Konten dari Pengguna

Review Film Shaun The Sheep

Skyegrid Media

Skyegrid Mediaverified-green

Gamer's Daily.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Skyegrid Media tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Review Film Shaun The Sheep

Review Film Shaun The Sheep
zoom-in-whitePerbesar

Film ini dirilis sebagai jawaban atas request para penggemar yang menginginkan sebuah cerita segar dari karakter Shaun si domba dan kawan – kawannya,- melanjutkan edisi perdananya tahun 2015 lalu. Lalu, apakah sesuai ekspektasi? Simak review film Shaun the Sheep ala Skyegrid Media berikut.

 

  • PLOT

 

Dikisahkan, kali ini yang menjadi target keisengan Shaun dan kawan – kawan, bukan pak Tani yang memelihara mereka. Kali ini cerita menghadirkan karakter baru dari luar angkasa, semacam alien, yang entah bagaimana awal mulanya tersasar ke peternakan dimana Shaun tinggal.

 

Alih – alih menampilkan keisengan Shaun seperti halnya seri perdana dan edisi serialnya di TV, Shaun terpaksa melakukan berbagai cara untuk melindungi teman aliennya, agar tak terekspos.

 

Ternyata, kedatangan alien yang memeperkanalkan diri bernama Lu-La ini, telah terdeteksi oleh lembaga yang memonitor aktifitas antarikasa, semacam NASA lah. Hal ini membuat Shaun dan temen – temannya makin kesulitan melindungi Lu-La.

 

Dalam Film animasi komedi sci-fi petualangan kedua yang diproduksi oleh Aardman Animations kali ini, terasa sekali lebih minim menampilkan keisengan Shaun dan kawan – kawannya, sebagai bumbu utama pemicu gelak tawa penonton.

 

Tapi film kali ini, menampilkan sisi petualangan yang memang jarang ditemukan di serial TV. Menurut saya, hal ini cukup mampu membayar kurangnya sisi humor ciri khas Shaun dan kawan – kawan.

 

Baca juga: Review Film Danur 3 : Sunyaruri

 

  • Karakter

 

Film ini memang menghadirkan plot yang segar dibanding yang sering kita lihat di TV. Pastinya, hal itulah yang diharap mampu memenuhi ekspektasi penonton, yang rela mendatangi bioskop, untuk melihat Shaun dan kawan – kawannya.

 

Hal tersebut tentu menjadi celah hadirnya karakter – karakter tambahan, yang belum pernah ada sebelumnya. Utaanya, si Lu-La sang Alien yang terpesat kepeternakan dimana Shaun dan teman – teman dombanya tinggal. Juga para agen pemantau antariksa, yang terus mencari tahu keberadaan Lu-La.

 

Hal ini saya lihat berhasil memperluas universe film ini, hingga cerita yang dihadirkan lebih berkembang.

 

Sayangnya, tambahan mimik dan gerakan karakter baru terlihat kurang segar,- masih seperti kebanyakan karakter pendatang yang muncul di edisi TV. Mungkin memang film kali ini diseting lebih dalam dalam hal cerita, hingga lebih minim memperhatikan pembentukan karakter.

 

  • Visual & Audio

 

Film ini menggunakan metode stop motion yang disutradarai oleh Will Becher dan Richard Phelan.Hasilnya, animasi yang menjadi menu utama visual pada film ini, jauh lebih indah dibanding versi layar televisi. Hal yang juga menjadi ekspektasi penonton atas kelebihan bioskop dengan ukuran layar besarnya.

 

Berbeda dengan sisi audionya, yang menurut saya tidak terlalu spesial. Tambah lagi film ini memang jenis film yang minim dialog, membuat tim produksi sepertinya memilih fokus pada cerita dan sisi visual. Tapi so far so good lah.

 

  • Unique

 

Untuk penggemar serial Shaun the Sheep yang tayang di televisi, menurut saya film ini cukup baik menawarkan diferensiasi yang signifikan dari segi ide cerita, dibanding serial TV nya. Sebagai film layar lebar, intensitas humor tanpa dialog yang menjadi ciri khas film ini juga terasa lebih estafet,-yang memang sudah seharusnya sih.

 

Untuk yang terbiasa dengan film penuh dengan dialog humor ekstra gerr, film ini memang kurang cocok. Tapi seharusnya, hampir semua orang tahu karakter Shaun the Sheep, (karakter animasi clay tanpa dialog), yang lebih menawarkan kelucuan dari segi mimik dan gerakan si karakter.

 

Seperti biasa, semoga review film Shaun the sheep Farmageddon ini menjadi insight yang positif untuk kamu. Sebagai informasi, Shaun the Sheep the Movie sudah mulai tayang di seluruh bioskop Indonesia tanggal 29 – September – 2019.

 

Selamat menonton.

The post Review Film Shaun The Sheep appeared first on Skyegrid Media.