Konten dari Pengguna

Apakah Film Coco Kisah Nyata? Ini Faktanya

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Apakah Film Coco Kisah Nyata? | Pexels/Mike Navolta
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Apakah Film Coco Kisah Nyata? | Pexels/Mike Navolta

Film animasi Coco yang dirilis oleh Pixar pada tahun 2017 telah memikat hati jutaan penonton di seluruh dunia. Dengan cerita yang mengharukan, visual yang memukau, dan musik yang indah, banyak yang bertanya-tanya apakah film Coco kisah nyata.

Film fantasi ini juga bertabur bintang dengan suara yang mengesankan, seperti Anthony Gonzalez, Gabriel Iglesias, Gael García Bernal, Benjamin Bratt, Renée Victor. Dengan begitu, film ini meninggalkan kesan tersendiri bagi para penontonnya.

Apakah Film Coco Kisah Nyata?

Ilustrasi Apakah Film Coco Kisah Nyata? | Pexels/Ricardo Del Olmo

Apakah film Coco kisah nyata? Berdasarkan sumber dari imdb.com dan independent.co.uk, Coco adalah film fiksi yang terinspirasi dari Día de los Muertos, yang merupakan tradisi penting di Meksiko yang dirayakan setiap tanggal 1 dan 2 November.

Pada hari itu, keluarga berkumpul untuk mengenang dan menghormati arwah leluhur mereka, biasanya dengan membangun altar (ofrenda) yang dihiasi foto, bunga marigold, lilin, makanan favorit almarhum, dan benda-benda yang mereka sukai semasa hidup.

Dalam film Coco, konsep tersebut ditampilkan dengan sangat detail dan penuh makna mendalam.

Tim kreatif Pixar sendiri melakukan riset panjang untuk menciptakan Coco. Hal ini dilakukan dengan berkunjung ke berbagai kota di Meksiko, berbicara dengan penduduk lokal, melihat upacara Día de los Muertos, dan belajar tentang simbol-simbol budaya.

Simbol budaya itu antara lain: calavera (tengkorak), alebrije (makhluk roh penuh warna), dan musik tradisional, seperti mariachi. Dengan demikian, film fiksi ini tetap terasa menarik dan penuh penghormatan terhadap budaya yang menginspirasinya.

Jadi, meskipun tokoh Miguel, keluarga Rivera, Ernesto de la Cruz, dan kawan-kawan hanya ada dalam cerita fiksi, tetapi nilai-nilai tentang keluarga, warisan, impian, dan penghormatan kepada orang yang telah tiada adalah hal yang nyata di kehidupan masyarakat Meksiko.

Hal itulah yang membuat Coco terasa begitu menyentuh dan tidak asing bagi banyak penonton, bahkan di luar Meksiko sekalipun.

Film Coco tidak hanya menyajikan hiburan, tetapi juga menyampaikan banyak pesan berharga. Salah satu pelajaran terpenting yang bisa diambil penonton adalah pentingnya menghormati keluarga dan leluhur.

Meskipun setiap individu memiliki impian dan jalan hidup sendiri, setiap orang tetap terhubung dengan akar keluarga yang membentuk diri masing-masing.

Selain itu, Coco mengingatkan para penontonnya bahwa mengingat orang-orang yang telah tiada bukan berarti larut dalam kesedihan, tetapi juga merayakan kehidupan mereka dan mengenang warisan yang ditinggalkan.

Hal ini bertujuan untuk menjaga orang-orang itu “tetap hidup” dalam cerita, foto, dan kenangan yang diwariskan ke generasi berikutnya.

Terakhir, film ini juga mengajarkan tentang keberanian untuk menggapai mimpi, sekalipun mungkin perlu menghadapi penolakan atau tantangan.

Miguel tetap setia pada kecintaannya pada musik, dan melalui perjalanannya, ia tidak hanya menemukan siapa dirinya, tetapi juga memperbaiki hubungan dengan keluarganya.

Kesimpulannya, jawaban dari pertanyaan “Apakah film Coco kisah nyata?” adalah tidak, Coco bukan kisah nyata. Namun, pesan-pesan yang disampaikan sangat nyata dan relevan bagi siapa saja, dari latar belakang budaya mana pun.

Film ini mengajak setiap penonton untuk lebih menghargai keluarga, mengenal sejarah keluarga, dan tidak pernah takut untuk bermimpi. (La)

Baca: Apakah Film Bangku Kosong Kisah Nyata? Ini Penjelasannya