Konten dari Pengguna

Into the Deep Crevasse

Sofyan Arief Fesa

Sofyan Arief Fesaverified-green

Jungle, Rock & Ice Climber, ScubaDiver. 7summits of Indonesia. Director & Mountain Guide for @indonesiaexpeditions.

clock
comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sofyan Arief Fesa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Celah sempit di crevasse  (Foto: Facebook Sofyan Arief Fesa)
zoom-in-whitePerbesar
Celah sempit di crevasse (Foto: Facebook Sofyan Arief Fesa)

Sehari sebelumnya perjalanan hanya sampai Halfcamp , whiteout mengaburkan pandangan untuk berjalan secara aman di padang cravasse. Terpaksa kami berhenti lalu mencari lokasi yg cukup aman untuk membuka tenda di malam kedua itu untuk dua malam berikutnya.

Kedalaman crevasse yang mencapai 20m (Foto: Facebook Sofyan Arief Fesa)
zoom-in-whitePerbesar
Kedalaman crevasse yang mencapai 20m (Foto: Facebook Sofyan Arief Fesa)

Crevasse adalah rekahan di Glacier yang kadang tertutup oleh salju (bridge) ataupun terbuka membentuk lubang. lebar dan dalam sangat bervariasi. Diawal musim 2017, seorang Slovakia bertahan dalam kondisi hipotermia saat terjatuh ke Crevasse sedalam 20 meter selama 16 jam.

Dengan bantuan 25 orang yang merupakan para pendaki, ranger, dan rescuer akhirnya korban bisa dikeluarkan dan segera ditindaklanjuti ke rumah sakit di Fairbanks, Alaska.

Turun ke Crevasse dengan rappeling  (Foto: Facebook Sofyan Arief Fesa)
zoom-in-whitePerbesar
Turun ke Crevasse dengan rappeling (Foto: Facebook Sofyan Arief Fesa)

Esoknya, hari ke-3 di gunung kami ubah operasionalnya menjadi hanya mengangkut barang lalu menimbunnya di Camp 1 atau 7.800 feet, tidak terlihat ada pergerakan para pendaki, kami disambut whiteout kembali.

Hanya berjarak sekitar 4 km kami lalui, wands atau tongkat berdiameter 5-8 mm yang kami bawa dari Indonesia harus ditancapkan di jalur saat kami naik (sebagai penanda) agar memudahkan menemukan jalur saat kembali ke Halfcamp. Wands yang udah terpasang pun samar-samar bisa kita lihat, malah kadang tak terlihat sama sekali.

instagram embed

Sofyan Arief Fesa (Foto: Herun Ricky/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Sofyan Arief Fesa (Foto: Herun Ricky/kumparan)

Perjalanan berlanjut, hanya tinggal sekitar 100 meter untuk sampai ke Camp 1 atau 7.800 feet camp saat kami merasa senang karena dapat melihat arah tujuan kami. Saya yang saat itu didepan membuka jalur, akhirnya terjatuh kedalam crevasse.

Pertama hanya satu meter menggantung, saya berusaha melepaskan trekking pole dan melemparkannya keluar crevasse, namun ternyata malah membuat saya terperosok kembali sampai empat meter dalamnya.

Sambil menunggu ditarik (hauling) oleh tim, saya berusaha mengamankan diri dengan bridging ke atas. Sebuah trekking pole dan termos yang ada di bagian sisi tas yang saya paki terjatuh ke dalam crevasse.

Akibat rasa penasaran, saya segera memasang jangkar (angkor) dan rappeling kedalamnya. Setelah masuk sekitar 20 meter, ternyata masih jauh ke dasar dan semakin menyempit pula crevasse ini. Akhirnya saya urungkan niat dan kembali ke atas.

instagram embed