kumparan
Mom18 Juli 2019 10:50

8 Tips Memperkenalkan Seks pada Remaja

Konten kiriman user
Remaja Wanita
Ilustrasi Remaja Foto: Unsplash/Pixabay
  1. Tak ada kata terlambat untuk memulai
Walaupun lebih mudah berbicara dengan anak-anak, namun remaja memiliki tendensi untuk mendengarkan dan memperhatikan ketika berbicara soal seks.
ADVERTISEMENT
  1. Pilih tempat dan waktu yang tepat
Diskusi saat anda dan anak dalam kondisi santai dan mood yang bagus. Lakukan di ruang privasi dan tak terganggu banyak orang. Saat perbincangan tidak nyaman, baiknya tunda bicara tapi pastikan anda akan membahasnya lagi.
  1. Ajak anak untuk diskusi aktif
Biasanya remaja tidak akan banyak bertanya, tapi bukan berarti mereka tidak memiliki pertanyaan. Remaja membutuhkan informasi, namun seringkali menangkap informasi yang salah. Pastikan mereka mendapat informasi yang tepat dengan mengajak mereka untuk aktif dan bertanya.
  1. Pelan-pelan dan tidak di satu waktu
Seksualitas adalah topik yang besar dan anda tidak bisa melakukannya hanya di satu waktu. Seiring berjalan usia, remaja akan memiliki persepsi yang berbeda. Jelaskan sesuai dengan tahapan usianya.
ADVERTISEMENT
  1. Belajar dari contoh kasus sehari-hari
Kejadian sehari-hari bisa menjadi bahan diskusi mengenai seks. Misal, jika ada kerabat yang hamil anda bisa membahasnya dengan anak, atau ajak anak diskusi saat menonton adegan di televisi.
  1. Biarkan mereka 'mendengar' percakapan anda
Remaja mungkin terlalu malu untuk membahas seks dengan orang tuanya. Tapi ia pasti mendengar obrolan anda dan pasangan yang membahasnya di meja makan saat kumpul bersama. Pilih topik keseharian seperti dalam berita, acara TV, gosip di majalah, atau film yang bisa anda bahas dengan pasangan di depan anak.
  1. Jangan malu berbicara
Ya, terkadang orang tua yang justru enggan membahas seks dengan anak. Apakah karena tabu, atau memang urusan ranjang bukan ranah remaja. Tapi, remaja butuh pendidikan seks. Jadikan ini sebagai edukasi dan pembelajaran untuk mereka. Jangan jadikan malu anda menjadi tameng untuk berbicara dengan anak.
ADVERTISEMENT
  1. Anda tak perlu tahu jawaban untuk semua pertanyaan
Jika anda tak tahu, ajak anak untuk sama-sama mencari informasi di ranah yang tepat. Bisa lewat website, buku, dokter, dan tenaga ahli lainnya.
Apapun caranya, yang terpenting jelaskan bahwa seks bukan satu-satunya cara mengekspresikan rasa. Ajarkan mereka tentang afeksi, kepercayaan, rasa hormat, tanggung jawab, dan keintiman. Ingat, memberikan informasi bukan memberikan izin. Pastikan anak mendapat informasi dan kesan yang tepat dari anda.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan