Konten dari Pengguna

Rahasia Menulis Teks Persuasi: Strategi Terbaik untuk Menggerakan Seseorang

Siti Nazillah

Siti Nazillah

Staff Admin PJU di Dinas Perhubungan Kota Tangerang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Siti Nazillah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

https://www.shutterstock.com/image-vector/business-team-discussing-project-office-colleagues-1762147676
zoom-in-whitePerbesar
https://www.shutterstock.com/image-vector/business-team-discussing-project-office-colleagues-1762147676

Terdapat bermacam tipe bacaan dalam Bahasa Indonesia. Salah satunya bacaan persuasi. Bacaan persuasi sering dipakai dalam kehidupan tiap hari. Banyak pula keuntungan yang hendak kita peroleh kala memakai bacaan persuasi, misalnya dikala menjajaki pelatihan, membaca iklan di jalan, serta masih banyak lagi. Di dunia kerja, tulisan persuasi pula kerap digunakan buat membuat pesan penawaran ataupun kerja sama.

Berdasarkan KBBI teks persuasi merupakan tulisan yang bertabiat membujuk supaya orang percaya. Bisa disimpulkan bacaan persuasi merupakan kalimat yang berisi statement buat mendesak seorang melaksanakan kehendak penulis. Bacaan tipe ini kerap ditemui di platform media sosial, undangan simpel buat memakai produk, panduan serta saran.

Berikut rahasia bacaan persuasi yang dapat kamu ikuti:

1. Apa yang diartikan dengan struktur kalimat persuasi?

Fokuslah pada struktur kalimat topik - alasan - argumen - kesimpulan.

Nampak sangat simpel, namun bila kamu mempersiapkan serta menulis keempat bagian ini dengan benar, secara natural tulisan kamu hendak jadi teks persuasi.

2. Topik yang jelas.

Bila kamu mau jadi penulis yang baik serta benar, yakinkan buat memperjelas topik saat sebelum kamu menulis. Topik merupakan inti utama dari segala kalimat yang mau kamu sampaikan kepada pembaca maupun kenyataan yang mau kamu buktikan. Alibi banyak orang membebaskan pena mereka apalagi saat sebelum mereka mulai menulis, merupakan sebab tidak jelas apa yang mau mereka sampaikan.

3. Alibi penunjang topik.

Sehabis jelas apa yang kamu sampaikan, kamu hendak membutuhkan alibi buat menunjang klaim kamu. Eksperimen berikut oleh psikolog Amerika Ellen Langer membuktikan kenapa alibi itu berarti. Misalnya kala seorang mengantre buat membuat copy dokumen serta memohon 2 tipe permintaan dengan kalimat.

Kalimat awal," Maaf, aku cuma butuh membuat 3 copy, dapatkah aku membuat kopian terlebih dulu?".

Kalimat kedua," Maaf, aku cuma butuh membuat 3 copy, namun aku lagi terburu - buru. Bisakah aku melaksanakannya terlebih dulu?".

Sebanyak 60% orang membagikan izin buat kalimat awal. Kebalikannya, kala alibi kedua dilampirkan 94% orang hendak membagikan izinnya. Kebanyakan orang hendak senantiasa menginginkan alibi buat apa yang hendak mereka jalani, semacam halnya kata" sebab" ditambahkan. Walaupun itu bukan alibi yang sesungguhnya. Prof Robert Cialdini berkata " Pasti saja dikala menulis tulisan, kalimat persuasi wajib ditambahkan."

https://www.shutterstock.com/image-vector/iq-eq-concept-male-female-characters-1923474140

4. Alasan untuk meyakinkan sebabnya.

Suatu alasan pasti wajib bekerja buat meyakinkan alibi. Energi persuasi dari sebuah post sangat tergantung pada apakah bagian dari" alasan" ini benar ataupun tidak. Misalnya kalimat awal," Burung ini tidak dapat terbang, oleh sebab itu ia disebut ayam.". Kalimat kedua," Ayam bukan salah satunya burung yang tidak dapat terbang.". Baik penguin ataupun burung unta mereka bersama tidak dapat terbang. Oleh sebab itu tidak bisa disimpulkan kalau burung ini disebut ayam.

Dalam kalimat kedua kamu tentu hendak menemukan banyak persetujuan, sebab kalimat kedua menyajikan komentar diiringi dengan fakta. Dengan metode ini, dampak persuasi bisa dilihat secara jelas sebab menyertakan alibi dibarengi fakta.

5. Kesimpulan.

Dalam kesimpulan berarti buat melaporkan klaim kesekian. Dengan mengulangi alasan kamu di dini serta di akhir kalimat, hingga kalimat itu hendak menjadi lebih koheren serta persuasi.

6. Bagian akhir.

Bila kamu telah menyertakan 4 bagian topik, alibi, alasan, serta kesimpulan, yakinkan buat membaca ulang serta merevisinya. Dikala review sebuah post, terdapat baiknya buat mencermati kembali dengan 4 perihal selaku berikut:

- Apakah alasan kamu jelas?

- Apakah alibi kokoh dinyatakan?

- Apakah itu betul - betul informasi( fakta yang meyakinkan sebabnya)?

- Apakah bagian berarti diulang dalam kesimpulan?