kumparan
25 Agustus 2019 16:13

Necronator: Dead Wrong Garapan Toge Production Segera Dirilis di Steam

ADVERTISEMENT
Kabar bahagia datang dari Gamescom 2019. Developer Indonesia, Toge Productions, mengumumkan kerjasamanya dengan publisher asal Inggris, Modern Wolf. Ya, Modern Wolf akan menjadi publisher untuk game teranyar developer asal Tangerang ini, yaitu Necronator: Dead Wrong.
 
Kabarnya, game ini akan resmi dirilis pada akhir tahun 2019.
 
Fernando Rizo, CEO Modern Wolf, mengatakan sudah memainkan game-game buatan Toge Production sejak 10 tahun lalu. Ia mengaku sangat mencintai game pertama Toge Production yang dibuat dari platform Flash.
 
 
 
“Selama beberapa bulan terakhir, Saya dan Kris Antoni (CEO Toge Productions) sudah bekerja sama dengan baik dan kami sangat antusias bahwa game buatan Toge Productions, Necronator: Dead Wrong akan menjadi game pertama yang akan dipublikasikan oleh Modern Wolf,” kata Rizo.
ADVERTISEMENT
 
“Kami yakin game ini akan sukses besar di seluruh dunia dan Saya berharap bisa terus mempublikasikan game-game Toge Production selanjutnya dalam jangka waktu yang panjang ke depan. Ini hanya permulaan saja,” lanjutnya.
 
Necronator: Dead Wrong sudah ada di Steam. Kamu bisa memasukkan game ini ke daftar Whislist di tautan ini.
 
Toge Productions sendiri hadir di Gamescom 2019 dengan membawa game Coffee Talk. Berbeda dengan partisipan lainnya, Coffee Talk tidak berada di paviliun Indonesia, melainkan di Indie Arena.
 
Selain Toge Productions, salah satu developer papan atas Indonesia lainnya, Digital Happiness juga ikut unjuk gigi dengan membawa demo DreadOut 2 di Indie Arena.
 
ADVERTISEMENT
 
 
Ada 10 perusahaan game asal Indonesia yang mengikuti ajang game terbesar di Eropa, Gamescom 2019, di Cologne, Jerman, pada 20-24 Agustus 2019.
 
10 perusahaan itu adalah Agate International, MassHive Media, Megaxus Infotech, Wawa Games, Ozysoft Studio, Touchten Games, IESPL, Komodoz, Plexus & Oray Studios dan Everidea Interactive.
 
Keikutsertaan delegasi Indonesia di Gamescom 2019 ini merupakan kelanjutan dari program Archipelageek yang diinisiasi oleh Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (BEKRAF) dan Asosiasi Game Indonesia (AGI).
 
Archipelageek merupakan program yang bertujuan membantu pelaku industri kreatif khususnya di subsektor aplikasi dan pengembang permainan untuk unjuk gigi di pasar global dan mendapatkan rekan bisnis potensial.
ADVERTISEMENT
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan