4 OST Film Komang yang Mampu Menyentuh Kalbu

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 5 menit
Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

OST film Komang menjadi salah satu elemen paling ikonik yang memperkuat emosi dalam film yang diangkat dari kisah nyata ini.
Lagu-lagu yang mengisi film tersebut bukan hanya sekadar pelengkap, melainkan menjadi nyawa dari alur cerita cinta yang ditampilkan.
Film ini disutradarai oleh Naya Anindita dan diproduksi oleh Starvision, serta diperankan oleh Kiesha Alvaro dan Aurora Ribero. Keduanya memperkuat kisah cinta lintas budaya dan kepercayaan yang menjadi tema utama.
OST Film Komang
Berikut adalah OST film Komang yang menyentuh hati dan memiliki makna mendalam dalam setiap liriknya, dikutip dari Tiktok @starvisionofficial.
1. Komang – Raim Laode
Lagu ini merupakan pusat dari keseluruhan film. Liriknya yang penuh rasa mampu menggambarkan kerinduan dan pengorbanan cinta Ode kepada Ade.
Suasana emosional yang diciptakan oleh lagu ini sangat kuat karena merupakan kisah cinta nyata Raim Laode dengan istrinya, Komang Ade Widiandari. Lagu ini menjadi awal dari segalanya, karena dari sinilah film "Komang" lahir.
Dari kejauhan, tergambar cerita tentang kita
Terpisah jarak dan waktu
Ingin kuungkapkan rindu lewat kata indah
Tak cukup untuk dirimu
Sebab kau terlalu indah dari sekedar kata
Dunia berhenti sejenak menikmati indahmu
Dan apabila tak bersamamu
Kupastikan kujalani dunia tak seindah kemarin
Sederhana, tertawamu sudah cukup
Lengkapi sempurnanya hidup bersamamu
Jika hari kulalui tanpa hawamu
Percuma senyumku dengan dia, oh
Dan apabila tak bersamamu
Kupastikan kujalani dunia tak seindah kemarin
Sederhana, tertawamu sudah cukup
Lengkapi sempurnanya hidup bersamamu
Apabila tak bersamamu
Kupastikan kujalani dunia tak seindah kemarin
Sederhana, tertawamu sudah cukup
Lengkapi sempurnanya hidup bersamamu
Hu-uh-uh
Hu, hu-uh-uh
Sebab kau terlalu indah dari sekedar kata
Dunia berhenti sejenak menikmati indahmu
2. Lesung Pipi – Raim Laode
Lagu yang dinyanyikan Raim Laode ini menggambarkan kekaguman Ode pada sosok Ade yang sederhana namun memikat. Dalam liriknya, terdapat bait yang mempertegas rasa kagum yang tulus dari tokoh utama.
Irama lagunya lembut dan penuh kehangatan, cocok untuk menggambarkan masa-masa awal jatuh cinta. Berikut lirik lagu lengkapnya:
Tatkala mentari
Terbenang di ufuk barat
Disaat itulah
Dingin rindu selimuti
Keindahan senyuman dari
Lesung pipi itu
Menikmati imaji bersamamu
Maka terimalah diriku
Kita akan bahagia selamanya
Ku berjanji jadi suamimu
Dan ku akan memberikan yang terbaik untukmu
Ku sadar lirikku
Tak seindah lagu indie
Yang slalu kau dengar
Meracuni telingamu
Ku pastikan ini bukan tentang senja dan lara
Sahajamu warnai duniaku
Maka terimalah diriku
Kita akan bahagia selamanya
Ku berjanji jadi suamimu
Dan ku akan memberikan yang terbaik untukmu
Perbedaan buat kita terus bersama
Izinkan ku jaga hatimu hu
Maka terimalah diriku
Kita akan bahagia selamanya
Ku berjanji jadi suamimu
Dan ku akan memberikan yang terbaik untukmu
Karena itu tugas cinta memberikan keindahan
Meskipun hidup
Tak selalu indah
Meskipun hidup
Tak selalu indah
3. Ekspektasi – Aruma feat Raim Laode
Lagu ini menggambarkan harapan dan realitas yang berbeda dalam sebuah hubungan. Bait lagunya mengisyaratkan rasa kecewa namun tetap ada cinta.
