Konten dari Pengguna

6 Karakter Film Ngeri-Ngeri Sedap beserta Peran Pentingnya dalam Cerita

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cuplikan adegan film Ngeri Ngeri Sedap. Foto: Dok. YouTube Cinepolis Indonesia
zoom-in-whitePerbesar
Cuplikan adegan film Ngeri Ngeri Sedap. Foto: Dok. YouTube Cinepolis Indonesia

Film Ngeri-ngeri Sedap merupakan drama komedi Indonesia yang dirilis pada 2 Juni 2022. Disutradarai oleh Bene Dion Rajagukguk, tayangan ini menyoroti karakter film Ngeri-ngeri Sedap yang menyimpan konflik mendalam.

Ceritanya berpusat pada keluarga Batak di Tanah Karo, dengan latar tradisi yang kuat dan anak-anak yang merantau. Ketegangan muncul ketika nilai-nilai lama orang tua Batak berbenturan dengan pilihan hidup modern anak-anak.

Pertentangan ini makin terasa lewat penampilan kuat Arswendy Bening Swara, Tika Panggabean, dan pemain muda seperti Boris Bokir. Setiap karakter membawa lapisan emosi yang membuat ceritanya terasa begitu nyata.

Daftar Karakter Film Ngeri-Ngeri Sedap

Cuplikan adegan film Ngeri Ngeri Sedap. Foto: Dok. Youtube Cinepolis Indonesia

Semua tokoh di film ini memiliki ciri khasnya masing-masing. Mulai dari yang paling keras kepala hingga paling sabar, berikut adalah deretan karakter film Ngeri-ngeri Sedap menurut Instagram @imajinari.id dan laman imdb.com:

1. Pak Domu (Arswendy Bening Swara)

Pak Domu adalah sosok ayah dan suami yang tegas, keras kepala, dan memegang adat Batak secara mutlak. Ia sering memaksakan kehendak dan tidak memberi ruang bicara, sehingga anak-anak memilih merantau dan menjauh.

Merasa diabaikan, ia nekat memalsukan rencana perceraian agar anak-anak pulang kampung. Di balik tindakannya, tersimpan rasa rindu dan penyesalan karena ia tidak pernah benar-benar memahami isi hati keluarganya.

2. Mak Domu (Tika Panggabean)

Berbanding terbalik dengan Pak Domu, Mak Domu digambarkan sebagai sosok penyayang, hangat, dan penuh pengertian. Ia selalu mendukung suaminya, meski sering terpaksa diam menghadapi sikapnya yang keras dan sepihak.

Ia mengikuti rencana perceraian palsu demi menyatukan keluarga, tapi makin lama mulai lelah memendam semuanya sendiri. Sebagai ibu, Mak Domu ingin anak-anaknya bahagia tanpa terus hidup di bawah tekanan ayahnya.

3. Domu Purba (Boris Bokir)

Punya karier cemerlang dan jadi panutan keluarga, Domu adalah anak sulung sekaligus penerus marga. Namun di balik pencapaiannya, ia memendam kecewa karena pilihan hidupnya ditolak mentah-mentah oleh sang ayah.

Domu enggan pulang karena Pak Domu menolak calon istrinya yang bukan orang Batak. Konflik ini membuatnya merasa dikekang, tidak dihargai, dan tidak pernah diberi ruang, meski ia merasa sudah berkorban untuk keluarga.

4. Sarma Purba (Gita Bhebhita Butarbutar)

Sarma Purba adalah anak kedua sekaligus anak perempuan satu-satunya dalam keluarga. Ia rela tetap tinggal di kampung, meninggalkan cita-citanya menjadi koki demi menuruti keinginan ayah dan menjaga keluarganya.

Ia juga rela mengakhiri hubungannya dengan sang kekasih dan mengurus rumah demi melindungi adik-adiknya. Namun semua pengorbanan itu membuatnya merasa diabaikan, seolah ia tidak pernah dianggap penting.

5. Gabe Purba (Lolox)

Gabe adalah anak ketiga Purba yang merantau ke Bandung dan bekerja sebagai komedian. Meski bergelar sarjana hukum, ia tidak pernah menyukai bidang tersebut dan lebih memilih hidup bebas sesuai keinginannya sendiri.

Keputusannya sering memicu konflik, terutama dengan sang ayah yang berharap lebih. Namun bagi Gabe, kebahagiaan bukan ditentukan gelar atau status, melainkan keberanian menjalani hidup yang ia yakini sepenuh hati.

6. Sahat Purba (Indra Jegel)

Paling disayang, penyayang, dan penuh kepedulian—itulah Sahat, anak bungsu yang menempuh kuliah di Yogyakarta. Ia menolak pulang kampung karena ingin membantu petani dan merasa hidupnya lebih berarti di sana.

Terlebih, tinggal bersama Pak Pomo membuatnya merasa dimengerti sebagai pribadi. Sosok ayah angkat itu dianggap lebih bijak dan lembut daripada Pak Domu, yang menurut Sahat tak pernah benar-benar memahami isi hatinya.

Itulah deretan karakter film Ngeri-ngeri Sedap yang menjadi pusat konflik, cinta, dan pengorbanan dalam cerita. Semoga ulasan tersebut membantu pemirsa memperdalam pemahaman atas cerita dan emosi di dalamnya. (NF)

Baca juga: 9 Karakter di Film Wonka yang Paling Mencuri Perhatian