Pentingnya Bahasa Arab

Mahasiswa UIN Jakarta
Konten dari Pengguna
15 Desember 2020 20:57
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Tulisan dari suci fathia salsabila tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Cintailah bahasa Arab karena tiga: karena aku berbahasa Arab, Al-Qur’an berbahasa Arab dan kalam ahlu al-jannah (penghuni surga) adalah bahasa Arab”. Disebutkan oleh Ibnu ‘Asakir dalam terjemahan Zahir ibn Muhammad Ibn Ya’qub
ADVERTISEMENT
Apa itu bahasa Arab dan perkembangannya?
Bahasa Arab adalah bahasa yang istimewa karena memiliki hubungan erat dengan Islam. Bahasa Arab sangat penting bagi kaum muslim karena Al-Quran dan hadis turun dengannya. Dapat dirasakan bahwa dengan adanya hubungan erat antara Islam dengan bahasa Arab membawa keuntungan besar bagi bahasa Arab, baik dari sisi eksistensi bahasa Arab maupun ilmu ketata bahasaannya
Bahasa Arab memiliki pasang-surut sejak masa Jahiliyah atau pra Islam hingga saat ini. Setidaknya perjalanan perkembangan bahasa Arab dapat dibagi menjadi 6 periode, yaitu: periode Jahiliyah, permulaan Islam, periode Bani Umayyah, periode Abbasiyah, periode pasca abad 5 hijriyah, dan periode pasca runtuhnya Turki Utsmani.
Bahasa Arab memiliki tradisi sastra yang sangat tinggi. Mereka sangat membanggakan syair-syair, orasi dan pidato. Pada masa periode Jahiliyah, bahasa Arab telah memiliki kesusastraan yang tinggi namun masih didominasi pada tataran lisan saja, belum dalam budaya tulis menulis.
ADVERTISEMENT
Bahasa Arab mulai berkembang dari segi konten saat turunnya Al-Qur’an yang membawa banyak kosakata baru yang kemudian menjadi sumber kaidah perumusan ilmu tata bahasa. Dalam periode ini budaya tulis menulis juga mulai berkembang dengan baik. Tradisi ini pun terus berlanjut pada masa Khulafa Ar-Rasyidin.
Bahasa Arab menjadi bahasa resmi pada masa Khalifah Abdul Malik. Selain itu, juga diadakan pergantian mata uang yang sebelumnya menggunakan bahasa Persia dan Bizantium dengan mata uang yang bertuliskan bahasa Arab.
Penyempurnaan konten tata bahasa dan kosakata juga dilakukan pada masa ini. Yaitu, penambahan titik-titik pada huruf Arab juga perumusan tanda vokal dan bertambahnya istilah istilah dalam bahasa Arab yang memadai dalam bidang hukum, tata Negara dan lainnya.
ADVERTISEMENT
Lahirnya disiplin keilmuan seperti filsafat, kedokteran, matematika, antropologi, astronomi, dan teologi serta berkembangnya istilah-istilah bahasa Arab dalam bidang keilmuan merupakan hasil dari "Pembedahan" al-Qur'an pada masa Bani Abbasiyah
Setelah terpecahnya politik Arab menjadi Bani Saljuk dan Turki Utsmani serta runtuhnya Bani Absasiyah, bahasa Arab tidak lagi menjadi bahasa resmi.
Sejak saat Bani Saljuk menggunakan bahasa Persia sebagai bahasa resmi, sedangkan Turki Utsmani menggunakan bahasa Turki sebagai bahasa resmi pemerintahan, bahasa Arab mulai terdesak dan tidak digunakan lagi sampai abad ke 7 H.
Kalangan intelektual Mesir berupaya untuk membangkitkan lagi bahasa Arab setelah sekian lama pada posisi terdesak. Beberapa langkah upayanya yaitu: menggunakan bahasa Arab sebagai bahasa pengantar sekolah dan perkuliahan; menghidupkan kembali budaya penggunaan bahasa Arab; dan mengadakan pergerakan penerbitan buku-buku Arab dalam jumlah besar.
ADVERTISEMENT
Apa saja keutamaan bahasa Arab?
Allah SWT memilih bahasa Arab sebagai bahasa kitab suci umat islam yang diturunkan pada nabi kita Muhammad SAW dan diberikan untuk umat akhir zaman. karena inilah bahasa Arab menjadi sangat mulia. Dan juga ilmu-ilmu tentang agama islam banyak disampaikan dengan bahasa Arab.
