Konten dari Pengguna

Berapa Lama Siklus Hidup Baterai PLTS Atap?

SolarKita

SolarKita

SolarKita is a Smart Energy company.

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari SolarKita tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Berapa Lama Siklus Hidup Baterai PLTS Atap?
zoom-in-whitePerbesar

Penggunaan baterai idealnya berlaku untuk PLTS Atap bersistem off-grid yang sepenuhnya bergantung pada matahari dan energi yang tersimpan dalam baterai. Selain off-grid, baterai juga dibutuhkan pada PLTS Atap bersistam hybrid yang merupakan kombinasi dari sistem energi surya berbasis on-grid dan off-grid. Secara sederhana, PLTS Atap sistem hybrid dapat diartikan sebagai sistem tenaga surya yang terhubung ke jaringan PLN dengan tambahan baterai cadangan.

Baik pada PLTS Atap off-grid maupun hybrid, baterai berfungsi sebagai "akumulator" energi dan bertanggung jawab untuk menyimpan energi yang diperoleh panel surya. Lantas, berapa lama siklus baterai PLTS Atap?

PLTS Atap umumnya menggunakan baterai deep cycle

Umumnya, PLTS Atap menggunakan baterai deep cycle yang sangat penting untuk menyediakan daya selama periode waktu yang berkelanjutan. Jenis baterai ini dirancang untuk menahan debit konstan dan kemudian diisi ulang untuk siap digunakan kembali.

Baterai deep cycle cocok dengan inverter karena punya pelat yang lebih tebal. Terdapat pula bahan aktif yang menjaga muatan lebih padat untuk meningkatkan life cycle. Ada sejumlah baterai deep cycle yang bisa Anda pilih, yaitu:

1. Valve-Regulated Lead Acid (VRLA)

Baterai ini dirancang agar selama pengisian, oksigen dari pelat positif dapat berpindah ke pelat negatif di mana ia direduksi menjadi air. Proses ini sangat mengurangi kehilangan air, tapi tidak 100% efisien dan ketika tekanan internal menumpuk, kelebihan oksigen dan hidrogen dikeluarkan dari baterai melalui ventilasi atau katup.

2. Advanced Lead Carbon

Jenis baterai ini mewakili teknologi baterai isi ulang tertua yang dapat ditemukan dalam berbagai aplikasi, termasuk penyimpanan daya skala kecil seperti sistem UPS, starting lighting, dan sumber daya pengapian untuk mobil. Peningkatan signifikan dalam siklus hidup baterai ini dicapai melalui penggabungan karbon ke negatif pelat, baik sebagai tambahan langsung ke massa aktif negatif atau sebagai superkapasitor elektrokimia.

3. Lithium-ion

Lithium-ion adalah jenis baterai isi ulang yang diisi dan dikosongkan oleh ion lithium yang bergerak di antara elektroda negatif (anoda) dan positif (katoda). Umumnya, baterai yang dapat diisi dan dikosongkan berulang kali disebut baterai sekunder, sedangkan baterai sekali pakai disebut baterai primer. Berhubung lithium-ion cocok untuk menyimpan daya berkapasitas tinggi, baterai ini sering digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk elektronik konsumen seperti panel surya, smartphone, PC, robot industri, peralatan produksi, dan mobil.

Masa pakai baterai pada PLTS Atap

Unit baterai PLTS Atap untuk perumahan idealnya bisa bertahan selama 5 hingga 15 tahun. Ada beberapa faktor penentu masa pakai baterai pada PLTS Atap, termasuk dari jenisnya. Berikut penjelasannya.

  • Baterai Lead-Acid - Baterai lead-acid dapat digunakan dalam sistem off-grid hingga beberapa dekade. Merupakan salah satu pilihan paling terjangkau di pasar, baterai ini memiliki umur yang lebih pendek dengan kedalaman debit lebih rendah dibandingkan baterai lithium-ion.

  • Baterai Lithium-Ion - Baterai lithium-ion termasuk salah satu yang terbaik karena lebih ringan, padat, dan memiliki masa pakai lebih lama dan kedalaman debit lebih tinggi daripada baterai lead-acid. Permintaan yang lebih tinggi menurunkan biaya baterai lithium-ion hingga 85%, membuat tenaga surya yang didukung baterai menjadi jauh lebih terjangkau.

  • Baterai Saltwater - Tidak seperti lead-acid dan lithium-ion, baterai saltwater tidak mengandung logam berat dan hanya mengandalkan elektrolit air asin. Hal ini membuat baterai air asin lebih ramah lingkungan dan memungkinkannya mudah didaur ulang.

Tips menjaga masa pakai baterai pada PLTS Atap

Perawatan yang tepat akan memainkan peran kunci dalam umur panjang baterai surya Anda. Beberapa tips menjaga masa pakai baterai PLTS Atap di antaranya adalah:

1. Letakkan baterai di area kering

Mengingat bahwa baterai PLTS Atap beroperasi pada proses kimia, suhu pun memainkan peran penting. Itulah kenapa baterai wajib diletakkan di area kering untuk memastikan keamanan dan kinerja optimal.

2. Cek komponen controller secara berkala

Mengecek komponen controller secara berkala penting bagi PLTS Atap karena fungsinya berguna untuk mengatur arus dari panel surya atau mengatur batasan minimal untuk tegangan baterai. Adanya pengecekan memastikan baterai tidak rusak dan PLTS Atap bisa lebih awet dan berfungsi maksimal.

3. Rutin periksa katup baterai

Setelah memasang baterai dengan katup dan terminal yang kualitasnya baik, rutin memeriksa katup baterai sangat penting karena kerusakan katup dapat menyebabkan kebocoran gas hidrogen dan elektrolit.

Jika Anda tidak ingin repot menjaga siklus baterai PLTS atau melakukan pemeriksaan terkait PLTS Atap secara manual, Anda bisa mempertimbangkan untuk pasang PLTS Atap lewat SolarKita. SolarKita akan melakukan pengecekan sistem secara berkala, termasuk baterai, sehingga performanya terjaga dan bisa diandalkan dalam waktu lama.