Kolaborasi vokal antara Aruma dan Raim memberikan dinamika yang memperdalam makna emosional dalam lagu ini. Berikut lirik lagunya:
Ku tak tahu namanya patah hati
Perasaan ini tak terbukti
Sampai aku bertemu kamu
Dan kita saling memanggil kamu
Bohong aku tahu kamu berbohong
Cinta dan setia hanyalah kata
Aku tidak baik-baik saja
Ku terluka di tempat yang sama
Ekspektasiku terlalu tinggi
Sampai ku jatuh cinta padamu
Banyak bicara tentang cinta
Tetapi semuanya tak nyata
Ekspektasiku terlalu jauh
Terlalu banyak mengharapkanmu
Hingga ku tahu semua
Ternyata semua buatku luka
Maaf hidup denganku menyebalkan
Penuh curiga dan melelahkan
Ada hidup yang lebih menenangkan
Adalah harimu tanpa aku
Bukan ekspektasimu yang meninggi
Hanya usia kita yang muda
Belum mengerti tentang cinta
Masih meraba tentang dunia
Kau tak kan mengerti yang kurasa
Banyak ekspektasi yang kujaga
Hingga ku tahu semua
Ternyata semua buatmu luka
Ha ah
Hu hu
Ekspektasiku terlalu tinggi
Terlalu banyak mengharapkanmu
Kau tak kan mengerti yang aku rasa
Banyak ekspektasi yang kujaga
Ekspektasiku terlalu jauh
Sampai ku jatuh cinta padamu
Banyak bicara tentang cinta
Ternyata semua
Ternyata semua membuat luka
4. Bersenja Gurau – Raim Laode
Lagu ini membawakan nuansa ringan namun tetap mengandung emosi dalam setiap liriknya.
Dibalut dengan suara akustik, lagu ini menggambarkan momen-momen kebahagiaan sederhana antara Ode dan Ade.
Meski judulnya terkesan ceria, makna di balik liriknya menunjukkan usaha untuk tetap tertawa di tengah kesulitan. Berikut lirik lagu lengkapnya:
Banyak yang salah mengira
Senja bukan tentang kopi, lagu indie, dan cerita
Kukasih tahu kepadamu
Senja adalah hadiah pejalan kaki menjemput magribnya
Selalu ada pelangi
Pada setiap mendungnya
Setiap derita
Ku 'kan ada s'lalu untukmu
Temani setiap derita
Jadi pelukan ternyaman untukmu
Jika sempit hidup ini
(Jika sempit hidup ini)
Tidur selalu tak tenang
Pagi selalu menyiksa
Semua akan baik saja
Sebab Tuhan t'lah berjanji
Setelah sempit ada kemudahan
Kita milik-Nya
Semua telah tertulis
Dan akan kembali pada-Nya
Selalu ada pelangi
Pada setiap mendungnya
Setiap derita
Selalu ada pelangi
Pada setiap mendungnya
Setiap derita
Ku 'kan ada s'lalu untukmu
Temani setiap derita
Jadi pelukan ternyaman untukmu
Semua lagu dalam film ini dipilih secara cermat agar mampu memperkuat emosi yang ingin disampaikan oleh setiap adegan.
Hubungan erat antara musik dan cerita menjadi nilai tambah yang membuat penonton merasa lebih dekat dengan kisah cinta Ode dan Ade.
Film ini tayang perdana pada 31 Maret 2025 dan mendapatkan sambutan hangat dari penonton. Salah satu kekuatan utama film ini adalah keberhasilannya menyampaikan cerita cinta nyata dengan pendekatan yang sederhana namun menyentuh.
OST film Komang telah menjadi bagian penting dalam perjalanan cerita yang penuh emosi. Perpaduan lirik yang puitis dan melodi yang menyentuh menjadikan film ini tak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi. (Shofia)
Baca Juga: Sinopsis Film Kupu-Kupu Kertas, Sebuah Kisah Cinta dengan Latar yang Tak Biasa
