Konten dari Pengguna

Menteri Susi Ungkap Sejumlah Modus Illegal Fishing

Siti Maghfirah

Siti Maghfirahverified-green

writing for a living.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Siti Maghfirah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Susi Pudjiastuti di kumparan Onboarding Batch 2 (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Susi Pudjiastuti di kumparan Onboarding Batch 2 (Foto: Aditia Noviansyah/kumparan)

Penenggalaman kapal ikan ilegal akan terus dilakukan. Hal ini secara tegas disampaikan oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dalam acara kumparan Onboarding di Kuningan City, Rabu (15/11).

Menurut Susi, penenggelaman kapal merupakan cara yang paling efektif untuk meningkatkan produksi ikan di negeri sendiri.

“Biomass (kesuburan) laut kita juga bisa meningkat signifikan hingga 300 persen pada tahun 2016 karena aturan ini. Padahal negara-negara lain bisa turun hingga 3 kali lipat,” katanya.

Apalagi saat ini bermunculan modus baru kapal dari luar negeri untuk masuk ke wilayah laut Indonesia. Misalnya yang terbaru, masuknya kapal vietnam mengendarai kapal Indonesia yang setelah ditelusuri merupakan kapal hasil lelang bertahun-tahun lalu.

Ada lagi kasus kapal yang ABK-nya memiliki KTP Batam, namun ternyata orang Vietnam. Modus lainnya yakni ratusan kapal dari luar negeri yang dilaminating kayu, lalu dibuat seolah-olah made in Indonesia.

Untuk itu, menurutnya tidak ada perubahan mengenai aturan tentang penenggelaman kapal ikan ilegal ini. Inkosistensi dalam peraturan, katanya, hanya akan membuat Indonesia tidak disegani di mata dunia.

“Karena tidak mungkin kita memagari 97 ribu kilometer laut kita. Tenggelamkan ini satu-satunya cara,” tegasnya.