Konten dari Pengguna

Pengolahan Sampah Rumah Tangga Menjadi Kompos

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari sonia fernandes tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Mojokerto - Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya merupakan kegiatan wajib bagi mahasiswa sebagai program pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa Untag Surabaya mengusung tema “Penguatan Ikon Desa Berbasis Potensi Lokal”. Kegiatan KKN dilaksanakan pada tanggal 03 – 14 Juli 2023 yang berjalan selama 12 Hari.

Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh Sonia Saturnina Fernandes yang merupakan salah satu mahasiswa Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik yang melakukan KKN di Desa Padi, Kecamatan Gondang , Kabupaten Mojokerto. KKN kali ini dibimbing oleh Ardhi Islamudin, S.E, M.A selaku Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) dan beliau merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas 17 Agustus 1945.

Biopori adalah lubang yang dibuat tegak lurus yang dimasukan ke dalam tanah. Biopori berfungsi sebagai tempat pembuangan sampah organik dari rumah tangga, seperti sisa makanan, daun, atau potongan tanaman. Melalui biopori sampah tersebut mengalami dekomposisi secara alami oleh mikroorganisme dalam tanah, menghasilkan pupuk kompos yang bernilai. Dalam kegiatan ini Sonia melakukan pendampingan pada warga Desa Padi untuk mengolah sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos. Kegiatan ini dilaksanakan secara door to door yang menjadi sasaranya adalah ibu-ibu rumah tangga di Desa Padi.

Penyerahan Biopori bersama Ibu Ani. Sumber: Dokumen Pribadi
Biopori ditanam di tanah sekitar pekarangan rumah. Sumber: Dokumen Pribadi
Pembuatan kompos dari sampah rumah tangga menggunakan biopori dalam pot tanaman. Sumber: Dokumen Pribadi

Dimulai dengan memberikan edukasi kepada warga Desa Padi mengenai manfaat sampah rumah tangga dengan menggunakan biopori yang dapat menghasilkan pupuk kompos.Proses pengelolahan sampah menggunakan biopori melibatkan langkah-langkah berikut: A. Pemilahan Sampah: pemilahan sampah organik dan non-organik. B. Penempatan Sampah dalam Biopori: sampah organik dimasukkan ke dalam biopori seperti di dalam pot bunga / tanah secara berkala. Sebaiknya, sampah organik yang dimasukkan ke dalam biopori dihancurkan terlebih dahulu agar dekomposisi berlangsung lebih efisien. C. Dekomposisi dan Pembentukan Pupuk Kompos: melalui proses alami, mikroorganisme dalam tanah akan mendekomposisi sampah organik yang terkubur di dalam biopori. Proses ini akan menghasilkan pupuk kompos yang kaya nutrisi. D. Pemanfaatan Pupuk Kompos : pupuk kompos yang dihasilkan dari biopori dapat digunakan untuk memperbaiki kesuburan tanah pada kebun dan tanaman . Pupuk kompos ini membantu memperbaiki struktur tanah, menyediakan nutrisi bagi tanaman, serta mencegah terjadinya banjir.

Pengolahan sampah rumah tangga menjadi pupuk kompos adalah solusi yang praktis dan berkelanjutan dalam menangani masalah sampah. Dengan hal kita dapat mengurangi dampak negatif sampah untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

#UntagSurabaya #KitaUntagSurabaya #UntukIndonesia #UntagSurabayaKeren #EcoCampus #Kampuskompetens