Konten dari Pengguna

Pentingnya Storyboard dalam Proses Produksi Film

Syifa Maulida Hajiri

Syifa Maulida Hajiri

Mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Gadjah Mada

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Syifa Maulida Hajiri tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Storyboard atau papan cerita adalah salah satu komponen penting dalam proses produksi film. Storyboard berisi gambar-gambar yang menampilkan rencana visualisasi cerita dari naskah. Storyboard dibuat sebelum pengambilan gambar dimulai. Selain dalam produksi film, storyboard dapat digunakan dalam proses produksi produk audiovisual lainnya seperti iklan. Storyboard dapat dibuat oleh sutradara sendiri. Namun, sutradara juga biasa bekerja sama dengan storyboard artist untuk membuatnya. Storyboard tidak wajib digunakan dalam produksi film. Namun, penggunaan storyboard dapat memberikan beberapa manfaat bagi pembuat film.

Storyboard dapat menjadi komponen penting dalam produksi film. Foto: Kumparanplus
zoom-in-whitePerbesar
Storyboard dapat menjadi komponen penting dalam produksi film. Foto: Kumparanplus

Manfaat Menggunakan Storyboard

Pemakaian storyboard memiliki beberapa benefit dalam produksi film. Gambar-gambar dalam storyboard disusun secara urut dari adegan pertama hingga terakhir. Visualisasi yang terencana dalam storyboard dapat memudahkan pembuat film dalam proses produksi. Visi dari sutradara terhadap filmnya dapat tergambar dengan lebih jelas. Storyboard menjadi bentuk fisik dari visualisasi cerita yang berasal dari dalam kepala sutradara. Dengan demikian, para kru produksi dapat mengetahui visi yang ingin dicapai sutradara. Hal ini kemudian dapat meminimalisasi terjadinya miskomunikasi dalam tim produksi.

Pembuatan storyboard sebelum pengambilan gambar berlangsung dapat menghemat waktu produksi film. Storyboard akan memberikan gambaran dari mana sudut pengambilan gambar tertentu serta posisi para aktor ketika adegan sedang berlangsung. Apabila storyboard tidak dibuat terlebih dahulu, penentuan sudut pengambilan gambar dan posisi para aktor akan dilakukan secara mendadak pada saat pengambilan gambar. Hal ini kemungkinan dapat memakan waktu yang lebih banyak, terutama bagi sutradara dan tim produksi pemula. Apabila hal ini terjadi, waktu produksi akan berjalan lebih lama.

Storyboard dapat memvisualisasikan berbagai properti dan latar dalam film. Meskipun kebutuhan properti dan latar dalam sebuah proses pengambilan gambar dapat diketahui pula melalui naskah, storyboard dapat memberikan gambaran dari komponen-komponen yang diperlukan dalam suatu adegan secara lebih detail.

Storyboard memiliki peran pula dalam proses penyuntingan film. Penyunting film dapat merujuk pada storyboard untuk dijadikan dasar penyusunan gambar dan suara dalam film. Dengan acuan storyboard ini, penyunting film lebih mudah mengerti susunan adegan dari awal sampai akhir.