Konten dari Pengguna

Kuat Adalah Pilihanku

Dewi Puspita Sari

Dewi Puspita Sari

Mahasiswi Fakultas Hukum Universitas Pamulang

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Dewi Puspita Sari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

karena ini bukan akhir dari segalanya

Foto Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Foto Pribadi

ini aku bukan saya, aku hanya ingin menuliskan apa yang aku rasakan, bagaimana aku bisa bertahan sampai sekarang ini setelah badai yang begitu besar disetiap langkahku.

Pada saat aku berada dibangku Sekolah Dasar (SD), aku anak yang sangat takut untuk berbaur dengan orang lain yang hanya memliki sedikit teman, ada beberapa dari mereka yang tidak suka terhadap aku, dan akhirnya mereka mencoba melakukan perundungan terhadap aku, sampai aku berfikir kalau dunia tidak berpihak lagi kepada aku. oleh sebab itu, aku pernah berfikir untuk melakukan percobaan bunuh diri namun itu selalu gagal.

Tahun pun berlalu...

Saat aku sudah memasuki sekolah menengah pertama (SMP) aku mencoba untuk membuka lembaran baru, aku berharap kejadian dimasa lalu tidak terulang lagi dan kesehatan mental tetap terjaga, namun ternyata aku salah, karena aku bertemu orang yang lebih banyak tidak suka terhadap aku, tetapi berusaha tetap sabar dan mencoba berfikir buruk apa yang terjadi setelah itu. tetapi hari ke hari mereka yang sangat tidak suka terhadap aku, membuat aku berfikir lagi untuk melakukan percobaan bunuh diri karena kesehatan mental aku yang sudah tidak bisa dikendalikan lagi olehku. Aku mulai gelisah, takut, malu, dan tidak percaya diri. karena apa yang membuat mereka tidak menyukai aku? apa aku yang tidak berparas cantik ini? Aku tidak bisa berpikir apapun lagi karena ini sangat menyakitkan dan aku sangat untuk berjuang dikehidupan aku saat ini.

Karena hal ini aku berusaha untuk menjauhi berfikir buruk terhadap semuanya karena aku tahu badai akan segera berlalu dan semua akan baik baik saja. tahun pun berlalu lagi, aku mulai berada dibangku sekolah menengah kejuruan (SMK) dan aku masih takut untuk berbaur kepada orang lain. namun ternyata apa yang aku pikirkan tentang masa lalu dan sekarang sangat jauh lebih baik dari masa lalu, aku memiliki teman yang selalu memberikan motivasi dan masukan terhadap aku. karena hal ini aku mulai membuka lembaran baru di kehidupan, walaupun aku harus melalui badai yang terus datang didalam kehidupan aku. oleh karena itu, aku tetap mencoba untuk tenang dan membuka jalan pikiran untuk tidak takut, gelisah, dan rasa tidak percaya diri.

Foto pribadi

Aku bisa melewati ini semua berkat mereka yang selalu meyakinkan aku kalo semua akan membaik, harus tetap kuat, sabar, dan mendekatkan diri kepada Tuhan. tetapi takdir memisahkan kita dan menjalani kehidupan baru setelah masa sekolah berakhir. aku mulai berfikir lagi, apa aku akan bisa berjuang lagi? apa aku bisa semngat lagi? tetapi apa gunanya berfikir seperti itu dan aku mencoba meyakinkan diri kalau aku bisa dan ingat apa yang pernah dikatakan oleh mereka yang selalu meyakinkan aku dan bertahan untuk hidup. mungkin saat itu aku hanya ingin bercermin dan melihat seseorang yang berharga dicermin itu.

Kehidupan setelah berakhirnya masa sekolah membuat aku mengalami kesehatan mental yang meburuk selama setahun, oleh sebab itu aku berfikir lagi untuk melakukan percobaan bunuh diri, kesehatan mental yang makin hari semakin berantakan. namun semua itu aku mencoba untuk tenang dan mereka yang pernah membuatku semangat untuk hidup selalu ada di setiap aku membutuhkan mereka yang sampai akhirnya aku bisa melewati itu semua.

foto pribadi

2 tahun pun berlalu...

kehidupan pun mulai membaik dan aku mulai membuka semuanya di versi kehidupan aku yang baru saat ini, bertemu mereka yang selalu mendukung disetiap langkah, adapun sebagian mereka yang menanam kekecewaan, karena aku tahu mereka punya potensi untuk mengecewakan dan tetap berbuat baik kepada mereka yang pernah mengecewakan. sampai sekarang ini aku lebih fokus untuk menjalankan kehidupan aku dengan takdir yang tuhan berikan dan proses menyembuhkan kesehatan mental di waktu masa lalu.