Lengkap, Ketua STAI Muhammadiyah Klaten Resmi Lantik Tiga Wakil Ketua

Akun resmi milik STAI Muhammadiyah Klaten yang dikelola oleh Bidang Humas Pendidik Unggul Berperan Nyata
Tulisan dari Humas STAI Muhammadiyah Klaten tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

KLATEN (05/09/23) - Acara pelantikan wakil ketua STAI Muhammadiyah Klaten masa jabatan 2023-2027 pada hari Selasa (05/09/2023) bertempat di Aula Lantai 2 Gedung STAI Muhammadiyah Klaten. Wakil Ketua STAI Muhammadiyah Klaten di antaranya ialah: SK No. 0175/KEP/I.3/D/2023 tentang pengangkatan Naomi Fahma, M.Pd., sebagai wakil ketua Bidang Akademik dan Penelitian, selanjutnya SK No. 0176/KEP/I.3/D/2023 tentang pengangkatan Sri Handayani, S.Ag., M.Pd.I. sebagai wakil ketua Bidang Keuangan, Sarana dan Prasarana, dan yang terakhir SK No. 0177/KEP/I.3/D/2023 tentang pengangkatan Drs. H. Agus Bambang Tranggono, M.Pd.I., sebagai wakil ketua Bidang Kemahaiswaan, Al-Islam dan Kemuhammadiyahan. SK yang ditandatangani di Yogyakarta, 03 Muharam 1445 H atau bertepatan dengan 21 Juli 2023 M ditandatangani oleh Ketua Majelis Diktilitbang PP. Muhammadiyah Prof. Dr. Bambang Setiaji, M.Si. dan sekretaris Ahmad Muttaqin, M.Ag., M.A., Ph.D.
Setelah SK dibacakan oleh Bapak H. Susilo Budi Hermanto, S.Sos., prosesi pelantikan wakil ketua STAI Muhammadiyah Klaten langsung dikukuhkan dan membaca ikrar sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Ketua STAI Muhammadiyah Klaten Dr. (cand). Muriyanto, M.Pd.I. dengan khidmat. Prosesi pelantikan secara sah untuk ketiga wakil ketua tersebut sebagai pembantu ketua STAI Muhammadiyah Klaten yang disaksikan oleh Prof. Dr. H Sutrisno, M.Pd. selaku perwakilan dari Majelis Diktilitbang PP. Muhammadiyah, Prof. Dr. H. Abdul Fattah Santoso, M.A. perwakilan dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Tengah, H. Muhtar Anshori, M.Ag. selaku perwakilan dari Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Klaten, dan seluruh tamu undangan dari PDA Klaten, UMKLA, dari PCM serta PCA Klaten Utara seluruh instansi yang bekerja sama dengan STAI Muhammadiyah, serta seluruh stakeholder STAI Muhammadiyah Klaten baik dosen, karyawan, bahkan organisasi kemahasiswaan yang berada di STAI Muhammadiyah Klaten.
Sambutan dan amanah dari ketua STAI Muhammadiyah Klaten untuk wakil ketua baru ialah mengharapkan sinergitas antara pimpinan STAI Muhammadiyah Klaten dengan stakeholder yang berada di lingkungan STAI Muhammadiyah Klaten “Supaya bersinergi dengan ketua dalam hal kinerja, supaya dapat membawa STAI Muhammadiyah Klaten menjadi lebih maju serta mendapatkan akreditasi yang baik sekali.” tutur Muriyanto dalam sambutannya.
Tidak hanya bersinergi dalam hal-hal yang internal, ketua STAI Muhammadiyah Klaten juga menginginkan kerja nyata untuk mengangkat citra STAI Muhammadiyah Klaten mampu bersaing dalam ruang lingkup yang luas “STAI Muhammadiyah Klaten harus mampu memberikan kontribusi lebih khususnya untuk mengangkat perguruan tinggi yang mampu bersaing di dunia global dengan mengedepankan akhlak dan nilai-nilai keislaman dalam ruang lingkup yang lebih luas, karena tantangan global semakin terlihat nyata.” Pungkas Muriyanto dalam mengakhiri pidato iftitahnya.
Selain itu amanah dan masukan dari ketua PWM Jawa Tengah yang dalam hal ini diwakilkan oleh Prof. Dr. Abdul Fattah Santoso, M.A. banyak sekali harapan yang diinginkan oleh setiap perguruan tinggi dimana pun berada merupakan tempat yang mampu membawa arah yang lebih baik, “Semoga amanah yang diberikan kepada wakil ketua STAI Muhammadiyah Klaten dapat mengemban tantangan dalam dunia Islam membawa ke arah yang lebih unggul.” Ujar Abdul Fattah Santoso
Di samping itu, Abdul Fattah Santoso juga menekankan pentingnya tenaga pendidik agar bersinergi dengan teknologi kekinian dan memiliki ciri khas disbanding perguruan tinggi lain. “STAI Muhammadiyah Klaten haruslah memiliki ciri khas yang ditonjolkan dan tidak dimiliki perguruan tinggi lainnya karena persaingan saat ini sangatlah signifikan serta perkembangan zaman saat ini sudah masuk pada era AI yang menjadi partner bagi para tenaga pendidik dan peserta didik. Saat ini banyak sekali kelulusan peserta didik dibantu oleh AI, bahkan saat ini AI sudah sudah menjalar pada tugas akhir maka dari itu sebisa mungkin penguasaan AI harus menjadi tolak ukur bagi para tenaga pendidik.” pungkas Abdul Fattah Santoso dalam sambutannya
Sambutan sekaligus arahan dari Majelis Diktilitbang PP. Muhammadiyah Prof. Dr. H. Sutrisno, M.Pd. Tenaga pendidik professional menurut Undang Undang Profesi Guru dan Dosen Pasal 10 ayat (1) Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen mengamanatkan bahwa Guru dan Dosen harus memiliki kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Keempat kompetensi bersifat holistik dan merupakan suatu kesatuan yang menjadi ciri Guru dan Dosen profesional. Harus dijalan sesuai aturan tersebut, bukan atas kemauan sendiri karena untuk kemajuan intansi atau perguruan tinggi.
“Profesionalisme haruslah dijalankan dengan baik oleh para tenaga pendidik sesuai dengan UU Nomor 14 tahun 2005 supaya agenda belajar mengajar sesuai dengan yang diharapkan, apalagi saat ini tantangan jaman semakin melesat baik, maka dari itu tenaga pendidik harus betul-betul dipersiapkan dengan baik,” kata Sutrisno.
Para tenaga pendidik haruslah memposisikan diri sebagai agen perubahan bagi perkembangan dan kemajuan bangsa maka dari itu setiap tenaga pendidik haruslah memiliki kompetensi yang dapat ditonjolkan. “Tenaga pendidik pada dasarnya haruslah mengupgrade diri supaya mampu bersaing sebagai tenaga pendidik yang unggul, saat ini kemendikbudristek membuka banyak sekali program beasiswa bahkan tidak hanya itu Muhammadiyah pun membuka program beasiswa supaya para tenaga pendidik mampu mengupgrade sebagai tenaga pendidik yang berkualitas dan unggul. Beasiswa yang ditawarkan oleh kemendikbudristek saat mencapai lima triliun, manfaatkan program tersebut sebagai bahan untuk mengupgrade diri sebagai tenaga pendidik yang berkualitas.” Pungkas Sutrisno dalam sambutannya Sebagai pungkasan dalam acara pelantikan wakil ketua STAI Muhammadiyah klaten ini ditutup dengan pembacaan doa oleh Drs. H. Sholeh, M.Pd.I. (ESAK)
