APBN TA. 2024 Jambi Dalam Mendorong Pertumbuhan Ekonomi

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan, saat ini bertugas sebagai Pejabat Pengawas Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Jambi
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Samsul Falah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Pada Tahun Anggaran 2024, sampai dengan 06 Desember 2024 tercatat Pendapatan pada APBN di lingkup wilayah Jambi sebesar Rp 7.543,68 miliar atau sebesar 88,65% dari target sebesar Rp8.523,58 miliar. Pendapatan di lingkup wilayah Jambi didominasi Penerimaan Perpajakan sebesar Rp6.700,35 miliar atau 84,52% dari target Rp7.927,07 miliar. Selanjutnya pendapatan APBN di lingkup wilayah Jambi terdapat realisasi pendapatan sebesar Rp843,33 miliar atau sebesar 144,84% dari target Rp596,51 miliar.
Kemudian di sisi belanja APBN di lingkup wilayah Jambi tercatat Belanja sebesar Rp22.124,17 miliar atau sebesar 90,31% dari pagu belanja sebesar Rp24.497,48 miliar. Adapun Belanja Kementerian/Lembaga sebesar Rp8.255,97 miliar atau sebesar 85,80% dari pagu belanja sebesar Rp9.622,76 miliar, selanjutnya Belanja Transfer ke Daerah sebesar Rp13.868,20 atau sebesar 93,23% dari pagu belanja sebesar Rp14.874,72 miliar.
Secara keseluruhan terdapat growth secara year on year (y-on-y) per 06 Desember 2024 dibandingkan dengan data per 06 Desember 2024 untuk pendapatan sebesar 1,43% dan untuk belanja sebesar 9,24%. Dari growth secara yoy tersebut bahwa terdapat pertumbuhan ekonomi yang cukup baik di wilayah Jambi.
Berdasarkan berita resmi statistik BPS, dapat terlihat bahwa pertumbuhan ekonomi di wilayah Jambi triwulan III-2024 terhadap triwulan III-2023 mengalami pertumbuhan sebesar 4,01 persen (y-on-y). Dari sisi produksi, Lapangan Usaha Jasa Pendidikan mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 16,32 persen. Dari sisi pengeluaran, Komponen Pengeluaran Konsumsi Pemerintah (PK-P) mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 11,04 persen.
Dari Realisasi APBN dan Pertumbuhan Ekonomi tahun 2024 di wilayah Jambi terdapat pergerakan yang searah dengan adanya pertumbuhan secara y-on-y. Hal ini menandakan bahwa APBN masih menjadi penggerak dalam mendukung pertumbuhan perekonomian di wilayah Jambi sehingga momentum pemulihan ekonomi di wilayah Jambi terus terjaga
