Konten dari Pengguna

Soundtrack Film Sore: Istri dari Masa Depan yang Menggetarkan Emosi

Sinema Update

Sinema Update

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.

·waktu baca 7 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Ilustrasi soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan. Foto: Pixabay.com/Gigxels
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan. Foto: Pixabay.com/Gigxels

Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan menjadi elemen penting yang memperdalam suasana emosional dari kisah perjalanan waktu yang dialami Jonathan.

Film ini bercerita tentang seorang pria muda yang hidupnya berubah total ketika seorang perempuan misterius mengaku sebagai istrinya dari masa depan datang dan menuntunnya untuk mengubah gaya hidupnya.

Kedatangan Sore membawa pesan besar tentang nasib, pilihan hidup, serta pertemuan masa lalu dan masa depan yang tidak bisa dihindari. Konflik dalam film ini semakin kuat karena dibungkus dengan visual yang intim dan musik yang emosional.

Soundtrack Film Sore: Istri dari Masa Depan

Ilustrasi soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan. Foto: Pixabay.com/cegoh

Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan disusun secara matang dan menampilkan musisi-musisi ternama yang punya gaya khas dan kuat dalam menyampaikan emosi lewat musik.

Dikutip dari laman imdb.com, film ini menceritakan bagaimana Jonathan dipaksa untuk menata ulang hidupnya setelah didatangi oleh seseorang yang tahu persis tentang dirinya, termasuk masa depan yang mengancam.

Perjalanan Jonathan bersama Sore memperlihatkan sisi rapuh seorang manusia ketika dihadapkan pada kenyataan yang sulit dipercaya namun tak bisa ditolak.

Dari titik inilah musik berperan menjadi penghubung antara perubahan emosional tokoh dan suasana batin penonton.

Berikut adalah deretan lagu yang digunakan dalam film Sore: Istri dari Masa Depan yang masing-masing memiliki makna dan pengaruh tersendiri dalam alur film.

1. Hingga Ujung Waktu – Sheila on 7

Lagu ini adalah salah satu karya legendaris dari band pop rock ternama, Sheila on 7. Komposisinya dibuat oleh Eros Chandra dan hak distribusinya berada di bawah Sony Music Entertainment.

Lagu ini digunakan sebagai penutup film yang memberikan kesan harapan dan ketulusan cinta, bahkan ketika waktu dan ruang memisahkan.

Suasana emosional yang dihadirkan lagu ini sangat cocok untuk menutup kisah Jonathan dan Sore, memberikan penonton momen perenungan yang mendalam tentang waktu, pilihan, dan cinta abadi. Berikut lirik lagunya:

Serapuh kelopak sang mawar

Yang disapa badai berselimutkan gontai

Saat aku menahan sendiri

Diterpa dan luka oleh senja

Semegah sang mawar dijaga

Matahari pagi bermahkotakan embun

Saat engkau ada disini

Dan pekat pun berakhir sudah

Akhirnya aku menemukanmu

Saat ku bergelut dengan waktu

Beruntung aku menemukanmu

Jangan pernah berhenti memilikiku

Hingga ujung waktu

Setenang hamparan Samudra

Dan tuan burung camar

Tak kan henti bernyanyi

Saat aku berakhayal denganmu

Dan berjanji pun terukir sudah

Jika kau menjadi istriku nanti

Pahami aku saat menangis

Saat kau menjadi istriku nanti

Jangan pernah berhenti memilikiku

Hingga hujung waktu

Jika kau menjadi istriku nanti

Pahami aku saat menangis

Saat kau menjadi istriku nanti

Jangan pernah berhenti memilikiku

Hingga hujung waktu

2. Forget Jakarta – Adhitia Sofyan

Lagu ini dibawakan dan dikomposisi oleh Adhitia Sofyan, musisi folk-pop yang dikenal dengan nuansa akustik melankolis.

Lagu ini juga diproduseri oleh Adhitia Sofyan sendiri, memperlihatkan konsistensi karakter musikal yang intim dan personal.

Forget Jakarta hadir di momen saat Jonathan mulai meragukan hidup yang ia jalani dan mempertanyakan makna dari keputusan-keputusan masa lalu. Berikut lirik lagunya:

I'm waiting in line to get to where you are

Hope floats up high along the way

I forget Jakarta

All the friendly faces in disguise

This time, I'm closing down this fairytale

And I put all my heart to get to where you are

Maybe it's time to move away

I forget Jakarta

And all the empty promises will fall

This time, I'm gone to where this journey ends

Shoreline Mafia “ROCKIN”

But if you stay, I will stay

Even though the town's not what it used to be

And pieces of your life you try to recognize

All went down

I travel the world to get to where you are

Strangers I met along the way

You forget Jakarta

Leaving all the lunacy behind

This time give me back my sanity

Yeah I'm still on my way to get to where you are

Try to let go the things I knew

We'll forget Jakarta

Promise that we'll never look behind

Tonight, we're gone to where this journey ends

And all the pictures that you try to loose

Will follow you behind like ghosts do

And all the lies you try to keep

Have fall behind to catch you even more

3. Pancarona – Barasuara

Pancarona merupakan karya dari grup musik Barasuara yang dikenal dengan perpaduan rock, pop, dan elemen tradisional yang eksplosif. Lagu ini dikomposisi oleh Iga Massardi dan dirilis di bawah label Massive Music Entertainment.

