8 Cara Ini Terbukti Ampuh Mencegah Infeksi Saluran Kemih bagi Ibu Hamil

Mahasiswa FK UIN Jakarta
Tulisan dari SITI LUTFI UMMU HABIBAH AZ ZAHRA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Halo moms! Apa kabar, kali ini kita bahas tentang infeksi saluran kemih yuk. Apakah moms mengetahui infeksi saluran kemih itu apa?. Jadi Infeksi Saluran Kemih (ISK) merupakan infeksi pada bagian manapun dari sistem kemih seperti ginjal, ureter, kandung kemih, maupun uretra. Namun sebagian besar infeksi ini melibatkan saluran kemih bagian bawah, oleh karena itu tidak heran pada sebagian ibu hamil yang mengalami ISK sering merasa nyeri pada perut bagian bawah. Nah tahukah moms kalau wanita itu memiliki risiko lebih besar mengalami ISK dibandingkan pria lho, terutama pada ibu hamil. Ibu hamil rentan mengalami ISK, karena menurut American Family Physician peningkatan risiko ISK pada ibu hamil dimulai pada usia kehamilan minggu ke-6 dan mencapai puncaknya selama minggu ke-22 hingga ke-24
Lalu apa sih faktor penyebabnya? kira-kira moms tahu tidak nih? Yah benar sekali, paling sering ISK ini disebabkan karena bakteri yaitu bakteriuria asimtomatik. Jika bakteriuria asimtomatik ini tidak diobati segera pada kehamilan, maka tingkat mengalami ISK berulang sekitar 25%.
Tetapi moms tidak perlu khawatir, ISK ini dapat dicegah lho.
Ada ibu hamil yang mungkin melakukan segalanya dengan benar dan masih mengalami infeksi saluran kemih selama kehamilan, tetapi moms dapat mengurangi kemungkinannya dengan melakukan hal berikut ini ya:
1. Minum 6-8 gelas air setiap hari secara teratur.
Jadi menurut JAMA Internal Medicine dengan minum air cukup, menyebabkan buang air kecil lebih banyak, nah ini bisa membantu membersihkan kandung kemih dan uretra.
2. Konsumsi Vitamin C (250-500 mg)
Vitamin C ini untuk membantu melawan infeksi.
3. Hindari menahan buang air kecil ya moms
Jika moms tidak mengosongkan kandung kemih secara teratur, maka akan mengakibatkan bakteri bertahan dan berkembang biak di kandung kemih.
4. Setelah buang air kecil, pastikan moms membersihkan kemaluan dari depan ke belakang.
Mulai menyeka dari vagina lalu ke bokong, dan moms jangan lupa setelah membersihkan kemaluan keringkan menggunakan tissu
5. Hindari sabun kewanitaan yang beraroma dan keras
Moms bisa memilih sabun yang lebih lembut, karena produk yang beraroma dan mengandung lebih banyak busa tidak baik bagi vagina
6. Ganti pakaian dalam setiap hari.
Malasnya moms untuk mengganti pakaian dalam setiap hari bisa memicu infeksi saluran kemih lho moms, karena pakaian dalam yang jarang diganti akan menjadi tempat sempurna untuk bakteri
7. Hindari memakai celana dalam yang terlalu ketat.
8. Kenakan pakaian dalam dengan bahan yang mudah menyerap keringat seperti katun
Kain yang membuat vagina lembap bisa membuat bakteri lebih cepat untuk berkembang biak
Lalu bagaimana sih gejala ISK ketika hamil ?. Yuk, moms kita kenali Infeksi Saluran Kemih (ISK) dengan gejala berikut ini :
Saat buang air kecil moms akan merasa nyeri atau terbakar (tidak nyaman)
Buang air kecil lebih sering dari biasanya
Terdapat darah atau lendir dalam urine
Merasa keram atau nyeri di perut bagian bawah
Ketika berhubungan seksual merasa nyeri
Demam, menggigil, dan berkeringat
Selalu bangun dari tidur untuk buang air kecil
Perubahan jumlah urine moms akan lebih banyak atau bisa juga malah lebih sedikit
Urine yang terlihat keruh, dan berbau busuk
Terdapat nyeri tekan di area kandung kemih
Ketika bakteri sudah menyebar ke ginjal, moms mungkin mengalami sakit punggung, kedinginan, demam, mual, dan bahkan muntah.
Apakah moms mengalami salah satu gejala di atas? Bila moms mengalami salah satu gejala di atas segera konsultasikan kepada dokter ya, semoga moms dan baby selalu sehat
Sumber :
1.American Academy of Family Physicians
2.William’s Obstetrics Ed.20. Cunningham, F. Gary, et al, Ch. 48.
3.Gilstrap LC, Ramin SM. Urinary tract infections during pregnancy. Obstet Gynecol Clin North Am; 2001
