Konten dari Pengguna
Overthinking Saat Lihat Story Orang Bahagia, Normal Gak Sih?
22 Juni 2025 20:05 WIB
·
waktu baca 2 menitTulisan dari Sindi Yulia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Pernah nggak sih, lagi scroll story Instagram atau TikTok, terus ngelihat teman kita posting lagi liburan, dapat kerjaan baru, atau sekadar jalan-jalan sama pacar — lalu tiba-tiba hati kita terasa kosong? Rasanya kayak semua orang punya “momen bahagia”-nya masing-masing, dan kita cuma jadi penonton.
ADVERTISEMENT
Padahal awalnya kita buka media sosial cuma buat killing time. Tapi lama-lama, yang ada malah ngebandingin diri, ngerasa hidup kita stuck, atau bahkan mikir, “Kok aku nggak punya apa-apa ya?”
Sosial Media dan Efek Banding-Bandingan yang Diam-Diam Menyakitkan
Sosial media itu kayak highlight reel — semua orang hanya menampilkan bagian terbaik hidup mereka. Tapi kita sering lupa, bahwa apa yang kita lihat belum tentu mencerminkan kenyataan penuh. Kita nggak tahu perjuangan di balik story itu.
Sayangnya, otak kita nggak selalu bisa bedain itu. Saat lihat orang lain bahagia di media sosial, otak kita langsung bandingin sama kondisi diri sendiri. Dan kalau kebetulan kita lagi capek atau kosong, efeknya jadi makin besar dan memicu overthinking yang diam-diam menguras energi.
ADVERTISEMENT
Kenapa Kita Sering Merasa “Kurang” Saat Lihat Story Orang Lain?
Fenomena ini disebut social comparison, yaitu kebiasaan membandingkan hidup sendiri dengan orang lain — terutama di media sosial. Psikolog menyebut ini sebagai sumber stres modern yang paling sering nggak disadari.
Kita jadi merasa hidup orang lain lebih ‘berhasil’ daripada kita, meski realitanya nggak selalu begitu. Bahkan ada istilahnya: “insecure scroll syndrome”, kondisi di mana semakin lama kita scroll, semakin turun perasaan kita.
“Aku Jadi Ngerasa Gagal, Padahal Cuma Lagi Butuh Istirahat”
Banyak orang di Twitter dan TikTok cerita hal serupa:
ADVERTISEMENT
Perasaan seperti itu valid. Tapi penting juga diingat, hidup bukan lomba cepat-cepat sukses. Bahagia juga nggak punya timeline tetap.
Next time kamu ngerasa “gak punya apa-apa” setelah lihat story orang lain, coba pause sebentar. Tarik napas. Tutup HP. Lihat ke diri sendiri, mungkin kamu cuma lagi butuh rehat, bukan validasi. Kita semua punya jalannya masing-masing dan kamu nggak sedang tertinggal, kamu cuma lagi di fase diam.
Foto: Canva

