Konten dari Pengguna

375 Tahun Lalu pada Hari Ini: Abel Tasman Melihat Tasmania

Sudah Tahu Belum

Sudah Tahu Belum

Setiap hari banyak tahu.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sudah Tahu Belum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Abel Tasman (Foto: Austrailian Museum (australianmuseum.net.au))
zoom-in-whitePerbesar
Abel Tasman (Foto: Austrailian Museum (australianmuseum.net.au))

Setelah berbulan-bulan melakukan pelayaran, penjelajah Abel Tasman menemukan sebuah pulau tak jauh dari daratan Australia. Ia menamakan pulau tersebut dengan nama Van Diemen's Land. Nama ini diambil dari nama gubernur jenderal Hindia-Belanda Timur.

Tasman baru mengklaim bahwa tanah itu milik Belanda pada tanggal 3 Desember 1642. Nama pulau itu pun berubah menjadi Tasmania sebagai penghormatan akan pelayaran Abel Tasman.

Menurut mitos, benua ini sangatlah kaya akan emas, energi bumi, dan rempah-rempah. Bahkan, VOC pun memburu pulau ini untuk dijadikan daerah jajahan.

Pada 13 Desember 1642, Tasman juga adalah orang pertama yang sampai bagian selatan pulau Selandia Baru. Namun, sayangnya, saat ia mendarat di pulau itu untuk mencari sumber air, Suku Maori menyerangnya dan menyebabkan empat anak buahnya tewas.

Ia pun melihat kepulauan Fiji pada tahun 1643 pada saat perjalanan pulangnya ke Batavia.

Abel Tasman beserta awak kalapnya telah berhasil memetakan cukup banyak bagian Australia, Selandia Baru, dan Kepulauan Pasifik.

Abel Tasman meninggal di Batavia pada 10 Oktober 1659.