Realisasi Belanja APBN TA. 2023 Sebagai Dukungan Perekonomian Wilayah Jambi

Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Keuangan, saat ini bertugas sebagai Pejabat Pengawas Kanwil Ditjen Perbendaharaan Prov. Jambi
Tulisan dari Samsul Falah tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dalam kurun waktu 2020 hingga penghujung tahun 2023 ini, APBN menjadi instrumen yang diandalkan dalam menghadapi berbagai gejolak, seperti pandemi serta kenaikan harga energi dan pangan. APBN juga menjadi instrumen memulihkan ekonomi dan melindungi masyarakat. Kebijakan fiskal diarahkan sebagai shock absorber atas dampak ketidakpastian global untuk menjaga keseimbangan pertumbuhan ekonomi, baik nasional maupun regional.
Ditengah gejolak ekonomi global dan geopolitik serta terjadinya El Nino yang mempengaruhi harga pangan, Kinerja perekonomian Provinsi Jambi tetap dapat tumbuh positif dengan angka pertumbuhan Triwulan III 2023 sebesar 4,9 % (yoy) dan tingkat inflasi bulan November pada angka 3,75% (yoy).
Indeks Pembangunan Manusia Provinsi Jambi tumbuh positif, meningkat 0,62 poin menjadi 73,73 (Kategori Tinggi). Seluruh Indikator pembentuk IPM tumbuh positif, Pembangunan yang dilaksanakan di Provinsi Jambi berhasil meningkatkan kualitas hidup masyarakat Provinsi Jambi.
Pada sisi fiskal regional Jambi, realisasi Pendapatan APBN per 15 Desember 2023 tercatat sebesar Rp 7,67 Triliun atau 108,56% dari target sebesar Rp 7,06 Triliun. Sedangkan realisasi belanja tercatat sebesar Rp 20,73 Triliun atau 90,66% dari total alokasi sebesar Rp 22,87 Triliun. Capaian kinerja belanja APBN tersebut terealisasi secara merata, baik untuk belanja Satuan Kerja Kementerian Negara/Lembaga (86,46%), maupun belanja Transfer ke Daerah (93,29%) yang menjadi komponen APBD di regional Provinsi Jambi.
Diharapkan satuan kerja Kementerian/Lembaga dan pemerintah daerah dapat memanfaatkan sisa waktu TA 2023 untuk mengakselerasi penyelesaian target output yang telah ditetapkan serta ikutan realisasi belanjanya.
Pelaksanaan APBN TA 2023 yang baik akan menjadi modal untuk menyongsong pelaksanaan APBN TA. 2024 dengan baik, dan menjadikan perekonomian di regional Jambi ke depannya terus mengalami pertumbuhan dan memiliki daya tahan terhadap gejolak perekonomian.
