Konten dari Pengguna

Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': Bentuk Peduli Sekitar

GUSDURian Mojokutho Pare

GUSDURian Mojokutho Pare

Website Resmi dan Publikasi Kegiatan Komunitas GUSDURian Mojokutho 87 Pare, SIBAGUS (Sinau Bareng GUSDURian), Rumah Kemanusiaan GUSDURian, Relawan GUSDURian Peduli, Humanity for All

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari GUSDURian Mojokutho Pare tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': Bentuk Peduli Sekitar dalam Kelas Bahasa Inggris di Bokpendem, Desa Kalirejo. Rati/GUSDURian Pare
zoom-in-whitePerbesar
Foto Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': Bentuk Peduli Sekitar dalam Kelas Bahasa Inggris di Bokpendem, Desa Kalirejo. Rati/GUSDURian Pare

Gusdurian peduli adalah salah satu unit kerja Jaringan Gusdurian Indonesia, yang lahir untuk melanjutkan nilai-nilai perjuangan Almarhum Gus Dur di bidang kemanusian. Komunitas Gusdurian ini sudah tersebar hampir di berbagai daerah seluruh Indonesia, termasuk Komunitas GUSDURian Pare. Termasuk kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': bentuk peduli sekitar

Komunitas ini bertujuan untuk mengelola dan meneruskan kerja-kerja Jaringan Gusdurian Indonesia di bidang tanggap bencana, pemberdayaan sosial dan ekonomi serta pengorganisasian relawan, dan juga ada kegiatan belajar bersama yang diberi tajuk kegiatan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS).

Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': Bentuk Peduli Sekitar

Foto Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare Kelas Mengaji di Pasar Lama Pare. Rafli/GUSDURian Pare

Memuliakan manusia berarti memuliakan penciptanya. Merendahkan dan menistakan manusia berarti merendahkan dan menistakan penciptanya (KH. Abdurrahman Wahid). Pada tanggal 12 Agustus 2023, Kegiatan SIBAGUS (Sinau Bareng GUSDURian) tahap kedua kembali dibuka bersamaan dengan pengukuhan para relawan baru. SIBAGUS tahap pertama sendiri sudah launching sejak 30 Oktober 2022 yang dicetuskan oleh Komunitas GUSDURian Pare yang merupakan relawan GUSDURian Peduli. Hingga hari ini kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': bentuk peduli sekitar

Berikut ada beberapa kegiatan yang dilakukan oleh para relawan dalam kegiatan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS), yaitu:

1. Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS) di Sekitar Pare

Foto Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare Kelas Bahasa Inggris di Rumah Kemanusiaan GUSDURian. Dean/GUSDURian Pare

Terdapat beberapa titik yang menjadi lokasi kegiatan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS), seperti Pasar Loak Pujasera Pare, Pasar Lama Pare, dan saat ini bertambah wilayah di Desa Kalirejo tepatnya di Bokpendem Pare.

Pasar Loak Pujasera Pare sendiri merupakan wilayah zona merah yang didalamnya terdapat banyak lokalitas, orang-orang yang terdampak narkotika, tingkat pendidikan yang tergolong rendah dan prostitusi. Sehingga kondisi anak-anak dikhawatirkan di rentan masuk ke dunia pergaulan bebas.

2. Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS) dengan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) Desa Sidorejo Pare

Foto Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare bersama Komunitas ABK Sidorejo Pare. Wina/GUSDURian Pare

Kegiatan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS) selanjutnya adalah mendampingi Komunitas ABK Sidorejo Pare. Hal ini adalah bentuk pentingnya perhatian dan perlakuan khusus untuk anak-anak di komunitas ABK Siderejo Pare, yang masih jauh dari perhatian pemerintah.

Anak berkebutuhan khusus sendiri kondisinya sangat memerlukan perlakuan khusus dari lingkungan sekitar, terutama oleh keluarga. Bimbingan untuk anak-anak di ABK Sidorejo ini diberikan selama tiga hari dalam satu minggu: kamis, jum’at, dan sabtu yang dimulai pukul 08.00-10.00 WIB, dan khusus hari sabtu bersama relawan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS).

Komunitas ABK Sidorejo ini dibimbing oleh seorang guru yang bernama Pak Galih yang sudah bertahun-tahun mengabdikan dirinya untuk anak-anak ABK Sidorejo dan dibantu oleh beberapa relawan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS) pada hari sabtu.

Berikut ini beberapa kelas yang diadakan oleh para relawan Sinau Bareng GUSDURian (SIBAGUS), Komunitas GUSDURian Pare:

a. Kelas mengaji

Para relawan mengajarkan huruf dan bacaan Al-Quran, serta mengenalkan ilmu tajwid dan praktek membaca Al-Quran

b. Kelas Musik

Di kelas ini belajar bagaimana mengekpresikan diri menggunakan alat-alat musik dan belajar bagaimana cara bermain alat musik. Alat-alat musik yang digunakan diantaranya jimbe, gitar, marching bell, pianika, harmonika dan beberapa alat musik tradisional dalam kesenian jaranan.

c. Kelas memasak

Beberapa kegiatan yang dilakukan dalam kelas memasak seperti: belajar memasak menggunakan alat tradisional, belajar membuat makanan khas daerah Indonesia dengan bahan tradisional dan masih banyak lagi.

d. Kelas Bahasa Inggris

Foto Kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare Kelas Bahasa Inggris di Pasar Loak Pujasera Pare. Asri/GUSDURian Pare

Para relawan mengenalkan kepada anak-anak tentang kosa kata disekitar dalam Bahasa Inggris, mengenal ekspresi dan ungkapan dalam Bahasa Inggris, dan membiasakan menggunakan Bahasa Inggris dalam aktivitas sehari-hari.

Itulah beberapa gambaran umum kegiatan Sinau Bareng Komunitas GUSDURian Pare 'SIBAGUS': bentuk peduli sekitar. Sebagai bentuk peduli sekitar yang sedang berjalan, tujuan kegiatan ini untuk menciptakan senyuman kebahagiaan, meningkatkan skill, mengajarkan pengetahuan, mengajarkan nilai kehidupan dan nilai kebhinekaan untuk anak-anak disekitar Pare. (Bian)