Soundtrack Film Sore: Istri dari Masa Depan yang Menggetarkan Emosi

Menyajikan informasi terkini seputar dunia sinema, mulai dari series, drakor, film, dan masih banyak lagi.
·waktu baca 7 menit
Tulisan dari Sinema Update tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan menjadi elemen penting yang memperdalam suasana emosional dari kisah perjalanan waktu yang dialami Jonathan.
Film ini bercerita tentang seorang pria muda yang hidupnya berubah total ketika seorang perempuan misterius mengaku sebagai istrinya dari masa depan datang dan menuntunnya untuk mengubah gaya hidupnya.
Kedatangan Sore membawa pesan besar tentang nasib, pilihan hidup, serta pertemuan masa lalu dan masa depan yang tidak bisa dihindari. Konflik dalam film ini semakin kuat karena dibungkus dengan visual yang intim dan musik yang emosional.
Soundtrack Film Sore: Istri dari Masa Depan
Soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan disusun secara matang dan menampilkan musisi-musisi ternama yang punya gaya khas dan kuat dalam menyampaikan emosi lewat musik.
Dikutip dari laman imdb.com, film ini menceritakan bagaimana Jonathan dipaksa untuk menata ulang hidupnya setelah didatangi oleh seseorang yang tahu persis tentang dirinya, termasuk masa depan yang mengancam.
Perjalanan Jonathan bersama Sore memperlihatkan sisi rapuh seorang manusia ketika dihadapkan pada kenyataan yang sulit dipercaya namun tak bisa ditolak.
Dari titik inilah musik berperan menjadi penghubung antara perubahan emosional tokoh dan suasana batin penonton.
Berikut adalah deretan lagu yang digunakan dalam film Sore: Istri dari Masa Depan yang masing-masing memiliki makna dan pengaruh tersendiri dalam alur film.
1. Hingga Ujung Waktu – Sheila on 7
Lagu ini adalah salah satu karya legendaris dari band pop rock ternama, Sheila on 7. Komposisinya dibuat oleh Eros Chandra dan hak distribusinya berada di bawah Sony Music Entertainment.
Lagu ini digunakan sebagai penutup film yang memberikan kesan harapan dan ketulusan cinta, bahkan ketika waktu dan ruang memisahkan.
Suasana emosional yang dihadirkan lagu ini sangat cocok untuk menutup kisah Jonathan dan Sore, memberikan penonton momen perenungan yang mendalam tentang waktu, pilihan, dan cinta abadi. Berikut lirik lagunya:
Serapuh kelopak sang mawar
Yang disapa badai berselimutkan gontai
Saat aku menahan sendiri
Diterpa dan luka oleh senja
Semegah sang mawar dijaga
Matahari pagi bermahkotakan embun
Saat engkau ada disini
Dan pekat pun berakhir sudah
Akhirnya aku menemukanmu
Saat ku bergelut dengan waktu
Beruntung aku menemukanmu
Jangan pernah berhenti memilikiku
Hingga ujung waktu
Setenang hamparan Samudra
Dan tuan burung camar
Tak kan henti bernyanyi
Saat aku berakhayal denganmu
Dan berjanji pun terukir sudah
Jika kau menjadi istriku nanti
Pahami aku saat menangis
Saat kau menjadi istriku nanti
Jangan pernah berhenti memilikiku
Hingga hujung waktu
Jika kau menjadi istriku nanti
Pahami aku saat menangis
Saat kau menjadi istriku nanti
Jangan pernah berhenti memilikiku
Hingga hujung waktu
2. Forget Jakarta – Adhitia Sofyan
Lagu ini dibawakan dan dikomposisi oleh Adhitia Sofyan, musisi folk-pop yang dikenal dengan nuansa akustik melankolis.
Lagu ini juga diproduseri oleh Adhitia Sofyan sendiri, memperlihatkan konsistensi karakter musikal yang intim dan personal.
Forget Jakarta hadir di momen saat Jonathan mulai meragukan hidup yang ia jalani dan mempertanyakan makna dari keputusan-keputusan masa lalu. Berikut lirik lagunya:
I'm waiting in line to get to where you are
Hope floats up high along the way
I forget Jakarta
All the friendly faces in disguise
This time, I'm closing down this fairytale
And I put all my heart to get to where you are
Maybe it's time to move away
I forget Jakarta
And all the empty promises will fall
This time, I'm gone to where this journey ends
Shoreline Mafia “ROCKIN”
But if you stay, I will stay
Even though the town's not what it used to be
And pieces of your life you try to recognize
All went down
I travel the world to get to where you are
Strangers I met along the way
You forget Jakarta
Leaving all the lunacy behind
This time give me back my sanity
Yeah I'm still on my way to get to where you are
Try to let go the things I knew
We'll forget Jakarta
Promise that we'll never look behind
Tonight, we're gone to where this journey ends
And all the pictures that you try to loose
Will follow you behind like ghosts do
And all the lies you try to keep
Have fall behind to catch you even more
3. Pancarona – Barasuara
Pancarona merupakan karya dari grup musik Barasuara yang dikenal dengan perpaduan rock, pop, dan elemen tradisional yang eksplosif. Lagu ini dikomposisi oleh Iga Massardi dan dirilis di bawah label Massive Music Entertainment.