Dalam film, Pancarona muncul di fase perubahan drastis dalam kehidupan Jonathan, mencerminkan dinamika batin serta benturan antara keinginan pribadi dan takdir masa depan.

Energi dan kompleksitas aransemen lagu ini menyampaikan semangat perlawanan dan krisis identitas yang dialami tokoh utama. Berikut lirik lagunya:

Melarutkan anganku

Hati yang meninggalkanmu

Membiru, membisu

Mereka lambat laun

Kan merasa tak kuasa

Menahan geram batinmu

Angkasa, samudra

Terhampar jawaban

Kau mulai meragu akan isi hatimu

Pancarona

Segala perubahan dan ketidakpastian

Pancarona

Kesunyian melagukan kerinduan

Kesepian, melankolia

Kesunyian melagukan kerinduan

Kesepian, melankolia

Jangan kau meragu

Jangan kau meragu

Jangan kau meragu

Kau mulai meragu akan isi hatimu

Pancarona

Segala perubahan dan ketidakpastian

Pancarona

Jauh berlari dari apa yang kau cari

Pancarona

Lekaslah pulang

4. Terbuang dalam Waktu – Barasuara

Lagu ini ditulis dan diaransemen oleh Gerald Situmorang, dengan lirik hasil kolaborasi antara Asteriska dan Iga Massardi. Lagu ini juga dirilis melalui Massive Music Entertainment.

Dengan aransemen yang dinamis dan progresif, lagu ini menciptakan ketegangan sekaligus refleksi yang mendalam tentang keterbatasan manusia dalam mengontrol waktu dan takdir. Berikut lirik lagunya:

Teringat seru suaramu

Menepis keraguan

Namun dewasa mengubah

Cara pandang dan keikhlasan

Bersaut dan bergulat

Terperai-perai menghilang

Perih yang terasa

Sakit yang tak sirna

Harapan akankah ada

Berputar arah

Angan tenggelam dalam kabut dan amarah

Luka terkuak dan menggebu tanpa arah

Tangis yang terbendung

Terbuang dalam waktu

Yang meluruh

Perih yang terasa

Sakit yang tak sirna

Harapan akankah ada

Berubah

Melihatmu bersemi dan bermekaran

Tawa candamu berikan kekuatan

Sisa hariku pagi berganti waktu

Memelukmu

Kita kan tua dan kehilangan pegangan

Lihat senyummu memberikan kekuatan

Sisa nafasku cinta tak kenal waktu

Menjagamu

5. Gaze – Adhitia Sofyan

Lagu ini merupakan karya penuh dari Adhitia Sofyan sebagai penyanyi, komposer, produser, dan arranger.

Sentuhan instrumental yang lembut dan lirik yang jujur membuat lagu ini menjadi titik balik emosional dalam film, mempertegas bahwa perasaan dapat tumbuh bahkan dalam keadaan paling tak terduga. Berikut lirik lagunya:

Stay a while

I’m gazing the way you move from far

Never look back since then

I wont have to wander the woods again

Stay a while

I’m watching the story goes so far

Only a little while It seems

Fits right in to my head but then

Lights go down curtain falls

That’s how this story ends

As the day passes by

I knew that this gaze was long overdue

Stay a while still gazing the way you move from far

I’m taking it harder now I know

Shows coming to an end it seems

Stay a while I’m taking my final gaze you see

Gonna look back this time I will

wander the woods again my dear

Lights go down curtain falls

That’s how this story ends

As the day passes by

I knew that this gaze was long overdue

Night will fall you see the city glows again

You see the morning comes to soon

That’s how the circle goes around

Here and there always a story from somewhere

Always another line to say

No I won’t stay along this line

Of broken pieces lying somewhere

Stay a while

I’m gazing the way you move from far

Never look back since then yeah

Won't have to wander the woods again

Stay a while

I’m watching the story goes so far

Only a little while It seems

Fits right in to my head but then

Lights go down curtain falls

That’s how this story ends

As the day passes by

I knew that this gaze was long overdue

I'll do it all again

Setiap lagu dalam soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan tak hanya mengisi ruang suara dalam film, tetapi berfungsi sebagai jembatan emosional antara narasi dan penonton.

Musik membantu menyampaikan konflik batin, perubahan karakter, serta makna dari setiap peristiwa yang dialami. Penutup dari film ini juga menandai perjalanan emosional karakter secara menyeluruh dan mendalam. (Shofia)

Baca Juga: Sore: Istri dari Masa Depan Tayang sampai Kapan? Ini Jawabannya