Konten dari Pengguna

Bahasa Mandarin di Dunia Kerja: Mengapa Banyak Perusahaan Membutuhkannya?

Ahmad Fahmi, SH

Ahmad Fahmi, SH

Corporate HRD and Founder of Scriptumluris.id

·waktu baca 3 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ahmad Fahmi, SH tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto: https://cdn.pixabay.com/photo/2017/08/30/04/20/thienhau-pagoda-2695880_1280.jpg
zoom-in-whitePerbesar
Foto: https://cdn.pixabay.com/photo/2017/08/30/04/20/thienhau-pagoda-2695880_1280.jpg

Di tengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, memiliki kemampuan tambahan diluar pendidikan formal menjadi nilai lebih bagi pencari kerja. Salah satu kemampuan yang semakin banyak dicari perusahaan adalah penguasaan bahasa Mandarin.

Banyak orang masih menganggap bahasa Inggris sebagai satu-satunya bahasa asing yang penting untuk karier, tetapi saat ini bahasa Mandarin juga menjadi keterampilan yang memiliki nilai tinggi, terutama karena hubungan bisnis antara Indonesia dan Tiongkok terus berkembang dari tahun ke tahun.

Tidak heran jika semakin banyak perusahaan yang memasukkan kemampuan bahasa Mandarin sebagai salah satu kualifikasi dalam lowongan pekerjaan.

Pertumbuhan Investasi Meningkatkan Kebutuhan Bahasa Mandarin

Tiongkok merupakan salah satu mitra dagang dan investor terbesar di Indonesia. Banyak perusahaan asal Tiongkok yang membuka cabang, membangun pabrik, atau menjalin kerja sama bisnis dengan perusahaan lokal.

Kondisi ini membuat kebutuhan tenaga kerja yang mampu berkomunikasi dalam bahasa Mandarin semakin meningkat. Perusahaan membutuhkan karyawan yang dapat membantu komunikasi dengan klien, mitra bisnis, maupun manajemen yang berasal dari Tiongkok. Karena itu kemampuan bahasa Mandarin dianggap sebagai aset yang dapat mempermudah aktivitas bisnis lintas negara.

Peluang Karier yang Lebih Luas

Penguasaan bahasa Mandarin membuka peluang kerja di berbagai sektor industri. Tidak hanya terbatas sebagai penerjemah, kemampuan ini juga dibutuhkan pada banyak posisi profesional.

Foto: https://gemini.google.com/1d0a59fd-2bee-4263-895f-cf52a1e616a7

Beberapa posisi yang sering membutuhkan kemampuan bahasa Mandarin antara lain:

  1. Penerjemah atau interpreter.

  2. Executive assistant.

  3. Staff ekspor dan impor.

  4. Customer service internasional.

  5. Sales dan business development.

  6. Human resources.

  7. Administrasi perusahaan multinasional.

Perusahaan di sektor manufaktur, logistik, teknologi, perdagangan, hingga pertambangan juga banyak mencari kandidat yang memiliki kemampuan berbahasa Mandarin.

Menjadi Nilai Tambah Saat Melamar Kerja

Dalam proses rekrutmen, perusahaan biasanya mempertimbangkan berbagai faktor untuk memilih kandidat terbaik. Ketika dua pelamar memiliki pendidikan dan pengalaman yang relatif sama, kemampuan tambahan seperti bahasa asing menjadi pembeda.

Bahasa Mandarin dapat memberikan nilai tambah karena menunjukkan bahwa kandidat memiliki kemampuan komunikasi lintas budaya dan kesiapan bekerja dalam lingkungan internasional.

Bahkan pada posisi yang sebenarnya tidak secara khusus mensyaratkan bahasa Mandarin, kemampuan tersebut tetap dapat menjadi keunggulan dibanding pelamar lainnya.

Peluang Mendapatkan Gaji Lebih Kompetitif

Kemampuan khusus yang sulit dimiliki banyak orang umumnya memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi. Hal yang sama berlaku pada penguasaan bahasa Mandarin.

Posisi yang membutuhkan komunikasi langsung dengan pihak asing sering menawarkan kompensasi yang lebih kompetitif, bahkan bisa berdigit-digit dibanding posisi serupa tanpa kebutuhan bahasa asing.

Semakin tinggi kemampuan berbahasa Mandarin yang dimiliki, biasanya semakin besar pula peluang mendapatkan posisi strategis dengan tanggung jawab yang lebih luas.

Tidak Harus Langsung Fasih

Banyak orang enggan belajar bahasa Mandarin karena menganggapnya terlalu sulit. Realitanya tidak semua pekerjaan mengharuskan kemampuan bahasa Mandarin tingkat profesional.

Pada beberapa posisi, kemampuan dasar seperti memahami percakapan sederhana, membaca istilah umum, atau melakukan komunikasi dasar sudah dianggap sebagai nilai tambah.

Kemampuan tersebut dapat terus dikembangkan seiring pengalaman kerja dan kebutuhan pekerjaan yang dijalani.

Investasi untuk Karier Jangka Panjang

Belajar bahasa Mandarin selain bermanfaat untuk mencari pekerjaan saat ini, juga dapat menjadi investasi jangka panjang dalam pengembangan karier.

Seiring meningkatnya hubungan bisnis internasional, kebutuhan terhadap tenaga kerja yang mampu berkomunikasi dalam berbagai bahasa diperkirakan akan terus bertambah. Penguasaan bahasa Mandarin dapat menjadi salah satu keterampilan yang membantu seseorang tetap kompetitif di dunia kerja.

Kesimpulannya, bahasa Mandarin saat ini menjadi salah satu kemampuan yang banyak dicari perusahaan. Selain membuka peluang karier yang lebih luas, kemampuan ini juga dapat menjadi nilai tambah saat melamar kerja dan meningkatkan daya saing di pasar tenaga kerja yang semakin kompetitif.