Dalam film, Pancarona muncul di fase perubahan drastis dalam kehidupan Jonathan, mencerminkan dinamika batin serta benturan antara keinginan pribadi dan takdir masa depan.
Energi dan kompleksitas aransemen lagu ini menyampaikan semangat perlawanan dan krisis identitas yang dialami tokoh utama. Berikut lirik lagunya:
Melarutkan anganku
Hati yang meninggalkanmu
Membiru, membisu
Mereka lambat laun
Kan merasa tak kuasa
Menahan geram batinmu
Angkasa, samudra
Terhampar jawaban
Kau mulai meragu akan isi hatimu
Pancarona
Segala perubahan dan ketidakpastian
Pancarona
Kesunyian melagukan kerinduan
Kesepian, melankolia
Kesunyian melagukan kerinduan
Kesepian, melankolia
Jangan kau meragu
Jangan kau meragu
Jangan kau meragu
Kau mulai meragu akan isi hatimu
Pancarona
Segala perubahan dan ketidakpastian
Pancarona
Jauh berlari dari apa yang kau cari
Pancarona
Lekaslah pulang
4. Terbuang dalam Waktu – Barasuara
Lagu ini ditulis dan diaransemen oleh Gerald Situmorang, dengan lirik hasil kolaborasi antara Asteriska dan Iga Massardi. Lagu ini juga dirilis melalui Massive Music Entertainment.
Dengan aransemen yang dinamis dan progresif, lagu ini menciptakan ketegangan sekaligus refleksi yang mendalam tentang keterbatasan manusia dalam mengontrol waktu dan takdir. Berikut lirik lagunya:
Teringat seru suaramu
Menepis keraguan
Namun dewasa mengubah
Cara pandang dan keikhlasan
Bersaut dan bergulat
Terperai-perai menghilang
Perih yang terasa
Sakit yang tak sirna
Harapan akankah ada
Berputar arah
Angan tenggelam dalam kabut dan amarah
Luka terkuak dan menggebu tanpa arah
Tangis yang terbendung
Terbuang dalam waktu
Yang meluruh
Perih yang terasa
Sakit yang tak sirna
Harapan akankah ada
Berubah
Melihatmu bersemi dan bermekaran
Tawa candamu berikan kekuatan
Sisa hariku pagi berganti waktu
Memelukmu
Kita kan tua dan kehilangan pegangan
Lihat senyummu memberikan kekuatan
Sisa nafasku cinta tak kenal waktu
Menjagamu
5. Gaze – Adhitia Sofyan
Lagu ini merupakan karya penuh dari Adhitia Sofyan sebagai penyanyi, komposer, produser, dan arranger.
Sentuhan instrumental yang lembut dan lirik yang jujur membuat lagu ini menjadi titik balik emosional dalam film, mempertegas bahwa perasaan dapat tumbuh bahkan dalam keadaan paling tak terduga. Berikut lirik lagunya:
Stay a while
I’m gazing the way you move from far
Never look back since then
I wont have to wander the woods again
Stay a while
I’m watching the story goes so far
Only a little while It seems
Fits right in to my head but then
Lights go down curtain falls
That’s how this story ends
As the day passes by
I knew that this gaze was long overdue
Stay a while still gazing the way you move from far
I’m taking it harder now I know
Shows coming to an end it seems
Stay a while I’m taking my final gaze you see
Gonna look back this time I will
wander the woods again my dear
Lights go down curtain falls
That’s how this story ends
As the day passes by
I knew that this gaze was long overdue
Night will fall you see the city glows again
You see the morning comes to soon
That’s how the circle goes around
Here and there always a story from somewhere
Always another line to say
No I won’t stay along this line
Of broken pieces lying somewhere
Stay a while
I’m gazing the way you move from far
Never look back since then yeah
Won't have to wander the woods again
Stay a while
I’m watching the story goes so far
Only a little while It seems
Fits right in to my head but then
Lights go down curtain falls
That’s how this story ends
As the day passes by
I knew that this gaze was long overdue
I'll do it all again
Setiap lagu dalam soundtrack film Sore: Istri dari Masa Depan tak hanya mengisi ruang suara dalam film, tetapi berfungsi sebagai jembatan emosional antara narasi dan penonton.
Musik membantu menyampaikan konflik batin, perubahan karakter, serta makna dari setiap peristiwa yang dialami. Penutup dari film ini juga menandai perjalanan emosional karakter secara menyeluruh dan mendalam. (Shofia)
Baca Juga: Sore: Istri dari Masa Depan Tayang sampai Kapan? Ini Jawabannya
