Konten dari Pengguna

8 Film yang Mirip The Devil Wears Prada dengan Dunia Fashion dan Ambisi Karier

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi film yang mirip The Devil Wears Prada. Foto: Pixabay.com/HolgersFotografie
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi film yang mirip The Devil Wears Prada. Foto: Pixabay.com/HolgersFotografie

Film yang mirip The Devil Wears Prada menjadi incaran banyak penonton yang menyukai kisah penuh glamor, ambisi, dan karakter perempuan kuat di dunia profesional.

Film ini bukan hanya menampilkan dunia mode, tetapi juga pergulatan emosional tokohnya dalam menghadapi tekanan karier dan pencarian jati diri.

Penggemar cerita seperti ini biasanya tertarik pada film dengan visual elegan, dinamika karakter kompleks, serta latar belakang yang kental dengan nuansa industri kreatif atau korporat.

Film yang Mirip The Devil Wears Prada

Ilustrasi film yang mirip The Devil Wears Prada. Foto: Pixabay.com/Mohamed_hassan

Film yang mirip The Devil Wears Prada umumnya menampilkan perpaduan cerita inspiratif, drama pekerjaan, dan konflik batin dengan sentuhan gaya hidup kelas atas.

Dikutip dari ranker.com, berikut adalah sejumlah film yang bisa dijadikan referensi bagi pencinta kisah stylish dan emosional seperti The Devil Wears Prada.

1. The Intern (2015)

Film ini menyoroti interaksi antara seorang CEO perempuan muda dengan seorang pria lanjut usia yang menjadi intern di perusahaan fashion miliknya.

Karakter Jules Ostin yang diperankan oleh Anne Hathaway memiliki tekanan besar dalam menjaga perusahaannya tetap relevan dan sukses.

Hubungannya dengan Ben Whittaker, sang intern, berkembang menjadi relasi saling mendukung yang menyentuh.

Nuansa dunia kerja modern, tekanan sebagai pemimpin, serta visual dunia fashion mengingatkan pada dinamika dalam The Devil Wears Prada.

2. Confessions of a Shopaholic (2009)

Rebecca Bloomwood, seorang pecandu belanja, terjebak dalam krisis keuangan sambil mengejar impiannya untuk menulis di majalah fashion.

Karakternya digambarkan penuh warna, ambisius, namun juga rapuh dan impulsif, menciptakan konflik internal yang relatable.

Latar belakang dunia jurnalistik fashion serta perubahan kepribadian yang terjadi membuat film ini memiliki sentuhan serupa.

Ceritanya dibalut humor dan kisah cinta ringan yang tetap relevan dalam menggambarkan perjuangan perempuan muda di dunia kerja.

3. Coco Before Chanel (2009)

Film ini menyajikan kisah nyata tentang perjuangan Coco Chanel sebelum ia dikenal dunia sebagai ikon mode. Fokusnya adalah bagaimana Chanel menantang norma-norma sosial dan industri mode yang didominasi oleh laki-laki.

Narasi film penuh dengan keberanian, ambisi, dan transformasi diri, menjadikannya cocok bagi yang menyukai karakter perempuan dengan kekuatan dan keunikan seperti Andy Sachs.

Nuansa visual, latar sejarah, dan dunia fashion menjadikannya sangat serupa secara atmosfer.

4. Cruella (2021)

Kisah tentang Estella yang berubah menjadi Cruella menampilkan bagaimana ambisi dan trauma masa lalu bisa membentuk karakter yang ekstrem.

Film ini menyuguhkan dunia fashion eksentrik, persaingan keras, dan balas dendam yang dikemas dengan gaya visual berani dan kostum menakjubkan.

Tokohnya yang kompleks dan penuh lapisan menghadirkan narasi yang kuat dan stylish, seperti Miranda Priestly namun dari sudut pandang yang lebih gelap.

5. How to Lose a Guy in 10 Days (2003)

Kisah ini menggambarkan konflik antara dua profesional media yang memiliki tujuan pribadi saling bertolak belakang. Latar industri penerbitan, gaya hidup urban, dan karakter utama perempuan yang cerdas menjadikan film ini relevan.

Meski lebih romantis dan ringan, dinamika kerja serta upaya mempertahankan integritas di tengah tuntutan pekerjaan tetap terasa kuat. Film ini juga menampilkan elemen fashion dan gaya hidup metropolitan dengan balutan humor sarkastik.

6. The Dressmaker (2015)

Tilly Dunnage kembali ke kampung halamannya sebagai penjahit berbakat yang membawa perubahan besar dengan desain-desain uniknya.

Film ini menyoroti dunia mode dengan pendekatan gelap dan sinematik, menghadirkan kisah dendam personal dan pencarian pengakuan.

Karakter Tilly ditulis dengan kedalaman emosional, menjadikan film ini memiliki resonansi kuat terhadap tema identitas, kekuatan pribadi, dan gaya eksentrik.

7. The Princess Diaries (2001)

Mia Thermopolis adalah remaja biasa yang mendadak mengetahui dirinya adalah pewaris tahta kerajaan Genovia.

Perubahan hidup yang drastis membuat Mia harus belajar etika kerajaan, menghadapi tekanan publik, serta menemukan kepercayaan diri dalam dunia yang baru baginya.

Meski bertema kerajaan, film ini tetap relevan dengan tema transformasi karakter perempuan muda di tengah ekspektasi tinggi.

Nuansa fashion, pembentukan identitas, dan dinamika mentor-mentee antara Mia dan sang nenek sangat mengingatkan pada hubungan Andy dan Miranda.

8. Becoming Jane (2007)

Mengangkat kisah awal kehidupan Jane Austen, film ini menyuguhkan perjuangan seorang perempuan cerdas melawan batasan sosial pada masanya.

Jane digambarkan sebagai sosok yang gigih, ambisius, dan berani menempuh jalan yang berbeda dari perempuan lain di abad ke-18.

Cerita tentang keinginan menulis, tekanan keluarga, dan cinta yang bertentangan dengan karier memberi gambaran kompleks tentang perempuan dan pilihan hidup.

Kekuatan naratif dan karakter utama yang kuat menjadikan film ini cocok bagi penggemar The Devil Wears Prada yang mencari inspirasi dari tokoh perempuan tangguh.

Itulah film yang mirip The Devil Wears Prada, masing-masing menghadirkan kombinasi elegan antara konflik pribadi, ambisi profesional, dan gaya visual yang memikat.

Film-film tersebut dapat menjadi pilihan menarik bagi penonton yang menyukai kisah perempuan kuat dalam dunia kerja yang penuh tantangan. (Shofia)

Baca Juga: 4 Film yang mirip On Your Wedding Day, Tidak Kalah Menarik untuk Ditonton