Dari banyaknya keutamaan, saya akan menyebutkan beberapa; pertama, bahasa Arab adalah bahasa tertua. Kedua, bahasa yang banyak digunakan dipenjuru dunia. Ketiga, merupakan bahasa internasional. Keempat, bahasa kitab suci umat islam. Kelima, memiliki tata bahasa yang unik. Keenam, bahasa penghuni surga.
Apa manfaat yang kita dapat dari mempelajari bahasa Arab?
Bahasa Arab menjadi bahasa sentral bagi muslimin untuk memahami ayat Al-qur’an, syariat dan hukum dalam islam. Karena itu penting bahkan wajib hukumnya bagi kaum muslim untuk mempelajarinya.
ADVERTISEMENT
Umar bin Khattab berkata: “Pelajarilah bahasa Arab, sesungguhnya ia bagian dari agama kalian” (Iqtidha shiratal mustaqim, 527-528 jilid I, tahqiq Syaikh Nashir Abdul Karim Al-‘Aql)
Sangat banyak manfaat dari mempelajari bahasa Arab. Terutama di zaman sekarang ini, masih banyak kaum muslim yang berada dalam “kegelapan” karena kurangnya ilmu agama ataupun karna kerancuan yang mereka dapatkan saat mempelajari agama Islam yang mulia ini.
Disinilah peran bahasa Arab sebagai “jalan” untuk keluar dari “kegelapan” tersebut. Maka penting mempelajari bahasa Arab untuk memahami Al-Qur’an dan as-sunnah dengan sebenar benarnya agar tidak menjadi kesesatan saat mengamalkannya atau menyebarkan syariat-Nya.
Pada surat yusuf, Allah berfirman tentang bahasa Arab agar kita lebih memahami Al-Qur’an
Sesungguhnya, Alquran kami turunkan dengan bahasa arab agar kamu mengerti” (Q.S yusuf : 2)
ADVERTISEMENT
Fenomena belakangan ini adalah munculnya banyak ajaran – ajaran yang membuat umat bingung. Jika kita tidak paham dengan bahasa Arab maka kita aka mudah percaya dengan ajaran-ajaran baru yang tidak sesuai dengan Al-Qur’an dan sunnah.
Dan fenomena munculnya Nabi terakhir setelah Nabi Muhammad SAW. Serta banyaknya hadis palsu dan seseorang yang membaca asal sebuah kitab tanpa mengetahui ilmu bahasa Arab.
Dengan kita mengetahui dan memahami bahasa Arab maka kita akan mempunyai “Filter” dari beberapa contoh fenomena diatas. Sudah jelas disebutkan dalam Al-Qur’an dan as-sunnah bahwa Nabi terakhir adalah Nabi Muhammad SAW tidak ada Nabi setelah beliau.
Banyak karena ketidakpahaman akan bahasa Arab seseorang terjerumus melakukan sesuatu yang bertentangan dengan agama bahkan diluar nalar. Dengan bahasa Arab maka kita tidak akan terjerumus bahkan dengan pemahaman yang benar, kita bisa terjun dakwah kepada masyarakat untuk meluruskan kekeliruan mereka selama ini dan menjadi manfaat bagai umat
ADVERTISEMENT
Aku tinggalkan sesuatu bersama kalian, jika kamu berpegang teguh padanya, kalian tidak akan tersesat selama lamanya yaitu Kitabullah dan sunnahku”. (HR. Imam Malik)
Ada ungkapan “Orang yang mengerti Bahasa Arab seperti orang yang bisa melihat dalam kegelapan” hal ini bisa tercermin dari orang tersebut paham dengan bahasa Al-Qur’an dan as-sunnah kemudian mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari sehingga ia terhindar dari amalan-amalan bid’ah atau musyrik
Demikian pentingnya bahasa Arab. Maka beruntunglah orang yang pandai dalam berbahasa Arab, dalam kehidupannya terhindar dari kesesatan dan memiliki banyak keutamaan di dunia maupun di akhirat. Diantara banyaknya kesesatan ia tetap berdiri pada kebenaran dengan berpegang teguh pada Al-Qur’an dan sunnah dua pilar utama dalam agama.
ADVERTISEMENT
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·