Pengadaan Tempat Sampah di TK Desa Kertijayan: Organik dan Non-Organik

Mahasiswa Teknik Infrastruktur Sipil dan Perancangan Arsitektur Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Nais Sofina Zulfa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Kertijayan (31/07/2024). Mahasiswa KKN Universitas Diponegoro melaksanakan kegiatan pengadaan tempat sampah organik dan non-organik di TK Desa Kertijayan, Kecamatan Buaran, Kabupaten Pekalongan. Program ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran lingkungan dan membiasakan kebiasaan memilah sampah sejak dini pada anak-anak usia dini.
Kegiatan ini bertujuan untuk menyediakan fasilitas yang mendukung pengelolaan sampah yang lebih baik di lingkungan sekolah. Dengan adanya tempat sampah yang terpisah untuk organik dan non-organik, diharapkan anak-anak dapat belajar tentang pentingnya memilah sampah.
Kegiatan ini dimulai dengan persiapan dan pengadaan tempat sampah yang dilabeli stiker organic dan non-organik. Pada hari pelaksanaan, mahasisiwa KKN melukakan penyerahan tempat sampah oganik dan non-organik kepada kepala sekolah TK Desa Kertijayan, namun sebelum melakukan penyerahan mahasiswa memberikan permainan kepada anak-anak TK Desa Kertijayan. Pada permainan tersebut mahasiswa memberikan sampah kepada anak-anak kemudian sampah tersebut dimasukkan ke tempat sampah organik atau non-organik sesuai dengan yang mereka ketahui, setelah memasukkan sampah anak-anak mendapatkan hadiah berupa stiker dan gantungan kunci.
Inisiatif ini tidak hanya bermanfaat untuk lingkungan sekolah, tetapi juga untuk masyarakat desa secara keseluruhan. Dengan mendidik anak-anak tentang pengelolaan sampah, diharapkan mereka akan menerapkan pengetahuan ini dalam kehidupan sehari-hari.
Menurut Kepala TK Desa Kertijayan, Ibu Tatianah, “Kami sangat mengapresiasi upaya mahasiswa KKN Universitas Diponegoro dalam menyediakan tempat sampah ini. Melihat antusiasme anak-anak dalam belajar dan melakukan permainan kami sangat berterimakasih”.
Kegiatan ini diakhiri dengan foto bersama anak-anak kelas B dan juga guru TK Desa Kertijayan. Dengan adanya fasilitas yang mendukung serta edukasi yang tepat, diharapkan langkah kecil ini dapat memberikan dampak positif yang besar bagi lingkungan dan masyarakat.
