Konten dari Pengguna

Kolaborasi ECOTON dalam Festival Kali Brantas 2022

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari sonia fernandes tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Festival Kali Brantas 2022 dibuka dengan tarian.Sumber: Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Festival Kali Brantas 2022 dibuka dengan tarian.Sumber: Dokumen Pribadi

Festival Kali Brantas 2022 merupakan kegiatan yang diadakan oleh Forum Kali Brantas Kediri yang melibatkan 30 organisasi dan komunitas peduli lingkungan yang bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kebersihan dan Pertamanan Kota Kediri. Salah satu yang terlibat dalam kegiatan ini adalah ECOTON yang merupakan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) yang berfokus dalam memulihkan lingkungan sungai dari sampah plastik sekali pakai. Kegiatan ini berlangsung di Taman Sekartaji Kota Kediri selama 3 hari dengan rangkaian kegiatan yang meliputi: pembukaan, lomba mewarnai, pagelaran wayang cilik, lomba storytelling, lomba essai, pemutaran film, lomba mini drama, pawai, diskusi Nguri-nguri Brantas, dan diskusi penyelamatan sungai Brantas dari sampah plastik.

Diskusi bersama dengan Narasumber di Taman Sekartaji Kota Kediri.Sumber: Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Diskusi bersama dengan Narasumber di Taman Sekartaji Kota Kediri.Sumber: Dokumen Pribadi

Festival Kali Brantas membuat masyarakat sangat antusias karena terdapat berbagai acara menarik terutama kegiatan pawai yang diikuti oleh 30 organisasi dan komunitas peduli lingkungan dengan berkeliling dari Taman Sekartaji sampai Kantor Walikota Kediri. Selain itu, organisasi dan komunitas pecinta lingkungan juga membagikan 500 bibit tanaman, tumblr, dan totebag kepada masyarakat seraya memberikan edukasi “Selamatkan Sungai Brantas” dengan tujuan meningkatkan kesadaran warga akan pentingnya menjaga kebersihan sungai Brantas. Setelah acara pawai selesai, kegiatan selanjutnya yaitu membuat komitmen bersama untuk menjaga sungai Brantas atau yang disebut deklarasi aksi Brantas. Selain itu terdapat kegiatan diskusi dengan dua topik yaitu, Nguri-nguri Brantas yang membahas tentang pelestarian sungai Brantas melalui perspektif sosial budaya Kediri dan permasalahan sampah di Sungai Brantas dengan mendatangkan narasumber dari DLH Provinsi, DLHKP Kediri, serta Daru Setyorini dari ECOTON. Diskusi ini bertujuan untuk mengedukasi serta menumbuhkan rasa kepedulian masyarakat agar mau terlibat dalam pemantauan dan pelestarian sungai Brantas Kediri.

Selama acara berlangsung, pengunjung dan masyarakat juga disuguhkan dengan pameran dari 30 organisasi dan komunitas pecinta lingkungan yang berkolaborasi dengan festival kali Brantas. Salah satu organisasi yang ikut berkolaborasi adalah ECOTON dengan menampilkan beberapa pameran meliputi: terowongan plastik, laboratorium mikroplastik, pokka store, dan pameran foto. Hal ini membuat pengunjung tertarik untuk mengunjungi setiap stand karena setiap stand memiliki keunikan masing-masing.

Kegiatan pameran foto sungai.Sumber: Dokumen Pribadi

Seperti terowongan plastik yang memiliki daya tarik tersendiri karena terbuat dari 3370 botol plastik dan disusun sedemikian rupa sehingga menjadi spot foto yang unik bagi pengunjung. Selanjutnya laboratorium mikroplastik yang merupakan stand untuk menguji kualitas air dan mikroplastik di sungai. Begitu pun Pokka store yang menjual kebutuhan rumah tangga seperti minyak, pembersih lantai, kecap saos, popok dan lain-lain secara refil dengan harga yang lebih murah sehingga pembeli bisa membawa wadah sendiri dan dapat mengurangi sampah plastik. Tidak kalah menarik juga terdapat pameran foto yang menampilkan foto-foto sungai yang ada di Jawa Timur dimana semulanya indah, sekarang dipenuhi oleh sampah. Beberapa kegiatan yang dilakukan oleh ECOTON seperti Ekspedisi Sungai Nusantara (ESN), susur sungai, clean up serta brand audit, menunjukkan bahwa sungai telah tercemar dan dipenuhi oleh limbah sehingga perlu adanya kesadaran masyarakat untuk terlibat dalam mengurangi penggunaan sampah plastik agar sungai bersih dan lestari.

Dengan adanya kegiatan Festival Kali Brantas 2022 ini maka diharapkan masyarakar sadar mengenai bahaya sampah plastik sekali pakai bagi sungai Brantas. Masyarakat juga diharapkan mau terlibat dalam mensosialisasikan kondisi sungai Brantas saat ini agar semua orang dapat peduli untuk melestarikan sungai Brantas.

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya