Konten dari Pengguna

Langsung Tidur Setelah Makan, Dapat Menyebabkan Kegemukan

Sirat Hendrawan

Sirat Hendrawan

Seorang mahasiswa universitas pamulang Prodi sastra Indonesia yang meyukai dunia sepakbola

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sirat Hendrawan tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto : Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Foto : Pexels.com

Hal ini sering terjadi tanpa kita sadari di setiap orang, Kegemukan atau dalam istilah kesehatan sering disebut dengan obesitas merupakan masalah yang sering kita hadapi dikesehatan. Orang yang gemuk dapat memiliki berbagai penyakit tubuh, seperti penyakit jantung, tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes, dan sistem pencernaan yang tidak baik. Maka dari itu, obesitas perlu di tanggani sesegera mungkin. Lalu apa saja sih yang memyebabakan kegemukan? Atau bagaimana cara kita mengatasi kegemukan itu sendiri?

Orang yang gemuk memiliki berat badan yang melebihi batas normal berat badan menusia pada umumnya. Ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang mengalami kegemukan diantaranya Penyebab utama lemak berlebih di dalam tubuh karena asupan kalori lebih banyak dibandingkan jumlah kalori yang dibakar, riwayat keluarga kandung dengan obesitas. Sedentary lifestyle, seperti jarang berolahraga dan menghabiskan hari tanpa berkegiatan, mengonsumsi makanan tinggi gula dan lemak secara berlebih. Efek samping obat-obatan tertentu, seperti antidepresan, steroid, dan obat diabetes.

Foto : Pexels.com

Kebiasaan begadang, Begadang mengakibatkan produksi hormon pengatur rasa lapar, yaitu ghrelin dan leptin menjadi tidak seimbang. Kondisi ini membuat tubuh merasa lapar hingga konsumsi makanan menjadi tidak terkontrol. Konsumsi alkohol berlebih yang dapat memengaruhi produksi hormon pengatur rasa lapar serta memicu asupan glukosa berlebih, yang dapat mengakibatkan terjadinya penumpukan lemak pada perut. Stres yang membuat produksi hormon kortisol meningkat sehingga memengaruhi metabolisme tubuh

Selain itu, beberapa tindakan medis yang dilakukan oleh dokter untuk mengatasi obesitas adalah sebagai berikut:

Foto : Pexels.com
  • Meresepkan obat-obatan tertentu untuk membantu menurunkan berat badan, seperti orlistat dan liraglutide.

  • Balon intragastrik, yaitu tindakan medis yang dilakukan dengan meletakkan balon kecil berisi air di dalam perut. Hal ini bertujuan untuk mengurangi ruang kosong pada perut sehingga pasien akan mudah merasa kenyang dan makan dalam porsi lebih sedikit.

  • Bedah bariatrik, yaitu prosedur bedah yang dilakukan dengan memotong organ lambung untuk memperbaiki metabolisme tubuh serta menurunkan berat badan.

Cara mencegah utamanya dilakukan dengan menerapkan pola hidup sehat, seperti:

Foto : Pexels.com
  • Rutin berolahraga, mengonsumsi makanan sehat dengan gizi seimbang.

  • Membaca buku, melakukan diet untuk menjaga berat badan ideal. Membatasi konsumsi makanan tinggi lemak dan gula, tidur yang cukup.