Sinopsis The Rhythm Section, Film Action-Thriller Blake Lively yang Penuh Dendam

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sinopsis The Rhythm Section menyoroti perjalanan kelam seorang perempuan yang bertekad membalas kematian keluarganya. Dibumbui aksi dan emosi, film ini menyimpan kisah yang gelap dan menegangkan.
Ceritanya diangkat ke dalam sebuah film aksi-thriller tahun 2020 oleh sutradara Reed Morano. Di sini, Blake Lively tampil sebagai Stephanie Patrick bersama Jude Law dan Sterling K. Brown dalam peran penting.
Meski film ini sempat merugi dan tak begitu populer di masanya, penampilan Blake Lively serta alur balas dendamnya yang emosional tetap menarik untuk disimak ulang, terutama bagi pencinta genre aksi kelam.
Sinopsis The Rhythm Section
Menurut imdb.com, sinopsis The Rhythm Section mengikuti Stephanie Patrick, wanita yang hidupnya runtuh usai kehilangan seluruh keluarganya dalam crash pesawat yang ternyata bukan kecelakaan biasa.
Tiga tahun setelah tragedi itu, Stephanie menjadi pecandu narkoba dan hidup sebagai pekerja seks di London. Seorang jurnalis bernama Keith Proctor mendekatinya dengan informasi mencurigakan.
Proctor meyakini bahwa pesawat itu diledakkan oleh teroris dan pemerintah menutupinya. Stephanie pun keluar dari lingkungan gelapnya dan mulai menyelidiki kebenaran di balik tragedi tersebut.
Ia menelusuri seorang mahasiswa teknik bernama Reza yang diduga membuat bom. Namun saat hendak membunuhnya di kampus, Stephanie ragu dan justru Reza mencuri tas dokumen pentingnya.
Tak lama, Proctor ditemukan tewas—meninggalkan catatan berisi petunjuk tentang eks agen MI6, Iain Boyd, di Skotlandia. Boyd inilah yang akhirnya melatih Stephanie menjadi pembunuh profesional.
Menggunakan identitas palsu Petra Reuter, ia pergi ke Madrid dan bekerja sama dengan Marc Serra, mantan agen CIA. Ia memburu satu per satu dalang pemboman, termasuk orang yang menyewa Reza.
Setelah mengetahui bahwa Reza adalah U-17, ia membiarkan bom meledak bersama Reza di dalamnya. Namun belakangan ia sadar bahwa Serra-lah dalang utama yang memanfaatkannya sebagai alat.
Stephanie pun menghabisi Serra. Lalu, ketika Boyd memperingati bahayanya sebagai Petra, Stephanie menegaskan identitasnya: ia bukan “Petra” si alat—namun "Stephanie" dengan lukanya.
Itulah sinopsis The Rhythm Section, film action-thriller penuh dendam yang dibintangi Blake Lively. Kisah tersebut cocok bagi penonton yang menyukai drama aksi dengan tokoh utama perempuan yang tangguh. (NF)
Baca juga: Sinopsis Ballerina Netflix, Film Action-Thriller Korea Selatan Tahun 2023
