Gila Kuasa

Motivated learner, monochrome artist, WPAP digitizer, paper bender and a die hard life fighter.....
Tulisan dari Soetam Rizky tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Konon bahwa setiap manusia secara naluriah akan selalu terjangkit dengan sindrom yang bernama God Complex atau keinginan untuk berkuasa terhadap seseorang atau sesuatu yang lain. Sebuah naluri yang sederhana dan dimungkinkan akan selalu menjangkiti setiap insan. Namun memang yang membedakan satu insan dengan yang lain dalam konteks ini adalah pada cara mengendalikan serta metode penyalurannya belaka.Beberapa orang secara tanpa sadar menyalurkan keinginannya untuk berkuasa dengan memiliki hewan peliharaan sehingga dirinya akan berkuasa untuk menentukan nasib si hewan dengan berbagai cara, dari mulai pemijahan, perawatan ataupun penyembelihan.
Mungkin masih tergolong sebagai sebuah cara pelampiasan yang wajar dan masuk akal. Minimal tidak akan sampai menyakiti sesama manusia lain secara fisik atau batin.Sebagian besar lainnya memilih cara berkeluarga dalam menyalurkan hasrat berkuasanya. Dengan cara berkuasa terhadap suami atau istri, maka hasrat dasar manusia yang satu ini akan terlampiaskan dengan baik dan lebih terkendali. Meski beberapa orang terkadang terlalu berlebihan dalam menyalurkan hasrat berkuasanya melalui jalur ini, tapi paling tidak masih mulia di mata agama dan jauh lebih bermartabat.
Tapi ada juga yang menyalurkan hasrat berkuasanya melalui jalur politik, entah politik dalam skala nasional, regional atau bahkan yang skala mikro seperti di tempat kerja dan lingkungan bertetangga. Yang lebh menggemaskan bahwa jalur ini terkadang membawa korban sesama manusia dengan jalan menghalalukan berbagai macam cara dalam meraih kekuasaan.Ada yang berkampanye dengan mengejek musuh politiknya demi sebuah kekuasaan semua yang sesungguhnya mereka sendiri sudah tidak membutuhkannya lagi. Apapun dalih yang mereka berikan, demi rakyat, demi harkat dan martabat ataupun sekedar memperbaiki moral yang bejat. Semua tetap sama, mereka hanya butuh menyalurkan hasrat berkuasa dengan cara yang yang kerap kali sangat jijik untuk ditelaah.Sungguh tiada ragu, bahwa mereka yang sudah menghalalkan segala cara demi rasa berkuasa dapat disebut sebagai seseorang yang telah terserang penyakit gila kuasa.
Seseorang yang dipastikan akan bertindak setengah gila atau sepenuhnya gila demi kekuasaan. Menyerang orang-orang yang dianggap musuh dengan berbagai tipe fitnah, mengambil alih pengakuan atas pekerjaan orang lain ataupun berpura-pura baik demi menutup kebusukan yang ada pada dirinya.Seseorang yang telah dijangkiti gila kuasa, mungkan akan benar-benar jadi gila jika kekuasaan yang diinginkan tak tercapai dalam waktu yang telah direncana. Dipastikan pula dia akan membabibuta lebih gila dibandingkan babi yang benar-benar buta sekalipun. Dipastikan juga dia akan gundah gulana layaknya remaja putus cinta jika kekuasaan yang ia genggam telah terlihat terancam.Semoga kita dilindungi dari penyakit gila kuasa, sebuah penyakit yang mungkin jauh lebih berbahaya dibandingkan penyakit gila yang sebenarnya. Sebab Yang Maha Bijaksana seharusnya menjadi satu-satunya zat yang benar-benar berkuasa atas segala mahlukNya.
Dan karena kita semua memang hanya seperti buih ombak di lautan jika ingin membandingkan kuasa yang kita miliki. Namun demikian jika kita memang sudah terpesona dengan silau kekuasaan, semoga kita segera sadar dan tetap terjaga akan akibat apa yang bakal kita terima di kemudian hari. Semoga……
Original source : http://soetamrizky.info/archives/521#more-521
