Konten dari Pengguna

Kenapa Luffy Tidak Menjadi Shichibukai? Ini Alasan Sang Kapten Topi Jerami

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi Kenapa Luffy tidak menjadi Shichibukai. Foto: Pixabay.com/neogeoz
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Kenapa Luffy tidak menjadi Shichibukai. Foto: Pixabay.com/neogeoz

Kenapa Luffy tidak menjadi Shichibukai adalah pertanyaan menarik yang muncul di kalangan penggemar One Piece khususnya sang kapten topi jerami, sejak sistem tersebut pertama kali diperkenalkan dalam cerita.

Banyak bajak laut kuat pernah bergabung sebagai Shichibukai dengan berbagai motif dan latar belakang yang rumit.

Luffy, sebagai karakter utama dalam One Piece, justru memiliki posisi yang berseberangan dengan sistem ini sejak awal perjalanannya di Grand Line.

Kenapa Luffy Tidak Menjadi Shichibukai

Ilustrasi Kenapa Luffy tidak menjadi Shichibukai. Foto: Pixabay.com/CHIDORI_999

Kenapa Luffy tidak menjadi Shichibukai? Jawabannya terletak pada nilai-nilai hidup yang dipegang teguh oleh Luffy sejak awal cerita.

Dikutip dari screenrant.com, Luffy adalah bajak laut yang menjunjung tinggi kebebasan, dan tidak pernah memiliki niat sedikit pun untuk bekerja sama dengan Pemerintah Dunia.

Sementara sistem Shichibukai dirancang untuk memberi kekuasaan kepada bajak laut tertentu sebagai alat Pemerintah Dunia dalam menjaga stabilitas maritim.

Bergabung dengan sistem tersebut berarti tunduk pada otoritas yang selama ini justru menjadi musuh ideologis Luffy.

Banyak Shichibukai seperti Mihawk, Crocodile, hingga Buggy menerima posisi itu karena alasan pragmatis, seperti perlindungan hukum, kekuasaan tambahan, atau kesempatan untuk menjalankan rencana tersembunyi tanpa gangguan.

Sebaliknya, Luffy sejak awal telah berkonflik langsung dengan simbol-simbol kekuasaan Pemerintah Dunia, seperti Enies Lobby, Impel Down, hingga Marineford.

Ia bahkan secara terbuka membantu Nico Robin, seorang buronan kelas dunia, serta berteman dengan Revolusioner seperti Sabo dan memiliki ayah yang merupakan musuh utama Pemerintah Dunia, Monkey D. Dragon.

Luffy juga dikenal sebagai sosok yang tidak dapat dikendalikan dan menolak semua bentuk hierarki kekuasaan yang membatasi kebebasannya.

Walaupun memiliki kekuatan luar biasa dan pengaruh besar terhadap dunia, sifatnya yang impulsif dan anti-otoritas membuatnya tidak cocok menjadi alat politik seperti para Shichibukai lainnya.

Bahkan jika Pemerintah Dunia menawarkan posisi tersebut, kemungkinan besar ia akan menolaknya mentah-mentah.

Selain itu, secara naratif, menjadikan Luffy sebagai Shichibukai akan bertentangan dengan perannya sebagai protagonis dalam kisah pemberontakan terhadap ketidakadilan global.

Dalam cerita One Piece, Luffy bukan hanya petarung, tetapi juga simbol perlawanan terhadap sistem busuk dan korup.

Shichibukai, yang identik dengan kompromi moral, bertolak belakang dengan semangat kebebasan yang dibawa Luffy ke setiap pulau yang ia singgahi.

Itulah alasan utama kenapa Luffy tidak menjadi Shichibukai meskipun kekuatannya jauh melampaui beberapa anggota sistem tersebut.

Posisinya sebagai lawan utama ketidakadilan justru membuat keberadaannya lebih besar dari sekadar gelar formal seperti Shichibukai. (Khoirul)

Baca Juga: Kenapa Luffy Bisa Mendengar Suara Zunesha? Ternyata Ini Alasannya