Konten dari Pengguna

5 Smartphone Lawas Canggih, yang Masih Layak Diburu

Skyegrid Media

Skyegrid Mediaverified-green

Gamer's Daily.

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Skyegrid Media tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

5 Smartphone Lawas Canggih, yang Masih Layak Diburu

Smartphone baru memang kian menggoda akhir – akhir ini. Apalagi desain dan fitur yang makin beraneka ragam, seringkali membuat kita khilaf instan. Tapi tahukah kamu, ada smartphone lawas canggih yang masih layak diburu? Dan hebatnya, mereka masih sangat mumpuni lho untuk kebutuhan multitasking saat ini. Apa aja pilihannya? Simak daftarnya berikut.

 

Banyak alasan orang mengganti smartphone lama mereka dengan yang lain. Nah, jika kamu sedang berfikir untuk mengganti smartphone lama kamu dengan yang lain karena alasan ‘kecelakaan’ misalnya, 5 smartphone lawas canggih ini juga bisa dijadikan solusi sementara sampai kamu memiliki cukup dana untuk menggantinya dengan keluaran terbaru.

 

  • LG V20 – Si raja Multimedia

 

property of digitaltrends.com

 

Dibekali chipset Snapdragon 820, LG V20 terbilang sakti pada zamannya, bahkan di 2019 ini pun masih sakti menghadapi aplikasi maupun game 3D. Dengan RAM 4 GB, dan penyimpanan internal hingga 64 GB, di jejalkan Android Oreo dengan tambahan launcher 3D-pun, LG V20 masih adem ayem aja tuh.

 

Nama LG yang tidak se-populer rekan senegaranya, Samsung, membuat kualitas hasil kamera LG V20 baik foto maupun video, kurang terdengar oleh masyarakat umum. Mungkin hanya di kalangan antusias yang percaya bahwa, kemampuan merekam video manual pada LG V20, lebih baik dari sebuah kamera saku stand-alone. Sebagai contoh, video review Swift 3 Acer day edition ini saya ambil menggunakan V20.

 

 

Tak hanya kamera, sisi audio juga berhasil dibuat maksimal untuk mengakomodasi para pecinta multimedia on-the-go. Speaker yang ditawarkan memang bukan dari kelas terbaik. Tapi hadirnya empat buah Mic, tentu sangat membantu saat mengambil video.

 

  • Samsung Galaxy Note 5 – Si pekerja berlayar indah

 

Jika sebelumnya kamu penyuka Phablet, atau smartphone dengan layar lebar, note 5 ini akan jadi upgrade buat kamu. Ditunjang dengan material dari kelas premium, juga proteksi Corning Gorilla Glass 4 di tiap sisi, menjadikan unit bekas Galaxy Note 5 umumnya tetap mulus kinyis – kinyis.

 

Panel amoled nya dijamin membuat kamu betah mengerjakan pekerjaan office, browsing, apalagi menonton film series kesayangan, dengan fitur multi-window nya. Samsung Galaxy Note 5 juga satu dari sekian smartphone yang tetap mampu menawarkan gambar yang tajam meski berada di bawah terik matahari.

 

Jika dibanding SoC moderen saat ini, SoC Octa core Exynos 7420, mungkin tidak lagi tampak powerful. Tapi di zamannya, chipset ini bisa dibilang sangat disegani. Sayangnya, kurang diimbangi oleh kemampuan GPUnya. Tapi mengingat produk ini mentargetkan para ‘pekerja’, saya rasa kamu juga harus memakluminya.

 

  • Xiaomi Mi 5 – Si mungil yang cantik

 

Tidak bisa dipungkiri, desain Xiaomi Mi 5 tetap mempesona bahkan di tahun 2019. Konsep back-cover melengkung membuat nilai handling smartphone ini masih kompetitif di mata pengguna yang menyukai one-hand operation. Hal ini juga ditunjang oleh material logam yang menjadikan Mi 5 makin nge-grip di tangan.

 

LCD Mi 5 menawarkan average DeltaE 3.2 yang sangat baik untuk sebuah smartphone. Sebagai informasi, skor DeltaE di bawah 4 menandakan panel layar terkalibrasi dengan sangat akurat.

 

Untuk sasis dengan LCD 5,15-inch, memang tidak memungkinkan bagi Xiaomi untuk membenamkan baterai berkapasitas besar. Tapi bermodal baterai 3000 mAh, kemampuan bertahan hidup Mi 5 bisa diandalkan.

 

  • Google Pixel – Rajanya Low-Light yang simpel dan clean  

 

property of androidheadlines

 

Hantaman awal divisi hardware Google untuk smrtphone flagship ini menurut saya cukup sukses. Jika kamu bekas pengguna iPhone, baik desain dan user interface yang ditawarkan Pixel edisi pertama ini dijamin tak akan membuat kamu bingung. Mungkin memang ini yang menjadi target diciptakannya Pixel.

 

Nilai jual utama lain yang ditawarkan Pixel adalah kemampuan sensor kamera. Jika ditelisik lebih mendalam, sensor yang digunakan bukan jenis sensor ekslusif. Ini menandakan, optimasi dilakukan lewat software. Silakan googling untuk fakta – fakta terkait Google’s HDR+ algorithm, yang menjadi kekuatan kamera Google Pixel edisi pertama ini.

 

Sebagai produk ‘internal’ Google, sudah pasti Pixel mendapat perlakukan khusus terkaitan dukungan firmware. Untuk Pixel dan Pixel XL sendiri, Google mengkonfirmasi di awal, akan dukungan hingga 2 tahun saat smartphone ini di rilis.

 

  • Samsung Galaxy S7 Edge – Si desain Time-Less 

 

property of expertreviews.co.uk

 

Smartphone lawas canggih terakhir yang Skyegrid media rekomendasikan adalah Samsung Galaxy S7 Edge. Selain desain-nya yang menurut saya tak lekang dimakan waktu, hardware dalam Galaxy S7 Edge juga masih mumpuni sekalipun dibebani aplikasi jaman sekarang.

 

Beruntung jika kamu bisa mendaptkan unit yang belum pernah di servis. Yang artinya, kemampuan tahan air-nya bisa dimanfaatkan untuk sedikit melawan siraman hujan.

 

Sensor kamera 12 MP nya juga tidak bisa dianggap enteng. Dengan teknologi Dual-Pixel, hasil tangkapan yang di dapan setara dengan kamera beresolusi 24 MP. Aperture f1.7 dan OIS nya sangat membantu untuk mengabadikan gambar di area yang gelap.

 

Kesimpulan

 

Jadi, setelah kalian melihat keunggulan dari masing – masing smartphone lawas canggih di atas, apakah masih tertarik dengan smartphone android murah merek China yang saat ini banyak di tawarkan di market place?

 

Saya pribadi sih lebih memilih smartphone legend di atas. Kamu?

 

The post 5 Smartphone Lawas Canggih, yang Masih Layak Diburu appeared first on Skyegrid Media.