Mahasiswa FIKOM Universitas Pancasila Bangun Rumah Kompos di Ciampea, Bogor

Biro Komunikasi NSI
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari NSI tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bogor (1/8/2025) – Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Pancasila sukses diselenggarakan di Perumahan Ciampea Asri, Desa Benteng, Kabupaten Bogor. Dengan mengusung tema Eco Green, kegiatan ini berlangsung selama 10 hari, mulai 18 hingga 27 Juli 2025, dan berfokus pada pembangunan Rumah Kompos sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap pengelolaan lingkungan berkelanjutan.
Sebanyak 10 mahasiswa terlibat aktif dalam pelaksanaan KKN ini, dengan menggandeng warga RW 06 Ciampea Asri dalam membangun fasilitas pengolahan sampah organik. Proyek Rumah Kompos ini bertujuan untuk mengoptimalkan alat pencacah sampah yang sebelumnya telah dimiliki warga dari bantuan Dinas Lingkungan Hidup, namun belum memiliki sarana pemanfaatan yang memadai.
Kegiatan pembangunan dimulai pada 19 Juli 2025 dengan pelaksanaan Forum Group Discussion (FGD) yang melibatkan 20 warga setempat. FGD ini berhasil merumuskan visi bersama mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik, dan menyepakati Rumah Kompos sebagai fasilitas utama pengolahan sampah daun dan sisa organik lainnya menjadi pupuk kompos.
Puncak acara dilaksanakan pada Sabtu, 26 Juli 2025, dalam bentuk peresmian Rumah Kompos, yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, mitra komunitas lingkungan, dan warga sekitar. Acara ini mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.
“Sampah dedaunan di sini masih banyak dan belum dimanfaatkan. Kami sudah punya alat pencacah dari Dinas Lingkungan Hidup, dan selama ini mencari ‘jodohnya’ternyata jodohnya kalian.” ujar Ibu Asih, selaku Koordinator Bank Sampah RW 06
Ketua RW 06, Bapak Jaja, menambahkan, “Kehadiran adik-adik KKN benar-benar membawa semangat baru. Kolaborasi ini semoga menjadi awal perubahan lingkungan yang lebih baik dan berkelanjutan.”
Sementara itu kontribusi mahasiswa Fikom Universitas Pancasila sebagai bagian penting dari perkembangan wilayahnya.“Ilmu kalian jadi titik awal perubahan. Kalian hadir bukan sekadar ‘membantu,’ tapi menjadi bagian penting dari perkembangan Ciampea Asri.” ungkap Pak Ali selaku Ketua Kampung Ramah Lingkungan (KRL) Kelurahan Ciampea.
Harapan yang ingin dicapai melalui pembangunan Rumah Kompos ini,mahasiswa Fikom Universitas Pancasila tidak hanya menuntaskan tugas akademik, tetapi juga meninggalkan warisan sosial dan lingkungan yang berarti bagi masyarakat. Rumah Kompos diharapkan dapat menjadi pusat edukasi serta pengelolaan sampah berkelanjutan, sekaligus mendorong lebih banyak aksi hijau di wilayah lain.
