Konten dari Pengguna

Fitoplankton Si Penghasil Oksigen Terbanyak

sitiiswatunhasanah

sitiiswatunhasanah

Mahasiswa yang masih aktif di UIN Syarif Hidayatullah dalam bidang jurusan Pendidikan Biologi.

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari sitiiswatunhasanah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Fitoplankton (Sumber: https://pixabay.com/id/)
zoom-in-whitePerbesar
Fitoplankton (Sumber: https://pixabay.com/id/)

Oksigen memang sangat penting bagi kehidupan makhluk hidup di bumi. Ini adalah elemen kunci dalam proses respirasi, yang merupakan cara utama bagi organisme untuk menghasilkan energi dari makanan. Tanpa oksigen, proses respirasi aerobik tidak dapat berlangsung, dan ini akan mengganggu kemampuan organisme untuk mempertahankan fungsi seluler yang normal.

Makhluk hidup menggunakan oksigen untuk mengoksidasi senyawa organik, seperti glukosa, untuk menghasilkan energi. Proses ini menghasilkan karbon dioksida dan air sebagai produk sampingan. Oksigen memungkinkan pembentukan energi yang diperlukan untuk berbagai proses seluler, termasuk pertumbuhan, perbaikan jaringan, dan pemeliharaan fungsi tubuh yang optimal.

Seperti manusia dan hewan lainnya, organisme dengan sistem pernapasan yang efektif bergantung pada oksigen untuk menjaga keseimbangan pH darah dan keseimbangan gas dalam tubuh. Oksidan juga digunakan untuk membentuk lipid, asam amino, dan berbagai molekul organik lainnya, yang merupakan komponen penting dari kehidupan.

Jika kita kekurangan oksigen maka akan terjadi hipoksia di mana dapat menyebabkan kerusakan jaringan dan, dalam kasus yang parah, kematian. Lalu, otak sangat sensitif terhadap kekurangan oksigen. Kekurangan ini dapat menyebabkan kebingungan, gangguan kognitif, bahkan koma, dan oksigen juga penting untuk fungsi jantung dan pembuluh darah. Kekurangan oksigen dapat menyebabkan tekanan darah rendah, aritmia, atau bahkan gagal jantung.

Penghasil oksigen terbanyak di Bumi adalah fitoplankton, yang merupakan organisme mikroskopis yang hidup di permukaan laut. Fitoplankton ini, bersama dengan tanaman darat seperti pohon dan hutan, bertanggung jawab atas sebagian besar oksigen yang kita hirup.

Fitoplankton adalah organisme mikroskopis yang hidup di permukaan lautan dan perairan lainnya. Mereka termasuk dalam kelompok autotrofik (organisme yang dapat menghasilkan makanannya sendiri melalui fotosintesis). Fitoplankton mencakup berbagai jenis, seperti diatom, dinoflagelata, dan cyanobacteria.

Ciri-ciri pada Fitoplankton, ialah:

  1. Fitoplankton memiliki ukurang yang sangat kecil, biasanya berukuran antara beberapa mikrometer hingga beberapa milimeter. Jika dilihat dengan mata langsung maka terlihat bintik hijau atau pun coklat.

  2. Bersifat autotrofik artinya mampu melakukan fotosintesis, yaitu proses nya menggunakan energi matahari untuk mengubah karbon dioksida dan air menjadi glukosa dan oksigen.

  3. Mengandung klorofil ialah pigmen yang memungkinkan mereka menyerap cahaya matahari yang diperlukan untuk fotosintesis

  4. Sebagai produsen primer dalam ekosistem perairan. Mereka menghasilkan makanan yang menjadi dasar bagi rantai makanan akuatik dan menyediakan oksigen yang sangat penting bagi kehidupan di bumi.

Peran penting nya di dalam ekosistem, mereka bertanggungjawab sebagai produksi oksigen di atmosfer Bumi melalui proses fotosintesis. Fitoplankton menjadi makanan utama bagi banyak organisme kecil seperti zooplankton, yang kemudian dimakan oleh ikan kecil dan akhirnya sampai ke predator lebih besar. Fitoplankton dapat menyerap karbon dioksida dari atmosfer yang membantu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca dan mengatur iklim global.

Secara keseluruhan, fitoplankton adalah penghasil oksigen terbesar di bumi karena distribusi luas, volume besar, dan efisiensi fotosintesis mereka, menjadikan mereka komponen vital dalam menjaga keseimbangan atmosfer dan ekosistem global. Oleh karena itu, oksigen sangat penting untuk ekologi dan biokimia kehidupan di bumi, serta untuk berbagai fungsi penting tubuh.