Belum Diresmikan, Ornamen Taman Seribu Lampu Dirusak
SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

DIRUSAK : Salah satu tiang lampu yang menjadi ornamen Taman Seribu Lampu dirusak.
Blora - Ornamen Taman Seribu Lampu (TSL) di Kecamatan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, diduga dirusak. Salah satu tiang lampu sebagai ornamen dalam tergeletak, dan empat lampu pecah.
Padahal Taman Seribu Lampu tersebut belum diresmikan setelah beberapa waktu lalu dibangun.
Belum lama ini, tanaman di taman seribu lampu yang baru selesai dibangun juga pernah dirusak.
Pelaksana Pembangunan Taman Seribu Lampu CV Mutiara Persada, Lucky Waluyo mengaku belum mengetahui siapa yang merusak tiang lampu tersebut. Sebab pada Senin (17/12/2018) dini hari sekira pukul 01.30 WIB, dirinya masih berada di taman seribu lampu.
Dia mengetahui kejadian tersebut setelah dikirimi foto melalui pesan WhatsApp oleh Kepala Bidang Kelistrikan dan Pertamanan Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Langgeng.
"Tahunya dari Pak Langgeng," ujar Lucky, Senin (17/12/2018) siang.
Setelah mengetahui peristiwa tersebut, dirinya segera melaporkannya ke Satpol PP Kecamatan Cepu.
"Tadi tiangnya juga sempat di foto Satpol PP," ucapnya.
Akibat pengerusakaan ornamen taman seribu lampu ini, pelaksana proyek harus mengganti dengan tiang yang baru.
"Terpaksa harus kami ganti baru, Mas," ujarnya.
Diungkapkan, sebelumnya tanaman hias yang ada di Taman Seribu Lampu juga pernah dicabut oleh orang dengan gangguan mental (gila).
"Saat itu pelakunya sudah kami ketahui dan ternyata orangnya stres," jelas Lucky.
Dikonfirmasi terpisah, Kabid Pertamanan dan kelistrikan Dinrumkimhub Blora, Langgeng menjelaskan taman seribu lampu masih dalam masa perawatan oleh kontraktor pelaksana, sehingga harus diperbaiki.
"Kedepan warga dan PKL yang berjualan di sekitar taman seribu lampu diharapkan ikut menjaga dan mengawasi aset tersebut," ujarnya.
Perbaikan taman seribu lampu pada taman enam menelan biaya APBD Blora tahun 2018 sebesar Rp2.085.789.200. Adapun batas waktu pengerjaan pada 6 Desember 2018. Tapi sampai saat ini taman yang terletak di tengah kota Cepu tersebut belum diresmikan. (ams)
