Konten dari Pengguna

Tak Perlu Ke Timur Tengah Untuk Menikmati Gurun Pasir, Di sini saja

Suhari Ete

Suhari Ete

Sekretaris Umum Perhimpunan Jurnalis Rakyat Tinggal di Batam - Kepulauan Riau

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Suhari Ete tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Tak Perlu Ke Timur Tengah Untuk Menikmati Gurun Pasir, Di sini saja
zoom-in-whitePerbesar

Bintan - Bagi masyarakat Batam, keberadaan Bukit Pasir Bintan atau yang juga sering disebut Bukit Pasir Busung ini kian mengundang penasaran, terlebih di setiap saat photo photo bukit pasir Bintan ini selalu lalu lalang di media sosial. Tak afdol tentunya jika jalan jalan ke Bintan tidak mengunjungi Tempat ini. Tentu hal ini karena kita tak perlu jauh-jauh pergi ke Timur Tengah, kini di Kepulauan Riau pun bisa ditemui gurun pasir nan eksotis. Wisatawan akan disajikan pemandangan berupa rona hamparan bukit pasir ketika disinari terik matahari.

Bukit Pasir Bintan terletak pada Desa Busung, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau. Tepatnya, tempat wisata ini berada di Jalan Tanjung Pinang – Bintan tepat disisi kiri jalan tersebut. Untuk berkunjung ke bukit ini, setidaknya wisatawan harus menempuh perjalanan selama satu jam dengan jarak tempuh sekitar 50 kilometer dari Kota Tanjung Pinang. Atau sekitar 20 Menit dari pelabuhan Tanjung Uban.

Tak Perlu Ke Timur Tengah Untuk Menikmati Gurun Pasir, Di sini saja  (1)
zoom-in-whitePerbesar

Lokasinya pun tidak sulit untuk ditemukan, pengendara yang melintasi jalan tersebut pasti akan dengan mudah menjumpai fenomena alam unik yang ada di Kepulauan Riau ini. Bukit Pasir Bintan ini memang tidak tercipta secara alami, namun dulunya merupakan tempat penambangan pasir yang cukup produktif.

Bahkan, pasir hasil tambang juga diekspor hingga ke mancanegara. Berselang beberapa waktu, terciptalah gundukan-gundukan pasir yang menjadi fenomena tersendiri serta mengundang banyak orang yang tengah melewati Jalan Tanjung Pinang-Bintan. Lokasinya yang berada tepat disebelah kiri Jalan Tanjung Pinang-Bintan serta berada ditempat terbuka, menjadikan siapa saja bisa melihat gurun pasir ini. Tidak disangka jika gurun pasir ini sebelumnya adalah area penambangan pasir bauksit yang kini sudah mengeras seperti karang. Penambangan sudah lama dihentikan sejak Orde Baru masa pemerintahan Presiden Soeharto

Tak Perlu Ke Timur Tengah Untuk Menikmati Gurun Pasir, Di sini saja  (2)
zoom-in-whitePerbesar

Jika dilihat dari kejauhan, bukit pasir Desa Busung ini memang nampak seperti gurun pasir yang memiliki pasir halus nan lembut. Namun ternyata, butiran pasir di bukit ini lumayan kasar dan berwarna agak kekuningan. Warna bukit pasir ini pun akan semakin indah, jika disinari matahari. Berwarna sedikit merah merona yang akan nampak sungguh mempesona.

Keunikan yang ditawarkan Bukit Pasir Bintan ini terletak pada gundukan-gundukan yang seolah tercipta secara alami membentuk gelombang indah layaknya gurun pasir di Timur Tengah. Wisatawan bisa duduk santai diatas bukit-bukit kecil, serta merasakan sensasi berada di tengah padang pasir nan luas

Disaat senja tiba, pesona yang ditawarkan Bukit Pasir Busung ini seolah semakin memancarkan keindahannya. Fenomena bukit-bukit kecil nan unik, seakan menjadi sempurna dengan keindahan matahari tenggelam yang secara perlahan bak ditelan bumi. Seketika akan tercipta nuansa romantis, yang sangat cocok bila dinikmati bersama pasangan tercinta.

Tak Perlu Ke Timur Tengah Untuk Menikmati Gurun Pasir, Di sini saja  (3)
zoom-in-whitePerbesar

Bukit Pasir Bintan ini memang belum diresmikan sebagai tempat wisata, sehingga fasilitas yang bisa ditemukan pun sangatlah minim. Disini masih belum ditemukan fasilitas seperti toilet umum, mushola untuk beribadah, dan juga belum ada transportasi umum yang melewati jalan Tanjung Pinang-Bintan.

Tempat wisata ini memang kini tengah populer dikalangan muda-mudi, banyak dijumpai remaja yang bersantai diatas bukit sembari menikmati keindahan yang dipancarkan bukit pasir ini. Selain instagramble banget di Gurun Pasir ini juga di sediakan spot foto menarik dimana terdapat replika unta, hati, bahkan kuda, di mana setiap foto dikenakan biaya Rp5000 saja berdua dan kita bisa photo sepuasnya.