Gertak Cabai Upaya Untuk Menanggulangi Inflasi Daerah di Kota Blitar

Kelompok 25 Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur
Konten dari Pengguna
3 November 2022 21:22
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari KKNT Kelompok 25 Kepanjenkidul tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Setelah dilanda pandemi, kita dilanda dengan kenaikan harga tepung yang kemudian diikuti dengan naiknya harga bahan bakar minyak. Hal tersebut membuat masyarakat menjadi resah dan bingung. Oleh karena itu, Kota Blitar mengadakan program Gerakan Serentak Menanam Cabai (Gertak Cabai). Acara Gertak Cabai ini diselenggarakan oleh pemerintah Kota Blitar bersama melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian di pekarangan bersama Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Tanggung pada hari Senin 10 Oktober 2022.
ADVERTISEMENT
Wali Kota Blitar, Drs. H. Santoso, M.Pd. menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan tersebut. Menurut beliau, kegiatan tersebut dapat menjadi upaya untuk mengendalikan inflasi daerah. Selain itu juga dapat mengurangi keresahan warga akibat meningkatnya harga cabai di pasaran. Beliau berharap kegiatan menanam cabai serentak ini dapat diikuti dan dilaksanakan oleh setiap KWT yang ada di Kota Blitar. Setidaknya dalam setiap KWT dapat menanam 1.000 tanaman cabai sehingga dapat menjamin ketersediaan jumlah cabai.
Pertemuan Gapoktan, Sumber : Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Pertemuan Gapoktan, Sumber : Dokumen Pribadi
Terdapat sekitar 98 KWT yang berada di 21 kelurahan Kota Blitar. Di Kelurahan Kepanjenkidul, terdapat gabungan KWT yang disebut dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Gapoktan Kepanjenkidul mengadakan pertemuan setiap bulan pada tanggal 18. Salah satu pembahasan dalam pertemuan tersebut adalah Gertak Cabai tersebut. Setiap KWT diminta untuk memberikan data berupa jumlah bibit yang akan ditanam oleh setiap anggota. Bibit yang diberikan dapat ditanam di tanah langsung namun jika tidak memiliki lahan, akan ditanam di polybag. Kemauan setiap anggota KWT yang menjadi kunci untuk keberhasilan dari kegiatan ini. Apabila terdapat satu atau dua anggota yang berhasil menanam hingga mencapai waktu panen maka dapat menjadi contoh serta memotivasi anggota yang lain.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020