Konten dari Pengguna

Karakter One Piece yang Mati di Wano dan Dampaknya

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi karakter One Piece yang mati di Wano. Foto: Pexels.com/Nathan J Hilton
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi karakter One Piece yang mati di Wano. Foto: Pexels.com/Nathan J Hilton

Karakter One Piece yang mati di Wano menjadi salah satu bagian paling emosional dalam saga besar ini.

Wano Arc memperlihatkan pertarungan sengit yang memakan banyak korban dari pihak samurai, bajak laut, hingga penduduk sipil.

Kehilangan karakter-karakter penting di tengah peperangan besar ini menunjukkan bahwa cerita One Piece mulai memasuki fase akhir yang lebih kelam.

Karakter One Piece yang Mati di Wano

Ilustrasi karakter One Piece yang mati di Wano. Foto: Pexels.com/Gusti Mega

Karakter One Piece yang mati di Wano menandai pergeseran besar dalam narasi dan dampak emosional bagi penggemar. Berikut adalah daftar karakter beserta penjelasan detail kematiannya, dikutip dari proxymitejapon.com.

1. Kurozumi Orochi

Kematian Kurozumi Orochi menjadi momen penting dalam Arc Wano karena menggambarkan jatuhnya kekuasaan tirani yang telah menyiksa rakyat selama puluhan tahun.

Sebagai penguasa Wano yang licik dan kejam, Orochi bersekutu dengan Kaido demi mempertahankan kekuasaannya dan mengorbankan banyak nyawa tak bersalah.

Berkat kemampuan Buah Iblis Hebi Hebi no Mi, model Yamata no Orochi, ia dapat bertahan dari berbagai upaya pembunuhan dengan memiliki delapan kepala.

Namun, pada akhirnya, Denjiro berhasil menghabisinya dengan tebasan terakhir setelah berkali-kali bangkit dari kematian.

2. Kurozumi Kanjuro

Kanjuro menjadi pengkhianat terbesar dalam cerita Wano setelah identitasnya sebagai anggota klan Kurozumi terungkap.

Ia berpura-pura menjadi pengikut setia Kozuki Oden dan ikut bersama Akazaya Nine dalam perjalanan waktu, padahal sebenarnya ia menjadi mata-mata Orochi selama bertahun-tahun.

Ketika pertempuran di Onigashima pecah, Kanjuro menciptakan serangan terakhir dengan menggambar makhluk bernama Kazenbo untuk membumihanguskan kastil.

Sebelum serangan itu berhasil, ia ditusuk secara fatal oleh Kin’emon, namun masih sempat menjalankan rencananya hingga akhirnya tewas karena kehabisan tenaga.

3. Ashura Doji

Ashura Doji adalah salah satu samurai terkuat dari Akazaya Nine yang tetap tinggal di masa lalu saat rekan-rekannya dikirim ke masa depan.

Ia kemudian hidup sebagai bandit dengan nama Shutenmaru sebelum kembali membantu perjuangan untuk merebut Wano dari Kaido dan Orochi.

Saat Kanjuro menciptakan ilusi Kozuki Oden untuk memecah belah para samurai, Ashura menjadi satu-satunya yang menyadari tipu muslihat itu.

Dalam upaya menyelamatkan rekan-rekannya dari ledakan bom yang disembunyikan dalam tubuh tiruan Oden, Ashura Doji tewas secara heroik.

4. Izo

Izo, mantan komandan Divisi 16 Bajak Laut Shirohige, kembali ke Wano demi membalas kematian Kozuki Oden dan melindungi adiknya, Kikunojo. Dalam pertempuran sengit di Onigashima, Izo berhadapan langsung dengan agen CP0 bernama Maha.

Meski tubuhnya telah terluka parah, Izo berhasil menembak Maha hingga jatuh bersamanya. Kematian Izo sangat menyentuh karena ia memilih untuk kembali ke tanah kelahirannya dan mengorbankan nyawa demi kehormatan serta keluarga.

5. Shimotsuki Yasuie

Yasuie, mantan daimyo dari Hakumai, dikenal dengan nama Tonoyasu saat menyamar dan hidup di Kota Ebisu. Ia berpura-pura sebagai warga biasa yang terkena dampak buah SMILE dan selalu tertawa untuk menyembunyikan penderitaannya.

Ketika Orochi mulai mencurigai adanya pemberontakan, Yasuie menyerahkan diri dan mengaku sebagai dalang penyebar simbol pemberontakan demi melindungi rencana asli Akazaya Nine.

Ia dieksekusi di depan umum, namun kematiannya membakar semangat rakyat Wano untuk memberontak dan mengenang pengorbanannya sebagai pahlawan sejati.

6. Maha

Maha adalah agen rahasia dari CP0 yang ikut terjun dalam konflik Onigashima bersama rekannya.

Ia terlibat dalam beberapa pertempuran melawan X Drake, Apoo, dan para pejuang Mink sebelum akhirnya berhadapan langsung dengan Izo.

Meskipun kuat dan terlatih, Maha tidak mampu mengalahkan Izo yang sudah dalam kondisi terluka, dan keduanya gugur dalam pertarungan tersebut.

Kematian Maha menunjukkan bahwa pertempuran di Wano melibatkan pertaruhan nyawa dari semua pihak, termasuk agen rahasia Dunia Pemerintah.

Secara keseluruhan, karakter One Piece yang mati di Wano memberikan lapisan emosional yang dalam dan memperkuat narasi tentang pengorbanan demi kebebasan.

Wano menjadi salah satu arc paling tragis dengan daftar kematian yang berdampak besar bagi keseluruhan cerita. (Khoirul)

Baca Juga: Karakter Utama The Shiunji Family Children dan Perannya dalam Cerita