Cegah Jeratan Judi Online, KKN 152 UIN Jakarta Ajak Pelajar SMK Mulai Investasi

Mahasiswi Fakultas Ekonomi dan Bisnis UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Program studi Ekonomi Pembangunan.
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari siti mudrikah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Melalui seminar edukasi Investasi, KKN UIN Jakarta mengajak pelajar tidak terjerat permainan judi online.

Kasus judi online (judol) menjadi permasalahan yang meresahkan karena tak hanya menyerang usia dewasa namun sudah menyerang kalangan siswa/siswi di bangku sekolah. Berdasarkan data PPATK, rentang usia 10 hingga 20 tahun menjerat sebanyak 440.000 orang. Angka ini bukan sekedar statistik, melainkan menjadi sinyal bahwa judol mulai perlahan menggerogoti generasi muda di Indonesia. Padahal banyak dampak negatif yang ditimbulkan dari judi online, diantaranya : menghabiskan harta atau tabungan yang dimiliki, kecanduan untuk berjudi, menyebabkan stress bahkan depresi akibat sudah banyak keluar tabungan yang dimiliki dan kecanduan, bahkan paling parah hingga menyebabkan korban jiwa. Lebih jauh lagi, dampak ini akan menyebabkan menurunnya kualitas dan daya saing Sumber Daya Manusia, putus sekolah akibat sudah kecanduan, kriminalitas meningkat, angka kemiskinan juga dapat meningkat, serta kehilangan manfaat dari bonus demografi yang dimiliki.
Padahal, masa muda sejatinya merupakan fase keemasan. Pada fase ini seseorang memiliki kemampuan yang lebih dan semangat yang tinggi. Fase ini harus digunakan untuk eksplorasi, eksperimen, dan pengasahan hard/soft skills. Sementara, judi online memberikan ilusi "hasil instan tanpa usaha", yang merusak daya juang, etika kerja, dan pola pikir proses (growth mindset). Oleh karena itu, sangat disayangkan ketika anak muda yang masih memiliki semangat yang membara terjerat oleh permainan judi online, yang justru mempengaruhi kesehatan mental mereka. Ingin untung malah buntung.
Sebenarnya, keinginan mereka untuk mendapatkan tambahan penghasilan merupakan intuisi yang positif. Namun, seharusnya disalurkan kepada hal yang baik, dan legal. Salah satu alternatif solusi yang produktif adalah investasi. Melalui investasi, mereka dapat melatih untuk mengatur keuangan mereka, mendapatkan pasif income, melatih analisis dan pemahaman mengenai laporan keuangan perusahaan dan perekonomian, serta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi negara.
Sayangnya, tingkat literasi investasi di kalangan pelajar sekolah masih terbilang rendah. Berangkat dari kondisi tersebut, kami KKN 152 UIN Jakarta menginisiasikan untuk mengadakan Seminar Investasi untuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Desa Kota Batu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor. Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk dari pengabdian masyarakat sebagaimana implementasi dari Tri Dharma Perguruan tinggi.
Pada seminar tersebut, para peserta dibekali pemahaman mengenai definisi investasi, macam-macam instrumen investasi, dan bagaimana melihat profil perusahaan dari laporan keuangannya. Diperlukan analisis dari berbagai aspek dan mendalam untuk investasi. Sehingga melalui materi yang disampaikan, mereka mengetahui dan mengerti apa saja hal yang harus diperhatikan dalam investasi.
Dalam seminar ini juga membahas kaitan investasi dengan perekonomian secara riil. “Jangan biarkan uangmu berjudi di algoritma bandar, biarkan uangmu bekerja di ekonomi riil” ujar Johan, narasumber dalam pemaparan Seminar Investasi SMK Kusuma Bangsa dan salah satu anggota KKN 152 UIN Jakarta.
Hal ini karena investasi sejatinya sangat berpengaruh pada perekonomian. Dalam rumusnya, Investasi yang meningkat akan membuat output negara juga meningkat.
Acara yang dihadiri lebih dari 125 siswa/i Jurusan Bisnis Daring dan Pemasaran berjalan dengan lancar dan seru serta disambut dengan antusiasme dari para siswa/siswi SMK Kusuma Bangsa selama acara berlangsung. Ini menandakan bahwa mereka juga tertarik pada pengetahuan tentang investasi. Diharapkan KKN ini dan kegiatan yang dilaksanakan salah satunya yakni seminar investasi, anak muda mulai berinvestasi, mengelola dengan bijak keuangan mereka dan terlepas dari jeratan judi online. Serta memahami dampak yang diberikan dari investasi dan judi online.
PPATK. (2024). GAWAT! Jumlah Fantastis Usia Anak Main Judi Online. PPATK.
