Konten dari Pengguna

19 Abad yang Lalu, Gempa Bumi Dahsyat Melanda Kota Pompeii

Sudah Tahu Belum

Sudah Tahu Belum

Setiap hari banyak tahu.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sudah Tahu Belum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pompeii (Foto: Wikimedia.commons)
zoom-in-whitePerbesar
Pompeii (Foto: Wikimedia.commons)

1956 tahun silam, atau lebih tepatnya pada 62 M, kota Pompeii dilanda gempa dahsyat berkekuatan 6,1 magnitudo. Pompeii adalah sebuah kota pada zaman Romawi kuno dekat dengan kota Napoli dan kini berada di wilayah Campania, Italia. Kota Pompeii hancur lebur akibat letusan Gunung Vesuvius, debu letusan gunung tersebut, menenggelamkan kota Pompeii hingga puluhan meter di bawah tanah. Dan 1600 tahun kemudian kota Pompeii ditemukan kembali.

Sebelum malapetaka itu terjadi, kota Pompeii pernah diguncang oleh gempa dahsyat pada 5 Februari 62 M. Gempa berkekuatan 5 hingga 6,1 magnitudo meluluhlantakkan kota tersebut, pusat gempa diperkirakan berada di zona patahan panjang yang aktif dan juga berdekatan dengan sisi selatan Gunung Vesuvius. Gempa ini disebut-sebut sebagai cikal bakal dari letusan dahysat dari Gunung Vesuvius yang menghancurkan sekaligus memusnahkan seluruh penduduk kota.

Dampak dari gempa tersebut menghancurkan sejumlah bangunan penting di kota Pompeii, seperti Kuil Jupiter, Akuarium Caesar, dan Gerbang Vesuvius. Selain itu, kerusakan juga dilaporkan terjadi di Napoli dan Nuceria.

Kejadian ini ditulis oleh seorang filsuf Romawi bernama Secena Muda dalam kitab keenam dari Naturales quaestiones karyanya yang berjudul De Terrae Motu. Dalam catatannya, Secena menjelaskan bahwa guncangan gempa masih tetap berlanjut selama beberapa hari yang merupakan rangkaian dari gempa susulan. Ia mendeskripsikan penyebab dari gempa bumi ialah pergerakan udara.