar ini pun langsung merebak di Indonesia khususnya Jakarta. Banyak yang berharap beruntung di sesi kedua penjualan tiket tersebut. Saya yang awalnya selow pun jadi penasaran dan berencana ikut-ikutan berburu tiket di hari H karena harga tiket termurah masih bisa terjangkau kocek saya. Sejumlah trik dan tips untuk membeli tiket online Coldplay yang saya temukan di internet bakalan saya terapin. Kira-kira begini tipsnya.
Pertama, siapkan laptop dan handphone minimal satu jam sebelum jadwal resmi penjualan tiket online di website yang dibuka pukul 09.00 waktu Singapura. Artinya, waktu penjualan tiket dibuka pukul 08.00 WIB karena perbedaan waktu satu jam. Jadi, kalau mau aman, fans di Indonesia harus sudah siap di depan laptop sejak pukul 07.00 pagi. Niat banget, bukan? Itu belum seberapa, guys. Bahkan ada teman saya yang sudah siap sejak pukul 05.00 pagi loh, hahaha…
ADVERTISEMENT
Kedua, pastikan sinyal internet di laptop dan handphone kuat. Kalau gak punya sinyal kuat di rumah, ya bisa numpang di kantor atau di mana kek yang bisa dipastiin cepat masuk ke website-nya. Ya kalau jaringan lemot, wassalam deh.
Ketiga, siapkan kartu kredit. Sebab, pembayaran hanya bisa via kartu kredit dan gak ada istilah bisa ditransfer apalagi lewat ATM. Percuma kalau kamu nyiapin kartu-kartu debit meskipun kartu itu berderet di dompet kamu. Tambah percuma lagi kalau limit di kartu kamu gak cukup buat beli tiketnya, hehe…
Singkat cerita, tiga tips yang udah disiapin matang itu jadi mentah kalau yang berburu tiket online ternyata ribuan orang dari empat penjuru mata angin di saat yang bersamaan. Boro-boro bisa klik-klik milih kursi, masuk ke website-nya aja susah minta ampun. Saya lemas seperti halnya website yang akhirnya down down down...
ADVERTISEMENT
Tapi rupanya dewi keberuntungan masih berpihak ke saya. Tiba-tiba handphone saya terkoneksi ke website penjualan tiket beberapa jam berikutnya. Saya pun akhirnya bisa membeli 4 tiket dengan kursi yang terpisah-pisah. Gak apalah pikir saya, toh banyak teman yang pasti mau beli tiket-tiket itu. Dan benar saja, beberapa teman langsung menghubungi saya ketika saya unggah foto tiket tersebut di media sosial. Laris manis tanjung kimpul.
Tiga bulan berlalu, kesibukan pekerjaan membuat saya lupa jika konser Coldplay sudah di depan mata. Di pertengahan bulan Maret 2017, saya baru sadar saat teman menanyakan tanggal keberangkatan saya ke Singapura. Dia bilang harga tiket pesawat ke negeri Singa menjelang tanggal konser sudah naik berkali lipat dibandingkan hari-hari biasanya. Bahkan lebih mahal dari harga tiket konser Coldplay yang kami beli. Saya pun kelimpungan karena sama sekali belum memiliki tiket penerbangan ke Singapura.
ADVERTISEMENT
Tanpa pikir panjang, saya langsung buka aplikasi paling ajib di handphone yang kerap saya pakai di saat-saat mepet seperti itu yaitu Tiket.com. Ini aplikasi paling mumpuni dan jadi andalan kalau kamu suka traveling ke dalam dan luar negeri. Saya segera cek penerbangan Jakarta-Singapura. Deretan nama maskapai terpampang menawarkan harga yang lumayan tinggi di tanggal penerbangan sehari jelang konser apalagi hari H. Untungnya fiturnya gampang dan cepat. Saya cek lagi dan ternyata harga tiket dua hari jelang konser masih bisa terjangkau. Tap tap tap! Saya pun langsung issued dan mengabari teman saya. Lapor!! Siap meluncur, tiket pesawat sudah diamankan Tiket.com (https://www.tiket.com/pesawat).
Trus, gimana kemeriahan konser Coldplay di National Stadium, Singapura? Saya cuma bisa bilang satu kata, awesome!! Ceritanya nanti ya, saya lanjutin setelah list liburan saya tahun depan udah matang dan siap dieksekusi. Oke? See ya… ^_^
ADVERTISEMENT
#TiketKemanapun
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember 2017 · · ·