Konten dari Pengguna

418 Tahun Lalu, Gunung Huaynaputina Meletus Sangat Dahsyat

Sudah Tahu Belum

Sudah Tahu Belum

Setiap hari banyak tahu.

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Sudah Tahu Belum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Gunung Huaynaputina (Foto: Wikimedia Commons)
zoom-in-whitePerbesar
Gunung Huaynaputina (Foto: Wikimedia Commons)

Gunung Huaynaputina (Waynaputina atau Gunung berapi baru) adalah gunung stratovolcano yang terletak di Peru selatan. Gunung ini meletus dan bergejolak selama beberapa minggu. Sebelum gunung ini meletus, gempa sebesar 8 skala richter terjadi. Dilansir dari LiveScience letusan gunung berapi ini terbesar yang terjadi lebih dari 400 tahun yang lalu. Huaynaputina meletus di Peru selatan pada tanggal 19 Februari 1600, lumpur vulkanik yang terjadi menghancurkan desa-desa dan memuntahkan abu dan asap ke atmosfer. Letusan ini merupakan letusan terbesar di Amerika Selatan dalam 500 tahun terakhir, kata pemimpin studi Ken Verosub dari University of California, Davis.

Pendinginan Global

Letusan gunung berapi ini menyuntikkan sejumlah besar sulfur ke atmosfer. Sulfur bereaksi dengan air di udara untuk membentuk tetesan asam sulfat, yang mencegah sinar matahari mencapai permukaan. Berkurangnya sinar matahari mendinginkan permukaan selama sekitar satu tahun.

Bencana Kelaparan dan Panen yang Terlambat

Di Rusia, periode dari 1601 sampai 1603 menyebabkan kelaparan terburuk dalam sejarah negera tersebut. Latvia dan Estonia memiliki suhu yang sangat dingin dari biasanya pada tahun 1600 sampai 1602. Musim panen anggur pada tahun 1601 di Perancis terlambat dan produksi anggur di Jerman dan Peru gagal total.

Lebih dari 2 juta orang tewas dalam tragedi ini. Ketika Huaynaputina meletus, lahar dan lumpur vulkanik menghancurkan beberapa desa dan mencapai pantai Samudera Pasifik yang berjarak sekitar 120 kilometer. Abu letusan gunung ini dilaporkan melesat sejauh 250-500 kilometer ke segala arah.